Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Girl In Love (Indonesia)

Girl In Love (Indonesia)

] rainbow, I feel so used How am I supposed to live without you? I refuse (Yeah) I just wanna be the one But to you we're already done Tell me, why'd you have to hit and run me? Now I'm all alone cryin' ugly You broke my heart just for fun Took my love and just left me numb Now it's eight in the morning Hate in the morning (All because of you) Am I the story that's sad and true? I can feel the pain, can you?
1019.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 648 kali sebagai with my tears
Baca
+Pustaka
Seseorang Yang Pernah Aku Kenal

Seseorang Yang Pernah Aku Kenal

Sucker punching walls cursed you as I sleep-talked Spineless in my tomb of silence Tore your banners down took the battle underground And maybe it was egos swinging Maybe it was her Flashes of the battle come back to me in a blur All the bloodshed, crimson clover Uh-huh, sweet dream was over My hand was the one you reached for All throughout the Great War Always remember Uh-huh, tears on the letter I vowed not to cry anymore If we survived the Great War (Taylor Swift – The Great War) *** Vanika menangis di dalam mobil itu dengan Joe yang dengan setia menemaninya sambil memeluknya dengan erat. Kali ini ia berpikir bahwa ia benar-benar overdramatic. Perasaanya begitu tidak menentu. “Menangisla
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 188 kali sebagai with my tears
Baca
+Pustaka
Suami Wasiat Sahabatku

Suami Wasiat Sahabatku

Aku berkata dengan nada yang tinggi, disusul dengan bulir-bulir air kristal kesedihan yang turun menetes, membasahi wajah. Rasa sedih, kecewa dan terluka berkumpul menjadi satu hingga membuat sekujur tubuhku bergetar. Mas Edgar menyentuh lenganku, namun aku segera menepisnya. "Hey, hey, tenang dulu, Sayang." Suaranya terdengar melembut. Tapi aku tak dapat melihat raut wajahnya karena kedua mataku yang berkabut akibat genangan air mata yang terus berkumpul.
1010.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai with my tears
Baca
+Pustaka
Kaca yang Pecah

Kaca yang Pecah

Aku mengabaikannya, mengemasi beberapa pakaian dan pergi. Setelah sampai di rumah, aku baru berani menangis dengan keras. “Suwanto adalah binatang.” Ibuku sulit percaya setelah mendengarnya, dia menahan air matanya dan menghiburku berulang kali. Ketika aku terbangun, hari sudah malam. Ibu telah membuatkan sup kesukaanku yang sungguh lezat. Aku membuka ponselku dan melihat banyak sekali panggilan tidak terjawab dari Suwanto.
7.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 244 kali sebagai with my tears
Baca
+Pustaka
Menantu Bintang Lima

Menantu Bintang Lima

Ada masalah apa ya, sebenarnya? "Ya, sudah, kalau kamu nggak mau berbagi sama aku, Mir. Yang penting kamu baik-baik saja, kan?" Lemah, aku mengangguk tanpa berusaha melirik ke arahnya atau bagaimana. Air mataku masih menghujan deras. Ini adalah kesedihan terbesar di sepanjang cerita hidupku. Oh, sungguh, terpisah dari Tulip - Olive adalah derita super.
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 299 kali sebagai with my tears
Baca
+Pustaka
Menantu yang Tersakiti

Menantu yang Tersakiti

Refleks ponselku jatuh dari genggamanku dan aku menangis. "Mas, tega sekali kamu sama aku, hiks,"
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai with my tears
Baca
+Pustaka
Me and You

Me and You

Ia ikut duduk di samping Ica dan tetap menjaga jarak. “Gue suka malam, tapi untuk menikmati indahnya langit bukan untuk melihat orang nangis,” kata pria itu datar menengadahkan kepalanya ke atas. “Siapa juga yang nangis? Ini tuh tadi cuma kelilipan,” balas Ica. Pria itu balik bertanya, “siapa juga yang bilang lo nangis?” “Tau ah nyebelin.” Tanpa disadari senyum pria itu terukir melihat tingkah gadis di sampingnya. “Udah sana masuk. Pasti keluarga lo nyariin.”
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai with my tears
Baca
+Pustaka
Sorry, cause I Love You

Sorry, cause I Love You

Pelupuk matanya di penuhi genangan air mata yang bekumpul meskipun belum terurai. Ammy, kenapa sebegini saja sudah terasa sesakit ini? Andai saja kau tahu sakitnya. Kenapa kau sampai hati padaku. Aku tidak tahu apa aku harus marah atau memohon agar kau tidak meninggalkanku. Kenapa rasanya aku seperti akan kehilanganmu? Kumohon, jangan .... ___
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 323 kali sebagai with my tears
Baca
+Pustaka
Help Me

Help Me

Ia terpojok sekarang. "Mengapa?" suara itu muncul secara tiba-tiba diantara derasnya suara hujan. "Kumohon hentikan, hentikan semuanya!" perempuan itu menekuk kedua lututnya dan menangis, tertunduk lesu bak memohon untuk diampuni.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai with my tears
Baca
+Pustaka
Pembantu Rasa Nyonya

Pembantu Rasa Nyonya

“Jadi kamu sering menangis karena aku?” Aku tersenyum sambil membalas tatapannya. Pernah juga aku menangis karena menghadapi Mas Suma. Tapi tangisan itu bukan karena rasa putus asa. Air mata yang meleleh, justru untuk membasuh luka dan menguatkan hati. “Tangisanku bukan karena sedih, tapi karena bahagia,” ucapku sambil mengurungkan niat untuk membuka masker lembaran.
9.81.3M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48.9K kali sebagai with my tears
Tampilkan Ulasan (144)
Baca
+Pustaka
Penghujung Cerita
Rani tidak sadar bahwa dari dulu mas Suma xpernah suka wanita dan wanita pertamanya adalah Rani kalu Suma curang knpa dari dulu tidak buat knpa baru skrng pdhl dia duda udah lama menurutku paling hebat itu Dewi ngk ada wanita lain..
Astika Buana
Terima kasih sudah membaca cerita ini. Ikuti cerita lainnya dengan ketik di kolom pencarian: astika buana. . Terima kasih. Sayangi diri kalian dengan selalu bahagia, apapun keadaannya. . LOVE astika Buana
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status