Pernikahan Bayaran
Aca melotot, “Kamu manggil aku Ca? Kenapa kamu gak panggil sayang?”
Abian gelagapan, “Aku—maaf, sayang, aku cuma—”
Ponsel Abian berdering panjang, “Sebentar.” Ia mengangkat telponnya, “Halo, ma, kenapa?”
Lama Abian menatap Aca, “Iya, aku pulang sekarang.”
Aca melipat kedua tangannya, “Tuh ‘kan? Apa aku bilang? Kamu tuh percuma kesini, karena mama kamu pasti suruh kamu pulang.”
Hot Chapters