Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Help Me

Help Me

Sepertinya begitu. Luas kamar pribadi milik Violence pun hampir sama dengan luasnya ruang keluarga. Terletak di lantai atas, membuat Violence dapat menikmati seluruh pemandangan desa hanya melalui jendela kamarnya. Terlihat jauh lebih jelas dan begitu cantik.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai your place or mine
Baca
+Pustaka
Kamu harus jadi Milikku

Kamu harus jadi Milikku

Kedua sekuriti yang sebelumnya membantu memindahkan tubuh mabuk Alan mengangguk sopan pada pria yang sebelumnya dibawa oleh Nindi. Alan tak menggubris sikap sopan kedua sekuriti tersebut, ia malah berjalan sempoyongan berusaha secepat yang ia mampu untuk meninggalkan Apartemen dan bermaksud untuk menunggu Bagas menjemputnya di sebrang Apartemen yang terdapat Minimarket yang buka 24 jam.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai your place or mine
Baca
+Pustaka
Hear Me

Hear Me

Rinji terkekeh, kemudian membuka pesan tersebut. From: Dildarling Ji lo dimana? Woy Lo pindah ko ga bilang? Rinji ga lucu Lo kalo ngilang gini gue marah ya Rinji Ji gue marah JI GUE BENERAN MARAH Rinji RINJI KAMILA AVERAYA WANITA KUDA WHERE ARE YOU?!!! Anjir seminggu gada kabar, kemana sih? Lo tega ya sama gue?
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai your place or mine
Baca
+Pustaka
(Un)fortunately, You are my DESTINY !

(Un)fortunately, You are my DESTINY !

’ kata Langit dalam hati. ‘Lang aku sekarang di apartement kamu. Kamu dimana Lang? Please dong Lang jawab pesan aku’ ‘Sesuai perkiraanku. Dia pasti akan ke menyusul ke apartment. Untung aku gak pulang kesana’ senyum kemenangan terukir di bibir Langit saat mengetahui Dyana datang ke apartementnya. ‘Lang aku bakal nungguin kamu disini, pokoknya aku gak mau putus titik!:’
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai your place or mine
Baca
+Pustaka
Me and You

Me and You

ajak pria itu, “nama gue Alfa, ya walaupun udah tau tapi kita belum kenalan resmi.” Sambil memasukkan buku dan kertas ke dalam tas Ica menjawab, “Annisa. Kita ketemu di halte ya, Kak.” “Bareng aja. Jarak tempatnya cukup jauh dari sini jadi gue gak mau kalo sampe harus ngulur waktu lagi karena kita gak berangkat bareng. Rumah lo deket dari sini jadi gak usah ribet,” ujar Alfa.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai your place or mine
Baca
+Pustaka
MINE

MINE

Getaran ponsel membuat Davin bangkit dan keluar menuju balkon, "Ada apa?" "Aku udah tau posisi Lucy, Hotel Clinton. Aku tunggu di sini." Dengan cepat Davin memutus panggilan itu. Sebelum keluar dari kamar, dia menyempatkan diri untuk mencium kening Ana lembut. Aku janji sayang, aku akan temukan orang itu dan nggak akan lepasin dia dengan mudah. ***
1034.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai your place or mine
Baca
+Pustaka
It's Ours

It's Ours

"We are cool. More cooler than the other couples out there, but we ain't even a couple." -Gray Nicklaus, It's Ours 🎀 "Cause if one day you wake up and find that you're missing me And your heart starts to wonder where on this earth I could be Thinkin' maybe you'll come back here to the place that we'd meet And you'll see me waiting for you on our corner of the street So I'm not moving, I'm not moving"
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 318 kali sebagai your place or mine
Baca
+Pustaka
Kau milikku!

Kau milikku!

”Will tidak ada di rumah. ”Aku tahu. Aku datang kesini untuk menemui dirimu, bukan Will,” sahut Kimberley ketus. Kimberley duduk dengan anggun di sofa sambil menaikkan kaki kanannya di atas kaki kirinya dan meletakkan kedua telapak tangan di atas lututnya. Ia terlihat elegan dan berkelas.
1011.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 424 kali sebagai your place or mine
Baca
+Pustaka
My Light

My Light

Walau masih suka kaku pada anak sendiri. Arsen langsung mengitari rak-rak dalam minimarket, setelah diturunkan oleh Rafan. "Ayah! Ambilin itu!" Arsen melompat-lompat, tetap saja sulit menggapai sebungkus permen cokelat. "Di rumah masih ada, kok beli lagi?" Rafan mengambil, tetapi sengaja dijauhkan dari Arsen. "Ih! Birain!" teriak Arsen. "Ayah siniin!"
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 220 kali sebagai your place or mine
Baca
+Pustaka
Can I Call You Mine? 🥂

Can I Call You Mine? 🥂

“Tak ada lagi penundaan?” Pearl kembali mengangguk. “Kenapa? Maksudku bukannya di sana menyenangkan?” Kedua pundak itu melentik di saat yang bersamaan. “Sayangnya, sepertinya aku tak ditakdirkan berada di sana. Aku kerap merasa tak nyaman dan penuh kekhawatiran. Itu tidak menyenangkan,” aku Pearl.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai your place or mine
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status