Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mon Amour

Mon Amour

Ada yang berwarna biru, ungu, dan merah muda. “Boleh aku duduk di sofa?” tanya Vian setelah matanya melihat siluat sebuah sofa tunggal yang berada tak jauh dari ranjangnya. Dari sana, ia bisa menyimpulkan jika sofa itu biasa Farrin gunakan untuk membaca. Terbukti dari adanya rak buku yang berada di dekat sofa itu. Farrin mengangguk dan bergumam pelan jika ia memperbolehkan Vian duduk di sana. Vian mendengarnya. Setelah itu, ia langsung mendudukkan dirinya di sofa berwarna biru gelap tersebut.
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai warna sofa elegan
Baca
+Pustaka
Dokter Manis Kesayangan Tuan Crazy Rizh

Dokter Manis Kesayangan Tuan Crazy Rizh

Marmer granit berwarna hitam mengkilat berukuran 60X60 menambah kesan mewah rumah tersebut. "By, Hira rasa rumah ini sudah sangat bagus sekali. Tidak ada lagi yang perlu diperbaiki." Zahira memandang ke setiap ruang tamu yang luas. Sofa berukuran besar berwarna putih menambah kesan mewah. Belum lagi guci antik, belum lagi pernik pernik lainnya termasuk hiasan dinding. Seluruh perabot tata dengan sangat rapi.
1066.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai warna sofa elegan
Baca
+Pustaka
Dibuang Suami Setelah Menikah

Dibuang Suami Setelah Menikah

Ia genggam erat jemari Dara dan membawanya masuk ke rumah dengan pintu putih yang tinggi menjulang. Dara kembali dibuat terkejut dengan apa yang ada di dalamnya. Barang-barang mewah yang sudah pasti harganya jutaan rupiah. Sangat jauh berbeda dengan apa yang dikenakan Aaron di luaran rumah yang terlihat sederhana. Namun, di rumah itu semua terlihat jelas bahwa Aaron adalah laki-laki berkelas tinggi. Sofa unik dengan warna ungu, perpaduan antara putih dan ungu. Jelas terlihat bahwa seseorang menyukai warna itu. Apakah mungkin Aaron?
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai warna sofa elegan
Baca
+Pustaka
Pembalasan Elegan

Pembalasan Elegan

Hanya butuh waktu sepuluh menit untuk sampai ke tempat jualan soto Betawi Engkong Rojak. Namun sesampainya di sana, wajah antusias Rika berubah menjadi marah ketika melihat sepasang hawa dan adam yang sangat dikenalinya itu tengah tertawa. Tanpa ba-bi-bu, Rika menghampiri kedua orang itu, meninggalkan Yuda yang kebingungan dengan perubahan sikapnya. "Mas Dharma!"
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai warna sofa elegan
Baca
+Pustaka
AMERTA (Liku Luka, Duka, dan Cinta)

AMERTA (Liku Luka, Duka, dan Cinta)

jelasnya. Senja berjalan masuk kedalam dan mengamati ruang kerja yang megah itu. Di tengah ruangan terdapat dua sofa panjang berbahan kulit berwarna cokelat yang saling berhadapan dengan meja kaca ditengahnya dan juga satu sofa tunggal disisinya. Diujung ruangan terdapat meja dan kursi kerja Eyang Chandra. Dekorasi ruangan Eyang Chandra sangat elegan dan menawan. “Duduk disana,” ucap Bima sambil menunjuk sofa panjang.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai warna sofa elegan
Baca
+Pustaka
Penyesalan Tuan CEO [Mantan Kekasihku]

Penyesalan Tuan CEO [Mantan Kekasihku]

Dengan warna-warna netral krem yang dipadukan dengan emas sebagai tema utama interiornya. Tempat itu sangat menakjubkan dengan ruang tamu yang luas yang di hiasi sofa-sofa nyaman dan dekorasi elegan ... Perapian di sudut paling ujung. Warna-warna hangat membuat Keisha merasa tenang dan aman, rasanya ingin tinggal di dalam rumah saja sepanjang hari. Ia ingat pernah berbagi visinya dengan Daffa saat itu, tetapi ia tidak pernah menyangka Daffa benar-benar mendengarkannya.
1011.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 344 kali sebagai warna sofa elegan
Baca
+Pustaka
Sentuhan Panas Adik Iparku

Sentuhan Panas Adik Iparku

'' tanya nessa, tangannya lurus menunjuk kearah sofa panjang berlekuk warna merah. ''Hah?'' Bima tersentak kaget, ''Memangnya kenapa?'' ''Sofanya unik, estetik! Kasih tahu aku dimana belinya? Aku mau minta Mas Reino buat belikan,'' ujarNessa yang tampak antusias.
10763 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai warna sofa elegan
Baca
+Pustaka
Obsesi Cinta Sang Mafia

Obsesi Cinta Sang Mafia

ucap seorang pria paruh baya. Di tengah ruangan, sebuah sofa kulit berwarna krem tersusun rapi, dikelilingi kursi berlengan dengan desain kontemporer. Meja kopi dari kaca dan kayu mahoni berdiri elegan, di atasnya vas kristal berisi bunga segar yang menebarkan aroma lembut. “Silakan, Tuan.” Elio memilih sofa tunggal untuk Sean. Seakan dia tahu arah datangnya tuan rumah.
1013.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 265 kali sebagai warna sofa elegan
Baca
+Pustaka
SCANDAL

SCANDAL

tanya Khrisna lagi “Nah, untuk warnanya! Aku ingin warna kalem aja, macem peach, salem atau pink nude mungkin, gimana menurutmu?” Khrisna kembali mengangguk-angguk sambil memikirkan sesuatu, sementara Tsabitha menjelaskan soal keinginannya yang ingin di wujudkan di ruang kerja itu, mulai dari sofa, meja kerja sampai aksesoris dan dekorasi seperti apa yang ingin di tampilkan di sana. Saat itu dari kejauhan, tampak Moreno memperhatikan kebersamaan mereka berdua dengan muka masam, laki-laki yang sempat melihat Mbok Inah ngobrol dengan Tsabitha dan Khrisna, bergegas menghampiri Mbok Inah yang lagi sibuk di dapur.
1010.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 392 kali sebagai warna sofa elegan
Baca
+Pustaka
Istri Dadakan Pria Lumpuh

Istri Dadakan Pria Lumpuh

Interior vila tampak sederhana tapi elegan. Mereka masuk melewati lantai marmer putih. Tampak tirai linen melambai diterpa angin dari luar jendela besar di sisi kanan. Ruang tengah berisi sofa berwarna nude dengan kesan modern. Tapi di salah satu sudut, ada meja kopi bundar dari kayu jati dengan cat yang mengkilat. Di sampingnya ada buku-buku usang di rak perpustakaan kecil.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai warna sofa elegan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status