Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi
Dan api unggun semakin menyala lebih besar lagi di bawahnya, namun Antaguna tidak merasa kepanasan sedikit pun.
“Semesta tetap akan bergerak maju,” lanjut Puti Champo, “meski tiada kehidupan sama sekali yang menyaksikan. Sama seperti tubuh seorang insan. Bergerak atau tidak, merayap ataupun lumpuh, takdir tetap akan selalu melangkah ke depan, mengiringi setiap detak jantung dan deru napas. Bahkan, pada kematian yang menaungi tubuh-tubuh kaku, membusuk, dan lenyap ditelan waktu. Lenyap tapi tidak hilang sama sekali, menjadi hal berbeda di tubuh alam. Samsara, perputaran yang tiada kan pernah berakhir.”
Hot Chapters