PENDEKAR TAPAK DEWA
sahut Ama Taka menoleh sesaat lalu kembali memusatkan perhatian pada kemudia yang dipegangnya.
“Kenapa begitu...?”
“Ya, jika badai tak ada, maka gelombang pun tak ada, Ananda Jawara.”
“Oh, begitu...?”ujar La Mudu.
“Lenga...!” seloroh La Turangga, “Badai dan gelombang itu seperti kentut dan baunya. Jika tak ada kentut maka baunya tak akan ada.”
Seluruh yang ada dalam ruang kemudi langsung tertawa riuh.