Bukan Milkku
Tapi sayang orang di depannya, yang bernama Sana ini, memiliki aura sulit untuk di dekati, ditambah dia selalu bersama temannya yang kalau tidak salah bernama Sarah.
"Disini ada nama-nama orang di kelompok lo, ya. Juga ada topik buat tugas kelompok lo." Tunjuk Dinda, pada kertas yang dipegangnya untuk Sana. Dia terlihat mengangguk, setelah diberikan kertas olehnya, orang itu kembali ke kursinya. Parfum Sana masih berbekas di hidungnya, dia sangat suka wanginya. Sangat jarang bagi Dinda, tertarik dengan hal seperti itu.
Bab Populer