Cinta dari CEO Sombong: Dingin Sekarang, Sayang Kemudian
Bisa dibayangkan saat muda dulu, pasti dia adalah seorang wanita cantik.
Yuvi pun melangkah masuk. "Halo, Bibi."
Lulu menyambut Yuvi dengan hangat, "Nak, duduk sini. Vincent akan pulang sebentar lagi."
Meski kecil, rumah ini terlihat sangat rapi dan bersih. Yuvi bahkan melihat ada beberapa bunga kacapiring dalam botol di dekat jendela. Di gang sempit yang gelap, lembap, dan sering diguyur hujan seperti ini, rumah ini terasa sangat terang dan hangat.