Simfoni Temaram Takdir
"Enggak Bu, saya pamit. Terimakasih perpanjangan waktunya, Ibu benar-benar berjasa dalam hidup saya. Saya akan ingat sepanjang hayat saya, Bu. Permisi."
Setelah Gangga keluar dari ruang dosen, dosen muda itu tertawa.
"Yah, kali-kali mahasiswa baru dikasih shock therapy biar kuat menghadapi kehidupan perkuliahan yang keras ini."
~
Gangga berlari keluar dan menemui Adam yang menunggunya. Sembari mengatur napas, mereka berjalan bersama menuju parkiran khusus mahasiswa. Gangga berniat meminjam uang dari Adam. Tapi, bahkan sebelum memintanya, Adam menawarkan bantuannya.
Hot Chapters