กรองโดย
กำลังอัปเดตสถานะ
ทั้งหมดยังไม่จบจบแล้ว
จำแนกโดย
ทั้งหมดเป็นที่นิยมที่แนะนำคะแนนการอัปเดต
Feng Ru Ai

Feng Ru Ai

tanya Xiao Tong yang merupakan tangan kanan pangeran kedua, pangeran Ming Wen Yan. Pangeran Yan yang sibuk membaca di kursi santai dekat jendela kamarnya lantas menurunkan buku bacaanya dan menatap Tong yang sudah ia anggap sebagai saudaranya sendiri dengan tatapan setenang air yang mengalir. "Untuk apa membuang - buang waktu berharga Ben Wang untuk hal yang tak pasti?" Tanya pangeran Yan
912.1K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 423 ครั้งในชื่อ xiao yan
อ่าน
+ห้องสมุด
Kinan

Kinan

Nora Althea Skykaninakani
tanya Kinan seraya mencium salah satu bunga jenis mawar yang tumbuh di sebuah pot bewarna putih. "Aku yang memilih tempat ini," jawab Noah. "Wah kau memang tau apa yang kusuka." Kinan tersenyum ke arah Noah, seraya mengibaskan rambutnya pelan. "Baiklah, mana pria itu." "Namanya Ervan," kata Noah lalu kemudian mengarahkan matanya ke sosok pria yang baru saja tiba. "Dan itu dia."
108.3K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 232 ครั้งในชื่อ xiao yan
อ่าน
+ห้องสมุด
Pengantin Kecil Tuan Xavier

Pengantin Kecil Tuan Xavier

panggilnya pelan. Xavier menoleh. Ia menatap gadis kecil di sampingnya. Entah kenapa, wajah gadis itu seperti familiar di dalam ingatannya. "Kenapa?" tanya Xavier datar tapi terkesan lembut. "Om kenapa melamun? Om lagi sedih ya?" tanyanya kepo. Xavier menatap datar pada Sheinafia. Menelisik garis wajah gadis kecil itu. Apalagi iris mata gadis kecil itu begitu menenangkan meski garis wajahnya tegas.
9.854.5K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 1.3K ครั้งในชื่อ xiao yan
อ่าน
+ห้องสมุด
Balada Ming Yuan

Balada Ming Yuan

Tanya Ming Yuan. SUAMIKU???
1013.6K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 434 ครั้งในชื่อ xiao yan
อ่าน
+ห้องสมุด
RANIA

RANIA

46 Read Arya menghela nafas panjang sepertinya Rania sudah tau jika itu dirinya dan tak berniat membalasnya. ..... Rania mengalihkan pandangannya dari laptop, dia sedang menonton Drama China sejak sejam yang lalu. Rania mengernyitkan dahi ketika melihat pesan yang masuk ke wastaAppnya. 08×× ×××× 6495 Tidur udah malem
105.7K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 141 ครั้งในชื่อ xiao yan
อ่าน
+ห้องสมุด
Xiaoyi Xiaoyan

Xiaoyi Xiaoyan

Sontak membuatku terkejut dengan gerakannya yang tiba-tiba itu. "Kak Xiaoyi, gimana kabarnya, Kak?" tanyanya, setelah melepas pelukan. "Aku baik, kamu sendiri?" kataku, bertanya balik. "Yitan juga baik. Ini, ada oleh-oleh buat kakak." Yitan memberikan kantong kecil yang masih misterius isinya. "Wah, tidak usah repot-repot, bawa oleh-oleh segala. Lain kali kalau mau main ke sini, main aja," balasku.
102.5K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 81 ครั้งในชื่อ xiao yan
อ่าน
+ห้องสมุด
Kaisar Pedang Tertinggi

Kaisar Pedang Tertinggi

tanya Yi Xuening "Namaku Xiao Yan. Aku pengembara. Aku sudah punya guru." Jawab Xiao Yan. "Kamu dari keluarga Xiao? Hemm aku tidak pernah dengar nama keluarga itu. Kamu seorang pengembara ya. Benarkah? Siapa gurumu?"
1010.4K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 281 ครั้งในชื่อ xiao yan
อ่าน
+ห้องสมุด
Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2

Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2

Senyum Xiao Chen muncul tapi hanya mereka yang menyadari apa arti senyum itulah dapat melihat kalau Xiao Chen tidak menunjukan rasa takut saat melihat mereka. “Kamu Xiao Chen dari sekte Heaven?” Tanya seorang pemimpin dari kekuatan besar, dia terlihat berada di dewa bumi tingkat menengah. “Kamu ….” “Aku Hao Yan, kepala keluarga Hao..” “Ho, apa ada yang ingin kamu katakan padaku?”
1039.8K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 1.2K ครั้งในชื่อ xiao yan
อ่าน
+ห้องสมุด
Pendekar Pedang Darah

Pendekar Pedang Darah

"Xiao— Xuan." kata Chen Xuan, memberitahukan namanya. Tetapi ia menyembunyikan nama aslinya dari Zhou Yun. Zhou Yun tertegun sesaat, tetapi ia segera menggambar senyum kecil dan kembali membakar tubuh pemuda Sekte Awan Biru itu. "Saudara Xiao, aku sangat mengagumi keberanian mu!" ucap Zhou Yun, tenang.
103.1K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 117 ครั้งในชื่อ xiao yan
อ่าน
+ห้องสมุด
Legenda Kaisar Es

Legenda Kaisar Es

Di pikirannya, ia hanya ingin terus bertambah kuat dan menyelamatkan Yun Zhi dari tangan Dewa Merak. Seorang laki-laki berambut merah. "Chen Xuan" Ia berjalan menghampiri Xiao Yixian. "Xiao Yi, akhirnya kau bersedia untuk keluar dari kamarmu!" ujar Chen Xuan kepada Xiao Yixian, sembari memberikan satu gelas teh hangat kepada Xiao Yixian. Xiao Yixian pun tersenyum, menerima satu gelas teh hangat dari Chen Xuan.
1.3K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 44 ครั้งในชื่อ xiao yan
อ่าน
+ห้องสมุด
ก่อนหน้า
12345
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status