Ada hari-hari di mana ide-ide mengalir deras seperti air terjun, tapi tiba-tiba... mandek total. Rasanya seperti otak dikosongkan paksa, dan meski sudah menatap layar kosong berjam-jam, tidak ada satu kata pun yang mau muncul. Biasanya aku menyiasatinya dengan mengalihkan perhatian ke aktivitas lain yang masih terkait kreativitas, seperti menggambar sketsa acak atau membaca novel ringan. Terkadang, justru dari hal-hal di luar ekspektasi itu muncul inspirasi tak terduga.
Hal lain yang sering kubantu adalah 'free writing'—menulis apa saja tanpa filter, bahkan kalau isinya omong kosong. Tujuannya bukan untuk menghasilkan karya, tapi memancing otak kembali bekerja. Aku juga punya ritual kecil: menyalakan lilin aromaterapi atau playlist instrumental tertentu sebagai 'trigger' bahwa ini waktunya menulis. Lucu ya, tapi otak kita sangat responsif terhadap pola dan kebiasaan.