Pacar Toxic
Meski lewat mimpi.
Sepertinya setelah proyek ini selesai, aku harus mencari pekerjaan lain. Aku tidak mau kembali lagi ke Jakarta, dan bertemu Reymond. Aku yakin mimpi ini bukan sekedar mimpi, tapi bentuk peringatan dari Allah agar selalu waspada dan hati-hati. Nggak papa, lah. Nggak jadi disainer interior, nggak papa harus berhenti mengejar mimpi. Hanya jadi admin di pabrik rokok, atau garmen bagiku sudah cukup. Yang penting kerja halal, daripada hati dicekam ketakutan. Toh, sebelum aku menjadi karyawannya Pak Tema, aku adalah admin di pabrik elektronik. Kembali ke kampung halaman bukan masalah besar dariku.
* * * * * * * * * *
Capítulos Populares