NAFKAH YANG TERBAGI
Ratri terdiam, mencerna ucapan Saga barusan.
"Mungkin menurut Mbak, ini terlalu cepat. Tapi aku benar-benar sayang sama Mbak. Maaf jika aku lancang berbicara seperti ini. Awalnya aku hanya mengira, jika perasaan ini hanya sebatas kekagumanku saja kepada kamu, karena kamu penulis favoritku. Tapi, semakin ke sini, perasaan ini semakin menggila. Perasaan ini tumbuh subur menjadi rasa sayang dan sayang itu tumbuh menjadi cinta. Aku cinta sama kamu, Mbak. Apakah Mbak bersedia menjadi pasangan hidup aku?" tanya Saga, mengungkapkan perasaanya saat itu juga.
Ratri terbelalak, tak menyangka jika pria yang berada di sampingnya ternyata memiliki perasaan terhadapnya. Ratri pikir, pria itu hanya mengang
Sikat na Kabanata