Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Madu Membawa Racun

Madu Membawa Racun

Netra yang selalu memancarkan keteduhan dan kasih sayang itu kini terlihat menghitam, lalu nampak pula cekungan pada setiap kelopaknya, dengan dua bola mata indah yang kini seakan-akan menyembul keluar. Belum lagi cekungan di bagian pipi, juga bibir yang dulu senantiasa memberikan petuah hidup, kini hanya terkunci rapat dan terlihat pucat pasi tiada berdarah lagi. Sehingga tidaklah mungkin bagiku meninggalkanmu dan membiarkanmu dalam kesunyian diatas peraduan walau hanya sedetik waktu berlalu. "Aku lapar Mak, Apa tidak ada singkong atau beras yang bisa dimasak, Mak?" tanyaku, sembari menahan genangan air yang siap tumpah di sudut netraku.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai wajah pucat dan mata sayu
Baca
+Pustaka
Istri Mungil Dosen Tengil

Istri Mungil Dosen Tengil

Wajahnya semakin memerah, ditambah dengan air mata yang tak kunjung reda. Bunyi petir dan kilat yang terlihat dari jendelanya membuat suasana semakin menyedihkan. Ragata meringkuk di sofa. Wajahnya sangat pucat, bahkan hampir seperti mayat hidup. Sejak semalam dia tidak tidur.
1025.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 628 kali sebagai wajah pucat dan mata sayu
Baca
+Pustaka
Lelaki Penakluk Nona Muda

Lelaki Penakluk Nona Muda

Dua kristal bening jatuh menggelinding di atas pipi mulusnya. Mata Amisha tak berkedip, menyapu wajah mamanya. Wajah yang senantiasa cantik itu tampak lebam dan membiru. Efek kekurangan oksigen akibat serangan jantung. Kulitnya mulai mengisut. Tulang-tulang pipinya tampak mencuat. Dua kelopak mata yang tertutup rapat itu seakan tertidur pulas. Melepas lelah dari penatnya rutinitas kehidupan dunia yang penuh carut-marut.
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai wajah pucat dan mata sayu
Baca
+Pustaka
Dua Kakak Tiriku Yang Posesif

Dua Kakak Tiriku Yang Posesif

Ia sudah terlalu dalam, meresap sampai ke pikiran. Aku menatap pantulan wajahku di cermin. Pucat. Lingkar gelap di bawah mata. Tatapan waspada yang tidak seharusnya dimiliki perempuan seusia ini saat pagi hari. Aku menghela napas pelan, lalu mulai merias wajahku dengan tangan yang terlatih menahan gemetar. Sedikit untuk menyamarkan pucat. Garis tipis di mata agar aku tidak terlihat rapuh. Bibir kuberi warna lembut, cukup untuk terlihat hidup, tidak cukup untuk terlihat menggoda.
1018.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 371 kali sebagai wajah pucat dan mata sayu
Baca
+Pustaka
Istri Figuran CEO Arrogant

Istri Figuran CEO Arrogant

Meskipun begitu, fitur-fitur yang dikenal seperti rambut hitam, mata berbentuk almond, hidung menonjol, dan bibir terdefinisi dengan baik tetap terlihat sama seperti yang dia lihat di kehidupan nyata. Perbedaannya terletak pada warna kulitnya. Kulitnya, yang sebelumnya pucat dan tidak sehat akibat penyakit jangka panjang, kini tampak putih susu dan segar. Kilauan amber lembut di matanya memancarkan kehangatan beludru, sementara bibirnya terlihat pink dan alami. Meskipun usianya dua puluh tahun, matanya memancarkan energi kebangkitan muda yang membuatnya semakin memikat.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai wajah pucat dan mata sayu
Baca
+Pustaka
WOLF (Indonesia)

WOLF (Indonesia)

pinta Awes memohon. Lain halnya dengan Happy. Saat ini, tatapannya tak henti memandang pilu penampilan wanita berkulit putih pucat di hadapannya. Rambut yang terlihat acak-acakkan, dan kedua mata yang sembab. Sebenarnya apa yang tengah terjadi dengan wanita itu?
1013.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 413 kali sebagai wajah pucat dan mata sayu
Baca
+Pustaka
Wanita yang dia lepaskan

Wanita yang dia lepaskan

Melihat apa yang dilihatnya ketika dia menatapnya—jika dia masih menatapnya sama sekali. Cermin itu memantulkan kembali bayangan seorang wanita yang tidak dikenalnya. Lingkaran hitam di bawah matanya sangat dalam, berkerut seperti bekas badai. Dua lingkaran hitam ungu di bawah matanya tampak berat dan membuatnya terlihat selalu lelah, bahkan setelah tidur semalaman. Kulitnya, yang dulunya bercahaya, telah kehilangan pancarannya. Kulitnya kusam, hampir abu-abu, dengan bintik-bintik kecil yang tidak dikenalinya di sana-sini. Tulang pipinya, yang dulunya begitu tinggi dan anggun, tampak cekung, seolah-olah kesedihan telah menariknya ke bawah. Bibirnya kering dan pecah-pecah. Dia tidak lagi repo
458 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai wajah pucat dan mata sayu
Baca
+Pustaka
Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!

Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!

Di wajahnya yang pucat langsung tampak jelas bekas telapak tangan. Sorot matanya yang semula dingin seketika berubah menjadi kelam.
8.4129.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai wajah pucat dan mata sayu
Tampilkan Ulasan (52)
Baca
+Pustaka
Nesh_nblla
Ide ceritanya menarik tapi alurnya terlalu lambat. Author terlalu banyak menghadirkan tokoh lain jadi banyak mengesampingkan cerita dari tokoh utama. Teka-tekinya diulur-ulur terus tdk kunjung ada jawaban. Bahkan sy sampe tnya chat-gpt, tipe cerita dgn alur begini cocoknya dikasi bintang berapa?
Bright
Jujur muak bacanya. ceritanya nggak berkembang sama sekali. Muter di situ situuu aja, bolak balik kantor, mengundurkan diri, ibunya marah2 trus dikasi teka teki, tapi sampe bab 250 masih belum ketauan si shelly hamil anak siapa, rahasia elora sama jeffri. NOT RECOMMENDED ! ...
Baca Semua Ulasan
Kehidupan Kedua Istri Cantik Tuan Pewaris

Kehidupan Kedua Istri Cantik Tuan Pewaris

Senyumnya terkembang, yang tidak selaras dengan mata birunya yang dirundung badai, lebih gelap ketimbang gugusan awan petang yang berarak di langit. Dirinya yang terbiasa terlihat gagah dan menawan tampak berantakan pagi ini. Wajahnya pucat, selang infus tergantung di lengan kirinya. Di keningnya ada plester luka yang melekat, pipinya penuh goresan dan sudut bibirnya tampak membiru. Ruangan yang temaram seperti menyeretnya pada pengasingan yang tak berujung. Seakan ia menanggung kegelapan yang tidak bisa dikisahkannya pada orang lain.
9.719.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 730 kali sebagai wajah pucat dan mata sayu
Tampilkan Ulasan (19)
Baca
+Pustaka
Diana Martini
1 hal yg tdk tergantikan n tdk q temukan di buku lainnya,, almi tdk pernah nulis (sedih, hrs nangis!) no-no, almi bawa itu semua penderitaan dgn gerak gerik, visualisasi keadaan skitar, kalimat deep, diksi yg indah yg q pun banyak belajar ooo bhs indo trnyata ada kata secantik ini,,,, goooodjooob 🤏
Ika Sulistyowati
buku yang cantik dengan cerita yang begitu menengangkan namun juga ada cinta di dalam nya .... Tetap semangat Almy membuat buku buku baru lain nya . terkesan dengan cintanya yang mampu menahan derita dan sakit hati saat dia di duakan di depan mata
Baca Semua Ulasan
Legenda Dewa Pedang

Legenda Dewa Pedang

Setiap pijakan ringan, namun entah bagaimana terasa berat bagi mata yang memandang. Tak seorang pun mampu mengalihkan pandangan. Kulitnya pucat lembut, seperti disinari cahaya bulan. Bibirnya merah alami, bukan warna mencolok yang murahan, melainkan rona hidup yang tenang. Rambutnya tergerai rapi, bergerak pelan mengikuti langkahnya. Namun yang paling berbahaya adalah matanya. Jernih. Tenang.
1026.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 583 kali sebagai wajah pucat dan mata sayu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status