Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Teratai Yang Layu

Teratai Yang Layu

ucapan Agista seolah membuat bunga teratai pun ikut bersedih karena pada saat yang bersamaan banyak sekali yang layu. Bunga teratai itu cepat mekar dan indah namun cepat pula layu, tapi bunga teratai mampu bertahan tumbuh walau pun di genangan air yang kotor sekali pun. Mungkin itulah kenapa Agista lebih memilih berteman dengan bunga teratai jika dia memiliki masalah ketimbang curhat pada teman-temannya. "Tidak!" Agista menjawab pertanyaannya sendiri.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 150 Times as baca bumi tere liye
Read
+Library
My Baby Husband

My Baby Husband

teriak Bumi lagi, lebih histeris dari sebelumnya Rey menatap wajah kacau Bumi. Ada setumpuk embun juga di ujung matanya, tapi sekuat hati dia tahan agar tidak tumpah. Melihat Bumi kacau begini membuatnya merasa bersalah. Dia menyesal karena telah gegabah. "Maafkan aku Bumi, aku ... aku hanya ingin kamu mengandung. Aku hanya ingin kita menjalani hari-hari bahagia kita dengan ditemani bayi. Aku ingin ...."
9.8180.2K viewsCompletedAdded to Library 6.3K Times as baca bumi tere liye
Show Reviews (127)
Read
+Library
Lilis Sri Wahyuni
kak na jangan sampai pelakor masuk dalam hubungan Rey dan bumi. biarpun milea ngejar2 Rey dan Sakha ngejar2 bumi yang penting hati Rey dan bumi tetep setia dan gak ngasih kesempatan ulat dan cacing merusak hubungan mereka
malapalas
BACA novel berjudul :CEWEK AGRESIF VS COWOK POLOS. kalian akan menemukan dari percintaan remaja sampai dewasa yang bakal bikin kita gemas sendiri, seru, ketawa ngakak bahkan geregetan dan terharu setelah beberapa tokoh bermunculan semua. Jangan lupa vote dan komen ya. Mksh.
Read All Reviews
Dinikahi Calon Suami Mama

Dinikahi Calon Suami Mama

Meninggalkan Bumi seorang diri yang kini berteman dengan sunyinya ruangan. "Setidaknya kalau saya kurang layak menjadi alasan kamu untuk membuka mata lagi, pikirkan Kaaya ... bangunlah lagi demi anak kita, Jana." Bumi bergumam, menahan sesak yang entah mengapa tak mau berhenti sedikit saja menganggu pertahanan dirinya.
1023.2K viewsOngoingAdded to Library 510 Times as baca bumi tere liye
Read
+Library
Kembalinya Putri yang Terbuang

Kembalinya Putri yang Terbuang

"Jadi dia ini mau ke tanah suci, tapi dengan cara seperti itu? Ngomong-ngomong, dimana itu tanah suci?" Ular itu kembali mendesis. "Tempat dimana pusat bumi berada. Tidak semua manusia bisa melihat pusat bumi...tergantung dari perbuatan mereka..." Mendengar ular itu menyebut tentang pusat bumi, aku jadi langsung antusias. "Jadi besi terbang ini mau ke pusat bumi? Di sana beneran ada batu hitam?" tanyaku dengan wajah semringah.
9.99.6K viewsCompletedAdded to Library 315 Times as baca bumi tere liye
Read
+Library
Anak Kembar Tuan Miliader

Anak Kembar Tuan Miliader

Terry ingin bertanya lagi pada Terra. Namun, ia memilih untuk mengurungkan niatnya dan menganggukkan kepalanya sebagai tanda mengerti. "Baiklah, aku mengerti. Tapi apa yang membuatmu menarikku ke tempat ini? Aku mau membaca buku," "Baca bukunya nanti saja. Aku masih ingin mendiskusikan tentang Daddy kita berdua," ujar Terra dengan nada pelan agar Ivy tak mendengar perkataannya.
9.0K viewsCompletedAdded to Library 207 Times as baca bumi tere liye
Read
+Library
Kakak iparku yang terlalu sempurna

Kakak iparku yang terlalu sempurna

Ia tahu, jika salah satu dari mereka terpencar, itu akhir yang buruk. Makhluk itu mulai mendekat, setiap langkahnya membuat tanah bergetar. Ketegangan semakin memuncak, hingga akhirnya Bima menutup mata, mengangkat tangannya, lalu melafalkan doa dengan suara lantang. “Bismillahil ladzi la yadurru ma’asmihi syai’un fil ardhi wa laa fis samaa’i wa huwas-sami’ul ‘alim…”
101.2K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as baca bumi tere liye
Read
+Library
MADU UNTUK IBU, RACUN UNTUK ISTRI

MADU UNTUK IBU, RACUN UNTUK ISTRI

Kinan mencoba tersenyum, meski bibirnya terasa kaku seperti plastik. ​"Tapi dia mirip Bumi, Bu," lanjut Bumi dengan nada datar yang mengerikan. "Mata dia kayak mata Bumi. Dia bilang... dia bilang Bumi harus benci Ibu karena Ibu yang bikin dia dikurung di sana. Siapa dia, Bu? Di mana Ayah Bumi yang asli?"
1.2K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as baca bumi tere liye
Read
+Library
Jerat Cinta Sang Langit

Jerat Cinta Sang Langit

Lirih sekali suara Bumi. Langit menggeser kursi Bumi, lalu tubuhnya berjongkok persis di hadapan Bumi. Menatap gadis madu itu sepenuh hati. Mencoba mencari dasar hatinya. Menggenggam jemari Bumi lembut. “Kenapa selalu nggak tahu, Bumi?”
1015.6K viewsCompletedAdded to Library 625 Times as baca bumi tere liye
Read
+Library
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

tanya Sita, matanya polos namun menatap Bumi dengan penuh rasa ingin tahu. “Ya. Maka aku menahan diri,” jawab Bumi. “Kau tahu mengapa?” “Kenapa?” “Karena aku mencintaimu,” kata Bumi, suaranya serak tipis. “Aku punya hawa nafsu kelelakian, Sita… tapi aku tak mau merusak keyakinanku sendiri.”
1011.5K viewsCompletedAdded to Library 320 Times as baca bumi tere liye
Read
+Library
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Seluruh penduduk Bumi diminta untuk melakukan satu tindakan fisik yang paling sederhana namun dilakukan dengan kesadaran penuh: menanam pohon, menyentuh air sungai, atau memeluk sesama manusia dengan erat. "Kembalilah ke tubuhmu," Aura berseru melalui pilar cahaya Antartika. "Multisemesta adalah rumah bagi pikiranmu, tapi Bumi adalah rumah bagi hatimu. Jangan biarkan kakimu lepas dari tanah ini sebelum tugasmu sebagai penjaga materi selesai."
902 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as baca bumi tere liye
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status