LOGINเมื่อพลังแห่งความตายถูกปลุกให้ตื่น โลกถึงคราวโกลากล ยุคสมัยแห่งวันสิ้นโลกได้มาถึง เหล่าฆาตรกรได้รับพลัง จากการฆ่าเพื่อความบันเทิง สู่การฆ่าเพื่อสร้างกองทัพซอมบี้ของตน ผู้ที่เคยสังหาร ไม่ว่าจะเชือดไก่ไปจนถึงบี้มด จะปลุก ‘ไอโลหิต’ ส่วนผู้ที่เคยสังหารเผ่าพันธุ์เดียวกัน จะปลุก ‘ไอทมิฬ’ หรือก็คือผู้ที่มีไอทมิฬ คือ 'ฆาตกร' ในวันที่หมอกโลหิตปกคลุมโลกทั้งใบ ชายหนุ่มก็ทิ้งร่างลงมาจากตึกเก้าชั้น แต่ผู้ที่อยากตายอย่างเขากลับไม่ตาย 'ไพเรนทร์' ไม่รู้ว่าเขาปลุกไอทมิฬขึ้นมาได้อย่างไร จนกระทั่งเขาถูกพาออกไปนอกกำแพงเพื่อใช้เป็นเหยื่อล่อฆาตกรอันดับที่สิบเจ็ด ความลับแห่งพลังที่ซุกซ่อนไว้กว่าสิบสองปี สาเหตุที่ไพเรนทร์ยังมีชีวิตอยู่ เพราะพลังของเขาคือ 'อมตะ' เมื่อความตาย กลายเป็นพลัง ผู้ที่ ‘อยากตาย' จึงกลายเป็นผู้ที่แข็งแกร่งที่สุด
View More“Doni, kamu jadi mau cari kerja di Jakarta? Tinggal saja di rumah Bapak. Sekalian awasi ketiga adik tirimu. Bapak mau berangkat ke Amerika, mau nemenin Ibu tirimu buka usaha di sana.” suara Bapak terdengar di sambungan telepon.
Doni mengerutkan dahi. Satu bulan lalu, Bapak yang bekerja dan tinggal di Jakarta memang baru saja menikah lagi setelah bertahun-tahun menduda. Wanita yang Bapak nikahi kabarnya juga bukan orang sembarangan. Katanya, mantan artis jaman dulu. Pengusaha sukses. Punya tiga anak yang cantik-cantik. Katanya, mereka juga artis. Entah artis siapa. “Aku nggak apa-apa sih Pak. Cuma … kenapa adik-adik tiriku perlu diawasi?” Bapak diam sebentar. “Adik-adikmu itu … lagi dikurung karena terlalu liar.” Doni membuka mulutnya, bingung. “Liar gimana maksudnya Pak?” “Liar … yaa begitu. Yah … pokoknya ada lah. Nanti kamu juga tahu.” Meskipun penasaran dengan maksud Bapak, Doni cuma menggaruk pelipisnya. “Boleh sih Pak. Jadi nggak perlu cari kos-kosan juga.” Bapak lalu bercerita panjang lebar soal kehidupan barunya setelah menikah lagi. Sambil mendengarkan cerita bapak, Doni meraih satu pigura foto di atas meja pajangan. Itu foto Doni sewaktu SMA. Saat dia masih gendut, kusam dan jadi langganan korban perundungan di sekolah. Dia langsung meletakkan kembali pigura itu ketika suara tanya Bapak terdengar. “Memangnya kamu mau melamar kerjaan sebagai apa, Don?” “Supir pribadi Pak. Syukurnya kemarin sudah dihubungi lewat email. Tinggal tunggu jadwal wawancara.” ucap Doni. Sejak tujuh tahun lalu, selepas lulus SMA, Doni menghabiskan waktu di kampung mendampingi Nenek yang punya bisnis konveksi. Tetapi Nenek baru saja meninggal. Doni akhirnya memutuskan untuk merintis karier baru di Jakarta. Profesi apa pun tidak masalah selama tidak melanggar hukum. Toh, pengalaman kerjanya juga hanya pegawai konveksi. Sambil mendengarkan cerita Bapak di telepon, Doni berjalan ke teras rumah. Dia berdiri di depan jendela besar yang memantulkan bayangan tubuhnya seperti cermin. Saat melihat pantulan dirinya, Doni tersenyum. Tubuh dan wajahnya yang saat ini atletis dan mulus sangat jauh berbeda dengan penampilannya dalam pigura tadi. Wajah Doni dulu berjerawat parah, tetapi dia melakukan serangkaian perawatan sesuai saran dokter kulit dan juga diet ketat, sampai akhirnya bisa mulus seperti sekarang. Leher dan dagu Doni juga dulu menyatu dalam lipatan lemak dan sering dijadikan bahan ejekan. Namun sekarang, yang muncul sebagai pantulan wajahnya adalah pria dengan rahang yang tegas dan tajam. Bahkan kemeja murah yang dia pakai pun tampak premium di bahunya yang lebar, menonjolkan lekuk tubuh yang hanya bisa didapat dari latihan rutin di bawah beban besi. Gara-gara waktu SMA dulu kekasihnya direbut oleh orang yang merundung Doni, Doni yang kesal akhirnya berjuang mati-matian. Ribuan jam di gym, diet tanpa rasa, dan kedisiplinan yang mematikan, hingga dalam lima tahun lebih, penampilan Doni jadi sangat jauh berbeda. Berselang tiga hari berikutnya, Doni berangkat ke Jakarta. Langkahnya kini berhenti di depan sebuah rumah megah yang alamatnya sesuai dengan yang diberikan Bapak. “Besar sekali rumahnya.” Doni melangkah masuk setelah petugas keamanan membukakan pintu. Dari area taman samping, terdengar suara kecipak air dan suara tawa wanita yang bersahutan. Doni menebak kalau suara itu berasal dari bagian taman belakang. Pria itu menatap pintu utama rumah yang ditutup rapat. Sepertinya di dalam rumah tidak ada orang. Tidak ada bel juga. Rumah sebesar ini, kalau dia mengetuk pintu, mungkin saja suaranya tidak terdengar sampai ke dalam. ‘Ke taman belakang dulu deh. Kayaknya orang-orang ada di belakang.’ Doni membatin. Langkah Doni kembali diayun melewati halaman samping. Kakinya kemudian berhenti di pinggir lantai keramik yang membatasi area rumput dengan kolam renang belakang rumah. Doni menyipitkan mata karena silaunya sinar matahari. Rupanya di kolam renang taman belakang itu, ada dua wanita cantik sedang bermain air! Satu wanita berambut pendek duduk di atas pelampung angsa raksasa dengan bikini minim yang aduhai. Suara tawanya menghipnotis. Pahanya yang ditekuk di samping angsa karet tampak putih berisi. Apalagi saat tangannya mencipratkan air ke luar kolam, pundaknya turun hingga dua buah mengkalnya berguncang manja. Doni meneguk ludah. ‘Mimpi apa aku?’ Satu wanita lain yang berambut coklat panjang bergelombang berdiri di sisi kolam dengan handuk putih membalut area dada hingga ke paha bagian atas. Hidungnya mancung seperti bule eropa. Kulitnya putih sebening susu. Badannya yang membungkuk untuk membalas cipratan air membuat bagian bawah handuk terangkat tinggi dan nyaris memperlihatkan area terlarang di baliknya. Doni sampai tak sadar menahan napas. Tangannya bergerak turun mengusap bagian depan celana yang mulai mancung. ‘Turun, Jon … ayo turun … Jangan di sini … Jangan sekarang ….’ Doni memperhatikan baik-baik dua wanita yang masih saling tertawa itu. Entah kenapa merasa kalau wajah mereka tidak asing. Tangannya diangkat untuk mengucak kedua mata. “Apa iya?” Wanita berambut sebahu yang duduk di atas pelampung angsa tiba-tiba berteriak dengan nada manja, “Kak Mika, udaaaah! Yuna miring nih mau jatuh! Tuh, lihat! Handuk Kakak mau merosot! Udahan, Yuk! Jari Yuna mulai keriput!” Mulut Doni seketika ternganga. Matanya pun semakin terbuka lebar. Dua nama itu … Mika dan Yuna …. Tidak salah lagi! ‘Mereka … anggota grup idola Sweet3? Jangan-jangan saudara tiriku itu … mereka?’ Doni tentu belum lupa. Dulu, saat dia masih SMA, Andy si anak orang kaya yang membully-nya sangat mengidolakan mereka! Bahkan sering memaksa Doni membelikan album Sweet3 yang sangat cepat terjual habis. Namun setelah terbeli, Andy malah menampar wajahnya dengan kaset CD itu hingga pecah. ‘Sekarang, aku … jadi saudara tirinya Sweet3?’ Jantung Doni meletup-letup tidak karuan. Ternyata, idola yang digilai banyak laki-laki karena berwajah cantik, bertubuh seksi dengan bakat menyanyi dan menari yang luar biasa itu, bukan cuma berjarak hitungan langkah, tetapi juga punya ikatan keluarga dengannya! Tanpa sengaja, Doni menginjak ranting pohon hingga badannya nyaris tergelincir. Buru-buru dia berpegangan pada pilar. Namun sialnya, gerakan mendadak itu justru terlihat mencolok hingga mengundang perhatian. “Siapa di situ?”บทที่ 126บทสรุปในขณะที่เขตการปกครองที่หนึ่งกำลังวุ่นวายกับการซ่อมแซมและบูรณะยกเครื่องครั้งยิ่งใหญ่ ร่างที่สวมผ้าคลุมตั้งแต่ศีรษะจรดปลายเท้าก็ปรากฏขึ้นในมุมมืดที่ถูกลืม ในหลอดทดลองขนาดใหญ่เกิดฟองผุดกรายอย่างตื่นเต้น“มาได้สักที คุณพ่อมาร์คัส!”ผ้าคลุมศีรษะเลิกลง เผยโฉมหน้าของชายชราผู้เงียบขรึม แขนซ้ายภายใต้ผ้าคลุมเย็นเฉียบด้วยอุณหภูมิของโลหะ“เหลือแค่สมองยังจะอุตส่าห์ลอบติดต่อออกไปได้ เลยต้องมาดูให้เห็นกับตาเสียหน่อย”“ฮึ! เป็นเพราะมนุษย์หน้าโง่พวกนั้นดูถูกฉัน คิดว่าฉันสิ้นฤทธิ์แล้วเลยเชื่อมต่อสมองเข้ากับระบบช่วยสื่อสาร คิดจะใช้งานฉันเป็นตัวหมากเปล่า! แต่แค่นั้นก็เพียงพอจะให้ฉันอาศัยช่องว่างแอบติดต่อไปหาคุณแล้ว”หากยังมีใบหน้า ตอนนี้อันเสียนคงจะฉีกยิ้มร่าสะใจกับชัยชนะ มาร์คัสเกลียดที่ตนจินตนาการใบหน้านั้นได้ แต่จากนี้ไปเขาไม่ต้องเห็นมันอีกแล้ว เพราะอันเสียนจะแสดงสีหน้าไม่ได้อีกมาร์คัสกางแขน ปลดชิ้นส่วนนับพันออกจากร่าง กระตุ้นไอทมิฬประกอบชิ้นส่วนเหล่านั้นขึ้นมาเป็นร่างของมนุษย์ ศีรษะของหุ่นมนุษย์โลหะเปิดออกเว้นช่องว่างข้างใน“บอกไว้ก่อน พ่อไม่คิดว่ามันจะได้ผล”“คิดว่าฉันเป็นใครกัน? ฉ
บทที่ 125ครอบครัวผู้พลัดพรากนอกเขตศูนย์วิจัยและผลิตพลังงานจัดตั้งเป็นพื้นที่พักผ่อนชั่วคราวของผู้ใช้แรงงานทุกคน ภายในแน่นขนัดไปด้วยเหล่าผู้หิวโหยเหน็ดเหนื่อยกำลังเติมพลังก่อนจะไปลุยงานต่อไพเรนทร์ได้รับอาหารแล้วก็เดินไปนั่งโต๊ะตัวในสุดของแถวซึ่งหลบอยู่ในมุมมืดตามปกติ แต่เดิมเขาก็ไม่ชอบสุงสิงกับผู้คนอยู่แล้ว ยิ่งในตอนนี้ที่เขากลายเป็นบุคคลที่ใคร ๆ ต่างก็หวาดกลัว ยิ่งทำให้ไพเรนทร์พยายามทำตัวให้ลีบเล็กที่สุด ไทเรสถือถาดอาหารตามมานั่งด้านข้าง ร่างสูงของแฟนหนุ่มช่วยบดบังเขาจากสายตาผู้คนได้มิดชิดกว่าเดิมทว่า กลับมีชายวัยกลางคนคนหนึ่งถืออาหารเดินมานั่งฝั่งตรงข้ามกับไพเรนทร์ด้วยรอยยิ้ม เป็นวิศกรที่เขาช่วยในวันนี้“เมื่อเช้าต้องขอบคุณคุณไพเรนทร์มากเลยนะครับ ผมไม่เคยรู้สึกทำงานง่ายเท่านี้มาก่อน จนทำเสร็จในส่วนของวันนี้เข้าไปแล้ว แบบนี้การก่อสร้างต้องเร็วกว่ากำหนดแน่!”“ไม่หรอกครับ เป็นคุณที่ทำงานเก่งมากกว่า” ไพเรนทร์ตอบกลับอย่างกระอักกระอ่วน เขาละอายใจที่ไม่รู้จักชื่อคนที่ทำงานอาบเหงื่อมาด้วยกันตลอดทั้งเช้าด้วยซ้ำไม่รอให้เขาต้องละอายใจนาน ชายผู้นั้นหัวเราะแล้วยื่นมือมาตรงหน้าไพเรนทร์ “ผมชื่
บทที่ 124ภารกิจแรงงานทาสค่ำคืนหวานชื่นไม่ได้จบลงแค่ในคืนนั้น เมื่อต้องนอนบนเตียงเดียวกันทุกคืน ภายใต้ผืนผ้าเดียวกัน บนเตียงกว้างไร้ซึ่งหมอนหรือตุ๊กตากั้นขวาง มีเพียงสองกายที่แนบสนิทแบ่งปันความเร่าร้อนให้แก่กัน ก็ไม่มีอะไรสามารถหยุดยั้งการสร้างความสุขทางกายที่เชื่อมสองใจเข้าด้วยกันได้“อือ ไท ท่านี้มัน อ๊ะ! จะล้มแล้ว อึก”“ฉันจับนายไว้อยู่ ไม่ต้องกลัว”“แต่…”สะโพกนุ่มถูกยกสูงแล้วดึงรั้งลงมาครอบครองแก่นกายใหญ่จนมิดด้าม ลึกจนจุกไปทั้งท้อง ปลายแข็งครูดจุดอ่อนไหวสร้างความเสียวซ่านจนทั้งร่างอ่อนระทวย ไพเรนทร์ร้องเสียงหลงอย่างกั้นไม่อยู่ กล้ามเนื้อทุกส่วนในร่างกายช่วงล่างเกร็งขนัด บีบตอดแท่งเนื้อในกายสร้างความสำราญยิ่งกว่าให้กับผู้รุกราน “ไท อื้อ! เปลี่ยนท่าเถอะนะ ฉันจะไม่ไหวแล้ว”“ไม่ต้องห่วง นายก็เห็นความทรงจำฉันแล้วนี่ ยังมีอีกหลายท่าที่ฉันอยากลอง”“ไม่ใช่อย่างนั้น อ๊ะ!”ลิ้นอุ่นแลบเลียร่องกระดูกที่โคนลำคอ ดูดเม้มไปจนสัมผัสถูกลูกกระเดือก ก่อนจะไปหมุนวนขบกัดเยื้องไปด้านข้างเบา ๆ ตำแหน่งนั้นกลายเป็นจุดโปรดในเวลาร่วมรักของไทเรสไปเสียแล้ว จุดที่ไพเรนทร์ใช้แทงปลิดชีพตัวเองไปนับครั้งไม่ถ้วน
บทที่ 123 ความสุขทางกาย ลิ้นอุ่นเลียปลุกแก่นกายน้อยที่ด้านชามานานจนไม่รู้จักความสุขสำราญ ชโลมน้ำลายเพิ่มความชุ่มชื้นก่อนเข้าครอบครองไว้ในโพรงปากอุ่น เรียวขาขาวซีดหนีบเข้าหากันอย่างตกใจ แรงบีบรอบศีรษะยิ่งทำให้ไทเรสรู้สึกแนบชิดกับคนรักมากขึ้น ปากทรงกระจับรูดขึ้นลงอย่างเนิบช้า สร้างสัมผัสให้อีกฝ่ายค่อย ๆ เรียนรู้อย่างนุ่มนวล มือหนึ่งนวดคลึงสะโพกนุ่มให้ร่างเกร็งขนัดผ่อนคลาย อีกมือเอื้อมไปกอบกุมมือสั่นเทาที่กำผ้าปูที่นอนแน่น ความอ่อนโยนของเขาได้ผล ตัวตนที่เหี่ยวเฉาตามสภาพจิตใจมาเนิ่นนานค่อย ๆ ตื่นขึ้นอย่างช้า ๆ ในปากของเขา ในขณะที่ปากขยับลิ้นอุ่นก็โลมเลียเพิ่มสัมผัสวาบหวามให้กับมันไปด้วย เสียงหลงแสนน่ารักหลุดออกมาจากคนถูกปลุกเร้า มือที่ลูบศีรษะของเขาชักกลับ แต่ไทเรสดึงรั้งมันกลับมาก่อน “ไพ ฉันอยากฟังเสียงของนาย” ไทเรสพูดทั้งที่ยังไม่ถอนปากไปจากปลายยอด พาให้ท้องน้อยวูบวาบจนเอวบางบิดแอ่น บางทีไทเรสก็รู้จักเขาดีเกินไป แม้กระทั่งว่าเขากำลังจะปิดปากอีกฝ่ายก็ยังรู้ทัน “แต่ แต่มันน่าอาย” “มันเพราะมากเลยต่างหาก ไพ ให้ฉันได้ฟังเสียงของนายนะ” มือบางลดแรงดึงลง ไทเรสจึงกดศีรษะกลับไปครอบครองแ
บทที่ 104จับตัวแดนสังหารเสียงการสนทนาและภาพการต่อสู้จากกล้องติดตัวของเจ้าหน้าที่ทั้งหลายไม่ได้ฉายขึ้นแค่บนหน้าจอของแผนกกลยุทธ์ แต่ยังมีที่ห้องประชุมคณะรัฐมนตรี ห้องประชุมใหญ่รวมหน่วยงานที่เกี่ยวข้องกับภารกิจทั้งหมด รวมไปถึงบนจอมอนิเตอร์ในห้องวิจัยส่วนตัวของผู้อำนวยการสถานีวิจัยใต้สมุทรด้วยไทเรสช
บทที่ 96โลกที่ไม่ได้ล่มสลายไทเรสไม่ได้รับพลังจากเจ้านายมานานแล้ว แม้เขาจะใช้แรงจนเหนื่อยใกล้ตาย หิวโหยจนแทบจะเห็นต้นไม้เป็นมนุษย์ รู้ตัวอีกทีก็มีเปลือกไม้อยู่เต็มปาก ก็ยังไม่มีวี่แววของพลังสีดำแต่เขาจะหมดพลังตายไม่ได้ เขาต้องไปดูด้วยตาตัวเองว่าที่ปลายทางนั้นคือคนที่เขาคิดใช่หรือไม่ซอมบี้ไทเรสเร
บทที่ 95เส้นทางทมิฬความมืดมิดแสนเงียบสงบพาให้ทั้งร่างผ่อนคลาย ดั่งนอนทอดกายอยู่ในหลุมดำที่ดูดกลืนซึ่งความกังวล ดูดกลืนสิ่งที่มนุษย์อ้างว่าทำให้ตนสูงส่งกว่าสัตว์ชนิดอื่นอย่างอารมณ์ ความรู้สึก ไม่เหลือสิ่งใดไว้ในร่างกลวงเปล่าให้คอยพะว้าพะวงอีก“ฉันขอโทษที่ช่วยนายไว้ไม่ได้ ไพเรนทร์”ในสีดำไร้แสงกลับ
บทที่ 90ความตายสีดำ“ดาวเทียมในเครือข่ายของทูมอร์โรว์เน็ตเวิร์กที่ขึ้นตรงต่อรัฐบาลโลกมีดาวเทียมสื่อสารยี่สิบดวงและดาวเทียมระบบนำทางสิบสี่ดวง โดยดาวเทียมสื่อสารสามารถใช้ระบบนำทางได้เช่นกัน แต่ไม่ดีเท่า ตอนนี้เลยยังครอบคลุมไม่ได้ทั่วทั้งโลก ส่วนใหญ่รวมตัวกันใกล้พื้นที่เขตการปกครองที่หนึ่ง ยิ่งไกลจาก




![[Unlimited Money] ระบบเงินทุนไร้ขีดจำกัด](https://www.goodnovel.com/pcdist/src/assets/images/book/43949cad-default_cover.png)
