Bias Cinta
ucap Ranu mendadak tidak enak hati, “itu juga kayaknya mau flu. Mulai bersin-bersin.”
“Caper dia,” kata Cinta asal dan memilih duduk pada karpet yang berada di samping tempat tidur, karena tidak ada kursi lagi di dalam sana.
“Cinta, duduk di ranjang aja,” ucap Ranu, “atau bentar-bentar, aku ambilin kursi.”
“Ehh, nggak usah!” tolak Cinta tetapi iparnya itu sudah keluar lebih dulu setelah meletakkan undangan di samping laptop Altaf.