Antara Ambisi dan Cinta
Alvaro berdiri di sampingnya, sibuk membuka maps digital, tak bicara sepatah kata pun.
Tour guide Genta membuka perjalanan dengan semangat seperti biasa.
“Good morning! Hari ini kita akan ke Otaru—kota pelabuhan yang terkenal dengan kanal, toko kaca, dan kotak musiknya! Jangan lupa bawa payung ya, ada kemungkinan hujan ringan.”
Bus wisata pagi itu penuh dengan tawa dan suara semangat para peserta. Kursi disusun rapi, sebagian besar pasangan duduk berdampingan, beberapa sibuk menata jaket dan bekal kecil.