Sekretarisku Jilbaber
ujar Pak Danu sembari melirik ke arah Bu Widya.
“Oh iya, jadi kamu yatim piatu ya? Gak ada kerabat yang lain gitu disini,” tanya Bu Widya sinis.
“Iya Bu, saya yatim piatu, kerabat saya jauh di kampung,” jawabku tenang.
“Jadi apa gak ada kerabat yang akan menjadi wali nikahmu nanti?" tanyanya lagi.
“Ayahku anak tunggal Bu, jadi, aku tak punya wali nikah, bisa diganti dengan wali hakim,” terangku.