Share

Gadis Belia (n)
Gadis Belia (n)
Author: Rinia

Gadis Licik Berkedok Belia

"Lepaskan!"

Aulia terus memberontak dari kunkungan Aris, anak paman yang dipercaya oleh keluarganya untuk mengurus perempuan tersebut. 

Aulia pun langsung pergi dari tempat tersebut saat berhasil melepaskan diri. Sayangnya apa yang terjadi setelah itu adalah kaki perempuan tersebut tersandung karpet. Sesuatu yang membuat ia mau tak mau terjatuh.

 Aish..., tak ada yang bisa Aulia lakukan selain meringis kesakitan.

Pada saat-saat seperti itu kenapa juga malah tersandung?

"Ayolah Lia, play with me."

Aulia pun langsung menyentakkan kakinya kearah alat vital Aris, seseorang yang mengurung tubuhnya tadi. Enak saja langsung mengajak bermain.

Bukan permainan sesama 'anak kecil' seusia mereka, melainkan permainan yang sangat tak masuk akal!

Aris, orang yang baru berusia 17 tahun tersebut minta agar ia dan Aulia bermain diatas ranjang!

Dengan apa yang terjadi saat itu, akan bagaimana?

Aulia bahkan merasa benar-benar sangat marah!

Baru kali ini orang tersebut berani membawa Aulia ke tempat yang sangat mengerikan, apalagi kalau bukan kamar.

Seorang Aulia Maherani, putri dari keluarga Mahar tak akan diam mendapatkan perlakuan seperti itu!

"Jangan bersikap begini, Aris."

Setelah meringis kesakitan, Aris pun langsung bicara. Ia marah terhadap apa yang Aulia lakukan padanya!

"Tahu, kamu itu adalah orang yang sangat menyebalkan bagiku. Sok bersikap manis depan Papa padahal kamu itu licik. Aku tak suka."

"Dasar anak papi, kamu iri paman bersikap baik padaku? Awas, ku adukan kamu pada mama dan papaku nanti. Biar kamu kena hukum sekalian!"

Bukan hanya karena iri, tapi Aris memang sangat tak menyukai keberadaan Aulia. Ia sangat membenci orang tersebut!

Untuk itulah sekarang Aris ingin membalas dendam. Terlebih lagi tahu, sebenarnya Aulia itu adalah orang yang punya sifat bunglon dan ular.

Bunglon yang bisa menyamar dan ular yang memiliki banyak racun. A Poison is death!

Licik dan bergerak bebas layaknya ular yang berbisa. Hewan satu itu terlihat licin dan itulah adanya.

Sungguh sebuah kebohongan besar yang tiada tara.

Menjijikkan!

Saat depan orangtua mereka, Aulia akan bersikap seperti orang yang tanpa dosa, lalu depan Aris sendiri akan bersikap 180°.

Sangat berbeda jauh!

Apa yang terjadi saat itu hanyalah sebuah kamuflase. Aulia, nama orang yang seharusnya baik dan cantik itu adalah orang yang sangat menijikkan melebihi apapun!

Sangat berbeda jauh dari parasnya yang rupawan.

Percuma cantik kalau punya sifat yang begitu, kan?

Aulia Maherani adalah seorang yang bisa mengambil hati orang lain dan centil pada saat yang bersamaan. 

Bukan hanya centil, akan tetapi menjelma menjadi jalang berkedok anak usia 16 tahun!

Aulia yang sebenarnya sangat suka menggoda Aris. Orang itu yang suka menganggu Aris. Tidak hanya menggoda akan tetapi juga sering 'meminta' secara tak langsung untuk Aris tiduri.

Untuk itu, tak ada salahnya jika Aris mengajak sungguhan Aulia bermain, kan?

Apa yang kau tanam, itulah yang akan kau ambil. 

Jangan pernah bermain-main dengan Aris jika tak ingin mendapatkan masalah!

Aris itu terkenal kejam melebihi apapun. oleh karenanya jangan sekalipun mencari masalah dengan seorang Aris!

"Kamu itu benar-benar sangat menijikkan Aulia, harusnya kamu pergi dari keluarga kami dan cari keluarga lain!"

Pada akhirnya Aulia pun tertawa mendengar perkataan Aris. Tak ada yang salah, so tak harus berlebihan!

Bilang saja iri.

Mereka terlihat baik-baik saja, maksudnya Aulia tidak merasa ada yang salah. Terserah dengan apa yang terjadi, yang jelas Aulia hanya akan melakukan apa yang ia pikirkan.

So, life Ia free. Suka-suka hati.

"Ayolah Aris, kamu jangan bersikap begitu. Aku ini hanya orang biasa kok. Aku bukan orang merepotkan."

Baiklah, saat ini Aris merasa bahwa alat vitalnya sudah terasa lebih baik. Untuk itu ia akan membalas perempuan yang seenaknya bicara begitu.

Dengan cepat aris pun pergi menghampiri Aulia dan meraih tangannya. Terserah dengan apa yang terjadi, yang jelas Aris harus tetap membalas!

Sebuah pembalasan dengan cara menghukum orang tersebut, walau dengan sebuah hukuman yang berbeda. Satu hal yang pasti, Aris membalas orang tersebut.

Jika tak bisa menghukum dengan bermain di ranjang, Aris akan mengambil alternatif lain.

"Ya...! Sakit, Aris!"

Aris pun menjambak rambut Aulia yang membuat sang empu berteriak kesakitan. Terserah, yang jelas Aris suka saat pembalasan dendamnya berhasil.

Aulia pantas mendapatkan perlakuan tersebut.

"Sudah ku bilang jangan bermain-main denganku. Memangnya kamu siapa, ha? hanya mengharapkan orang tua yang bahkan sama sekali tak peduli denganmu. Lihatlah, kamu bahkan setiap hari hanya tinggal di rumah kami. Belajar privat, putri yang terkurung, tak bisa menghirup udara bebas. Apa yang aku harapkan dari orangtua itu? Kakakmu lah yang justru mereka sekolahkan dan bisa menghirup udara bebas!"

Kakak?

Memangnya Aulia punya seorang kakak?

Setahu Aulia, ia adalah anak tunggal dalam keluarga hingga sang Mama dan Papa tidak membiarkannya pergi dari rumah saking sayangnya.

Aulia memang punya beberapa penyakit hingga tak dibiarkan bersekolah seperti orang pada umumnya. Oleh karena itu, ia pun menjelma menjadi putri Rapunzel yang terkurung dalam kastil.

Tak punya kesempatan kebebasan untuk pergi ke tempat sembarangan. Tak masalah, yang penting apa yang Aulia butuhkan semuanya terpenuhi.

Kehidupan Aulia sangat berbeda jauh dari Aris, 10°. Aris bisa melakukan segalanya termasuk pergi hingga larut malam. Padahal orang itu juga masih seumuran dengan Aulia!

Bukankah terlalu bebas?

"Apa yang kau bicarakan!"

"Akh!"

"Sakit, kan. untuk itu, jangan sekali lagi mempermainkan ku atau kamu akan tahu akibatnya!"

"Jawab pertanyaan ku, brengsek!"

Aulia pun berteriak tepat dihadapan wajah menawan Aris. 

Aris Limanha adalah seorang bad boy yang bergonta-ganti pacar. 

Maski belum pernah melakukan yang namanya seks, skinship adalah sesuatu yang lumrah bagi Aris.

Ada yang bermasalah mengenai usia?

Aris itu adalah orang yang fleksibel, meski tak terjerumus dengan yang namanya pergaulan bebas, gaya hidup Aris sudah melewati batas standar orang yang normal seusianya. 

Aris punya standar hidup yang ia ciptakan sendiri untuk ia dan semua hal yang terlihat. 

Hidup bebas dan akan terus begitu.

Dengan sikap bad boy Aris, Aulia berani berteiak depan wajahnya?

Itu adalah perbuatan yang akan mendapatkan pembalasan yang setimpal!

"Dasar gila, jawab pertanyaan ku bodoh!"

Jambakan Aris semakin menguat saat lagi-lagi Aulia berteriak padanya.

"Kakak..., mau tahu? Dia memang tidak berada disini, dia sedang berada di Singapura. Sebentar lagi ia akan datang. mungkin minggu depan. Lalu kamu, harus mempersiapkan diri untuk hal itu sebab dia adalah orang yang sangat baik, jauh dan tak ada bandingannya denganmu yang sangat hina ini."

Aulia pun tersenyum meremehkan. Tidak ada yang lebih baik darinya. Istilah one and only adalah milik Aulia seorang!

Tak ada satu orang pun yang bisa!

"Aku mungkin adalah orang yang paling bodoh dalam dunia ini jika percaya terhadap apa yang kamu katakan," ujar Aulia sambil tertawa meremehkan.

Ia tak akan tertipu oleh omong kosong Aris!

"Tidak percaya? Terserahlah, itu bukan urusan ku. Sekarang aku tahu bagaimana cara membalas perempuan ular berkedok remaja tanggung sepertimu. Lihatlah, aku pasti akan membuatmu menyesal karena sudah bermain-main denganku. Gadis belia (n)."

Aris bicara dengan penuh penekanan dalam setiap ucapannya.

Yang membuat sesuatu dari dalam diri Aulia bergejolak. Tidak, Aris yang akan menyesal. Lihat saja!!!

*****

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status