PENDEKAR Sabda JAGAD
Tanpa sadar kakinya melangkah masuk ke dalam warung makan itu, dengan benak masih terbayang akan gadis bernama Kirana itu.
"Makan Mas?" tanya sang pemilik warung, menyadarkan Jalu dari bayangannya.
"Iya Pak, saya pesan nasi rawonnya satu ya," pesan Jalu setelah berpikir sejenak.
"Baik Mas, silahkan duduk dulu sebentar," sahut bapak pemilik warung.
Jalu mengambil tempat duduk di pojokkan warung makan yang tak begitu luas itu. Sepasang matanya menyapu ke sekeliling warung makan, yang saat itu hanya ada tiga pengunjung di dalamnya.