Klinik Pemuncak Gairah Pria
“Setelah ini, liburan lah. Ajak istri dan anak kamu. Sebulan, dua bulan, silakan. Menjauh sebentar bukan berarti lari.”
“Terima kasih, Pa,” ucap Indra tulus.
Aliman mengangguk, lalu melangkah ke halaman belakang. Di sana, Juna sedang berjongkok di samping Pak Badar, menyiram tanaman dengan selang air. Celananya basah, bajunya pun sudah menempel ke tubuh kecilnya.
“Seru?” tanya Aliman pada cucunya.
“Seru, Kek!” jawab Juna antusias. “Lihat, tanamannya mulai tumbuh.”
Hot Chapters