Yang Ternoda
“Apa kau membenciku, Fira?”
“Ya. Aku membencimu, Mas. Aku membenci orang yang sudah menghancurkan masa depanku dan cita-citaku. Apa kau tau apa yang kucita-citakan sebelum akhirnya harus hancur berkeping-keping karena perbuatanmu? Aku ingin kerja dan mengumpulkan banyak uang agar aku bisa kuliah tanpa membebani kedua orangtuaku. Aku ingin berteman dengan banyak orang, mempelajari banyak hal dan memperluas wawasanku, aku ingin mengunjungi tempat-tempat yang indah, aku ingin menjadi anak yang dibanggakan oleh Ayah dan Ibuku. Tapi kau ... kau menghancurkan semua impianku itu. Masihkah kau bertanya apa aku membencimu? Ya. Aku sangat membencimu!” Nafas Zafira tersengal-sengal ketika berhasil meng
Hot Chapters