Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Why

Why

jawab Martin jujur. "Berapa lama lagi acara pesta akan di mulai, karena aku sudah tidak sabar ingin melihat ada hal besar apa nanti malam," ucap Jaden dengab senyuman artinya. "Masih ada waktu sekitar empat jam lagi, Tuan," jawab Martin, setekah ia melihat jam di pergelangan tangannya. 'Empat jam, mungkin cukup untuk Aina bersiap. Sekalipun dia nanti datang terlambat tidak apa, aku akan mengulur waktu seraya menunggu dia datang,' monolog Jaden.
1014.6K viewsCompletedAdded to Library 526 Times as worth the wait
Read
+Library
The Waitress

The Waitress

Tuan Irawan melenggang pergi. Daffa mengerutkan keningnya heran. Kok ada ya orang kayak gitu. Udah kalah, masih aja pengen uang. Ck ck. "Hadeuuh, orang tua satu ini emang gak mau mengalah," gerutu Daffa. *** "Ck, kemana sih si Daffa ini?" Raisa sedang menunggu Daffa di restorannya. Ia hanya cemas jika papanya melarang Daffa agar tidak bekerja lagi di sana. Padahal, Raisa sangat membutuhkan Daffa saat ini.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as worth the wait
Read
+Library
Menunggu Bulan

Menunggu Bulan

Rayi hendak menolong Mbok Yati berdiri, tetapi ditolak. Wanita berusia senja itu sudah sangat lelah, menjalani kehidupan sebagai pelayan yang selalu dianggap rendah. Sudah lama sekali ia Ingin berhenti, tapi jasa Anjani yang sangat banyak takkan sanggup ia membayarnya. "Itu, Den. Sebentar lagi Raya pulang. Dia kan suka baca, jadi saya bersihin buku-bukunya." Mbok Yati sangat pandai bersandiwara. Tak setetespun air mata meniti di netra tuanya.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as worth the wait
Read
+Library
Terjebak Cinta Waitress

Terjebak Cinta Waitress

"Rafin Adi Wijaya ... , tunggu pembalasanku!" -TBC By. Rinto Amicha
107.2K viewsOngoingAdded to Library 273 Times as worth the wait
Read
+Library
Penantian yang Tak Kunjung Datang

Penantian yang Tak Kunjung Datang

Kehilangan kontrak ini berarti perusahaannya setidaknya akan kehilangan 10 persen keuntungan! Selain itu, Teresa sama sekali tidak memberinya pemberitahuan tentang rapat sepenting hari ini. Biasanya, meskipun email sudah dikirim, Teresa tetap akan menyiapkan semuanya sejak pagi dan mengingatkannya berulang kali. Kalau bukan karena dia mengambek kali ini, mana mungkin mereka akan kehilangan mitra kerja sama? Alex segera menelepon Teresa, ingin mempertanyakannya. Namun, tidak ada yang mengangkat. Berapa kali pun dia menelepon, yang terdengar tetap suara mesin penjawab yang dingin.
8.9127.4K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as worth the wait
Read
+Library
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

Bonus up menulis selama satu bulan sebesar 150 dolar dan bonus cerita tamat sebesar 200 dolar. Tomi yakin dirinya akan sukses. Dua minggu berlalu. Tomi masih konsisten dengan karyanya. Dia masih semangat up tulisannya dan sudah ada sekitar 25 bab. Saat dia sedang asik mengetik melalui ponselnya. Tiba-tiba ada panggilan masuk. Dia jadi ingat Tiara. Dulu pacarnya yang bawel itu hampir tiap menit menelpon. Tapi sekarang setelah 2 minggu kepergiannya. Baru ada panggilan masuk di ponselnya. Tomi angkat dan terdengar suara,
104.5K viewsCompletedAdded to Library 130 Times as worth the wait
Read
+Library
Masih Ada Waktu

Masih Ada Waktu

Seseorang yang ia tunggu bertahun-tahun, akhirnya tiba. "Mae ... lo Mae?" Sasya mengangguk setelah mengurai pelukannya. "Sahabat gue yang paling bawel?" Tisa masih tak percaya dengan penampilan Sasya. Sasya mengangguk. Tisa kembali memeluk erat tubuh Sasya yang sedikit lebih pendek darinya. Mereka saling menyalurkan rasa rindu yang amat mendalam. Rindu yang selama ini terpendam dan hampir terkubur dengan keadaan.
107.1K viewsOngoingAdded to Library 156 Times as worth the wait
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status