PERFECT HUSBAND
aku menghela nafas dan beerkata padanya dengan lirih.
“Aku tidak pernah beruntung seperti mbak.”lirihku mba Ina terdiam sesaat dan berkata,
“Kamu hanya terlalu berharap banyak pada takdir Rara? Intinya kamu coba pikir lagi. apa Bagas pria yang buruk? Maaf. Aku tau tentang skandalmu dengan Aldo, aku gak akan menghakimimu dengan semua yang terjadi, Aldo memang pria yang menyenangkan dan dia juga pria yang buruk, kelemahan yang membuat kita nyaman dengannya, tapi Rara dia sudah tidak ada. Bagas adalah bentuk cintamu yang nyata. Mungkin kamu bisa pikir lagi, aku ingin mendengar kabar baik untuk keluargamu di masa yang datang,’’jelasnya, aku mendegup entah kenapa air mataku menetes, aku tau selam
Bab Populer