Choose Me!!
jawab Yusa ringan.
"Kalau begitu jangan datang!" tandas Saga datar.
Senyuman masih tidak lepas di bibir Yusa. "Aku kangen sama kamu, lho! Biar gimanapun juga, kan, kita saudara satu ayah," timpal Yusa.
Saga berdecak, lalu bangkit dari sofa. Ia tidak pernah bisa berlama-lama berada satu ruangan dengan Yusa.
"Kamu mau ke mana? Kamu nggak bakal meninggalkanku sendirian di sini, kan? Kata ibu..."
Hot Chapters