DIA MENGIKUTIKU
"Kak, kalo kakak pengen nemuin jalur pendakian, besok pagi panggil aku aja, biar aku yang antar sampai tepi jalur, gimana?"
"Hah? mau, gimana cara aku manggil kamu?" dengan masih setengah sadar, aku menjawabnya.
"Panggil saja, namaku!"
"Siapa nama, mu?"
"Ragil, panggil namaku 44 kali!"
"Apa? sebanyak itu, mengapa?"
"Lakukan saja!"
"Ya, baiklah, baiklah"
Aku melanjutkan kembali, tidurku. Kini sang fajar, sudah terbit. saatnya kami bangun, dan kembali berjuang, untuk pulang.
Hot Chapters