Cinta Adalah Luka
Sementara Elena, dia fokus pada tangannya yang merah.
Sejenak, Elena memandangi tangannya itu. Tak hanya hatinya yang terluka, bahkan fisiknya pun ikut merasakan sakit. Tak sadar, air mata Elena luruh. Semenjak hamil, hatinya sangat sensitif. Bahkan, dirinya harus menghadapi amnesia Arkan dan sifatnya yang terus menekan mentalnya.
“Sampai kapan pun aku tidak akan bisa menggantikan Mbak Selia, mas. Karena aku, bukan dia.” Batin Elena.
Bab Populer