Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hold off

Hold off

"Tanggal 15. Berati 5 hari lagi. Hanya 2 hari." Perempuan muda itu menghembuskan nafas panjang. Sudah datang jauh-jauh harus menunggu lagi. Menunggu terus dan menunggu. "Oke." *** Mika menoleh, dia melipat bibir merasa tidak enak saat melihat Erik tidur di sofa sebelahnya dengan dengkuran pelan dan mata sedikit terbuka. Mika jadi merasa merepotkan padahal belum mengenal Erik.
4.1K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as worth waiting
Read
+Library
Istri Barbar Direktur Sad Boy

Istri Barbar Direktur Sad Boy

50 Aku udah nunggu kamu dari setengah jam yang lalu. Masih lama nggak nyampe-nya? 20.58 Kabarin ya kalo udah nyampe 21.15 Sayang, ini waitress-nya udah lima belas kali loh bolak-balik ke meja aku. Tapi aku bilang masih mau nunggu kamu. 21.37
101.5K viewsCompletedAdded to Library 53 Times as worth waiting
Read
+Library
Cintaku Terhalang Weton

Cintaku Terhalang Weton

Wira sudah berada di bar, ia duduk sendiri dengan bersandar di sofa paling pojok ruangan. Ia menunggu kedatangan Dinda untuk melampiaskan keluh kesahnya. “Di mana wanita itu!” dengkus Wira yang telah lama menunggunya. Sekitar tiga puluh menitan ia duduk di sana sambil melihat wanita-wanita seksi yang berlalu-lalang di hadapannya.
1012.5K viewsCompletedAdded to Library 412 Times as worth waiting
Read
+Library
SALQUEEN

SALQUEEN

Queen menutup matanya, tidak ingin melihat balasan yang akan Bara jawab nantinya. Tapi sudah lama mereka menunggu, Bara tak kunjung membalas, padahal dia sedang online. Mereka tidak akan melanjutkan permainan sampai Bara membalas pesan itu, karna apa, karna penasaran. Sudah 30 menit mereka menunggu tapi sepertinya tidak ada harapan Bara akan menjawab pesan itu, buktinya sekarang dia sudah off.
1010.5K viewsCompletedAdded to Library 263 Times as worth waiting
Read
+Library
Kebahagiaan Menanti

Kebahagiaan Menanti

"Bukankah sekarang aku sudah menyesali perbuatanku? Aku …." "Matilah kalau kamu memang menyesali perbuatanmu." Aku memblokir nomornya. Anisa tidak rela perusahaan yang dia bangun susah payah menjadi bangkrut. Dia mencoba segala cara untuk meminta maaf dan berharap aku membantunya. Aku memblokir nomornya, dia tetap menungguku di depan rumah. Ketika aku keluar dengan mobil, Anisa dan Evan tiba-tiba muncul.
5.7K viewsCompletedAdded to Library 176 Times as worth waiting
Read
+Library
Penantian Pertama sang CEO

Penantian Pertama sang CEO

Tangannya perlahan mengusap perutnya yang semakin besar. "Di mana kamu, Dylan?" bisiknya lirih. Tanpa ia sadari, air matanya jatuh. Ia masih percaya bahwa Dylan ada di luar sana, hidup. Selama tidak ada mayatnya, selama tidak ada bukti nyata bahwa ia telah tiada, Sarah akan terus menunggu. Tapi... sampai kapan? ***
101.1K viewsOngoingAdded to Library 32 Times as worth waiting
Read
+Library
27 Hari Menanti Janji Palsu

27 Hari Menanti Janji Palsu

Pesan terbaru dikirim lima menit lalu. [Nadia, aku di pintu masuk Kantor Catatan Sipil. Kapan kamu akan datang?] Menatap layar, aku tiba-tiba tertawa terbahak-bahak. Ironis sekali. Dua puluh tujuh hari memohon, hanya untuk dibalas dengan janji "aku akan menikahimu tiga hari lagi." Dan kini, tiga hari itu telah berlalu, tapi aku bahkan tidak punya tenaga untuk merobek kebohongannya.
3.9K viewsCompletedAdded to Library 156 Times as worth waiting
Read
+Library
A Wandering Star

A Wandering Star

Ia lalu melirik pengawal pribadinya, Ardee, sambil mengeluh, "Jika ibu tahu seseorang yang sangat aku cinta, ada di luar dunia musik ini, apakah dia akan marah? Apakah ayah juga akan marah? Aku menunggunya sudah sangat lama, aku juga tidak tahu apakah dia masih hidup atau tidak, huft, berat sekali rasanya menjadi seorang pangeran!" "Tuan muda, memangnya kau masih memikirkan perempuan sepuluh tahun lalu itu? Namun itu sudah sangat jauh, sepuluh tahun, tentu sudah terlalu lama, mungkin dia sudah melupakan Anda. Sebaiknya coba Anda pikirkan lagi, Tuan Muda, wanita mana yang tahan menunggu sampai sepuluh, ya, sepuluh tahun lamanya, Tuan," balas Ardee.
107.4K viewsCompletedAdded to Library 282 Times as worth waiting
Read
+Library
Setelah Bercerai, Aku Menjadi Dokter Sakti

Setelah Bercerai, Aku Menjadi Dokter Sakti

Dia berjalan ke pintu. --- Di koridor, dia mengeluarkan ponselnya. Nomor yang tertera di halaman terakhir surat itu sudah ada di layar sebelum lift datang. Nada tunggu. Dua kali. "Halo?" Suara wanita di seberang. Profesional, sudah menunggu. "Ini Caelan Voss." Singkat. "Saya berangkat ke Marveth hari ini." Jeda satu detik.
1026.0K viewsOngoingAdded to Library 832 Times as worth waiting
Read
+Library
Istri Mungil Dosen Tengil

Istri Mungil Dosen Tengil

“Oh ya, Ragata sudah menunggu di luar ma. Ayo segera.” *** Beberapa kali Ragata memeriksa ponselnya. Berdiri dengan wajah gusar di lobby, tidak sabar menunggu kehadiran sosok yang dia nantikan. Dia sudah seperti perjaka yang menunggu istri di pelaminan untuk unboxing segera.
1025.2K viewsCompletedAdded to Library 782 Times as worth waiting
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status