ปู้ยี่ปู้ยำ เกิดใหม่ทั้งทีดันมีหนุ่มหล่อให้เลือกถึง7คน

ปู้ยี่ปู้ยำ เกิดใหม่ทั้งทีดันมีหนุ่มหล่อให้เลือกถึง7คน

last updateLast Updated : 2025-05-01
Language: Thai
goodnovel16goodnovel
Not enough ratings
64Chapters
2.2Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

ย้อนเวลาไปสมัยต้าชิง แต่ไม่ใช่ปู้ปู้จิงซินไม่มีหม่าเอ่อไทลั่วซี มีเพียงหมาน้อยเก๊ามู่เฉินที่จะมาสร้างความวุ่นวายพร้อมกับองค์ชายที่งอกมาอีกหนึ่งองค์

View More

Chapter 1

เกิดใหม่

Sebuah mobil mewah berhenti di depan gerbang. Kepala keluarga Wright, Edward Wright menoleh ke belakang untuk memastikan keadaan.

Dia menatap putrinya yang berambut cokelat tengah duduk tanpa rasa gelisah sama sekali. Dialah orang yang akan menjadi tokoh utama kali ini.

"Kau yakin akan baik-baik saja untuk membiarkannya berpakaian seperti itu?" Edward bertanya kepada sang istri, Kaitlyn Hutton.

Dia bertanya mengenai pakaian putri bungsunya, Hazel. Dia hanya mengenakan gaun putih sederhana berlengan bishop dan tulle skirt. Rambut cokelat tuanya diurai dan terlihat sedikit berantakan. Matanya yang bulat besar megerjap polos, terlihat menggemaskan.

Sedangkan putri sulungnya, Lilian mengenakan gaun biru langit yang dipenuhi dengan renda putih dan taburan mutiara, menonjolkan keanggunan luar biasa yang dimiliki oleh anak berusia delapan tahun. Rambut kepangnya jatuh di atas bahu dan poninya dijepit dengan jepit rambut mutiara.

Bahkan orang awam pun akan tahu ada kesenjangan diantara keduanya dalam sekali lihat.

Kaitlyn melirik putri bungsunya. Meskipun gaun yang digunakan simpel, namun itu berkali-kali lipat lebih baik dibanding dengan baju lusuh yang digunakan Hazel dalam kesehariannya.

"Tidak apa-apa. Pemilik mansion akan mengiranya orang yang rendah hati."

Kaitlyn melambaikan tangan, memberi tahu Edward bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

"Baiklah." Edward mengangguk.

Pemilik mansion di depan mereka adalah kepala keluarga Anderson. Keluarga itu termasuk keluarga yag paling berpengaruh di ibu kota. Namun yang membuat keluarga ini spesial adalah rumornya yang merupakan keluarga mafia.

Meski kebenaran rumor itu masih dipertanyakan namun tetap membuat Anderson ditakuti.

Begitu urusan mereka disini berjalan lancar, maka beberapa masalah mereka akan terselesaikan.

Karena itulah mereka berakhir di ruang tamu mansion mewah tersebut, disuguhi beberapa cemilan ringan dan duduk menunggu.

"Ibu, siapa, kita temui?" Hazel bertanya dengan kalimat berantakan, tidak paham mengapa mereka berakhir di tempat seperti ini.

"Jangan--" Kaitlyn awalnya ingin membentak Hazel, mau mengingat dimana dia saat ini, dia hanya bisa meredam emosinya dan menunjukkan kasih sayang palsu, "kita akan menemui seseorang yang istimewa."

Hazel mengangguk-angguk meski dia tidak memahami maksud dari Kaitlyn.

Ia memilih untuk membenamkan dirinya di cemilan menggiurkan dihadapannya. Terutama cokelat belgia dan puding gyukaku, Hazel tidak bisa berhenti menelannya.

"Permisi, keluarga Wright." Kepala pelayan yang tadi memandu jalan itu kini memanggil mereka. "Akan saya antar ke ruang kerja Tuan Anderson."

Hazel meraih cokelat belgia yang tersisa di meja dan memasukkannya ke dalam mulutnya dengan cepat. Mungkin karena terlalu banyak makanan di mulutnya, dia membutuhkan waktu lebih lama untuk mengunyah dan mulutnya menggembung dalam waktu lama.

***

Ruang kerja itu adalah ruangan yang menakjubkan. Semua warna di ruangan tersebut didominasi dengan warna hitam dan emas hingga terlihat berkelas dan mewah di saat yang bersamaan.

Terutama dengan pemilik mansion yang tengah bekerja. Dia memiliki fitur wajah yang tegas dan dingin dengan mata berwarna hitam yang tajam. Dagunya runcing dan hidungnya mancung. Dia mengenakan sebuah kemeja berwarna hitam dan dasi yang terpasang erat di kerahnya.

Auranya yang dingin dan tak tersentuh membuat penampilannya sempurna. Dia merupakan William, pria yang menjadi kepala keluarga Anderson.

Mungkin hal itu jugalah yang mengakibatkan adanya ketegangan dalam percakapannya dengan Edward dan Kaitlyn. Meski begitu, Hazel tidak mengerti percakapan mereka sama sekali.

"Baiklah, aku menerimanya." Kalimat William itu membuat anggota keluarga Wright menghela nafas lega.

Mendengar kalimat tuannya, kepala pelayan yang tadinya berdiri di sudut ruangan mengeluarkan koper hitam dan memberikannya kepada Edward.

Edward membukanya. Dia mendapatkan tumpukan uang yang tersusun rapi. Setelah memeriksa ketebalannya, dia bisa yakin bahwa uang tersebut mencapai sepuluh milyar, seperti yang dijanjikan.

Itu adalah harga yang lebih baik dibanding menjual manusia di pasar gelap.

"Baiklah, Hazel, berikan salam kepada Tuan Anderson. Beliau adalah orang yang akan merawatmu kelak." Edward tersenyum lebar kepada Hazel.

"Me, merawatku?" Hazel kesulitan menafsirkan kalimat Edward.

"Benar." Edward mengangguk.

"Kalau begitu, selamat tinggal, Hazel ." Kaitlyn melambaikan tangannya dengan ekspresi bahagia.

Hazel yang ditinggalkan dipaksa untuk memahami semua rangkaian peristiwa dan percakapan orang dewasa yang terjadi di depannya.

Setelah beberapa saat, air mata mulai menggenang di pelupuk matanya.

"Hazel dijual?" Hazel bertanya.

Hidungnya telah memerah dan bibirnya melengkung ke bawah. Matanya yang bulat dan besar berair. Siapapun yang melihatnya akan tersentuh.

"Kenapa kamu baru menyadarinya?" Lilian menyeringai, menatap tak percaya. " Aku tahu kamu bodoh, tapi aku tidak menyangka kau akan sebodoh ini."

Lilian melangkah maju hingga hanya berjarak satu setengah meter diantara mereka.

"Dari awal, ayah dan ibu memang berniat menjualmu karena kamu semakin merepotkan. Awalnya mereka ingin menjualmu ke pasar gelap. Namun harga yang ditawarkan oleh Tuan Anderson lebih menggiurkan. Kau lihat itu?" Lilian menunjuk koper hitam yang dibawa oleh Edward, terkikik. "Itu sepuluh milyar, bodoh." Kini telunjuknya mengarah ke Hazel. "Dan itu hargamu."

Air mata Hazel turun, membasahi pipinya. Lilian sama sekali tidak peduli. Dia mendorong Hazel hingga gadis itu jatuh terduduk.

Begitu mereka hendak keluar dari ruangan tersebut, suara dingin William kembali terdengar.

"Tuan Wright, ingatlah, bahwa setelah kau keluar dari ruangan itu, kau tak pernah memiliki hubungan darah dengan putrimu dan tidak memiliki hak apapun tentangnya." Nadanya tegas dan entah kenapa kalimatnya membuat Edward merasa ciut.

"Saya mengingatnya, Tuan." Itu jugalah yang ia tuliskan di perjanjian mereka tempo hari.

Keluarga Wright segera keluar dari ruangan, merasa sesak dengan aura William.

Kini ruang kerja William sunyi, menyisakan isakan tangis seorang gadis kecil yang terduduk di lantai yang dingin.

Namun tidak terpikirkan oleh William bahwa Hazel akan menangis meraung-raung, isakan gadis itu pelan dan tidak terdengar mengganggu sama sekali. Dia hanya terus menatap pintu tertutup di depannya, seolah menunggu kedatangan seseorang.

William melirik Albert, kepala pelayan yang ada di sampingnya. Dia memberi kode agar ia mengurus Hazel. Bagaimanapun, kedua anaknya lelaki dan mereka lebih sering protes atau bernegosiasi jika mereka tidak terima.

Dan untuk pertama kalinya William merasa itu semua lebih baik dibanding isakan pelan yang terdengar lebih menyakitkan.

"Untuk saat ini, Nona Hazel lebih membutuhkan anda dibanding saya yang merupakan kepala pelayan, Tuan." Albert menolak.

William melotot. Jika dia bisa mengatasi Hazel, tidak mungkin dia akan meminta bantuan kepada Albert.

"Sepuluh milyar, berapa?" Suara yang jernih dan kekanakan itu memecah sunyi. Dia mengangkat kedua tangannya, merentangkan sepuluh jarinya. "Apa lebih dari ini?" Matanya megerjap polos.

"..apa maksudmu?" William bertanya.

"Lilian, hargaku 10 milyar." Hazel menjawab, mengangkat kedua tangannya lagi. "Apa lebih banyak, dari ini?" Dia mengulang pertanyaannya dengan kalimat yang patah-patah.

William mengangguk dengan bingung. Dia bertanya-tanya sistem perhitungan di kepala kecilnya.

"..kau tidak sedih?" William bertanya heran.

Hazel menatap William dengan mata besarnya. Ketika dia akan menangis lagi, gadis itu bertanya sesuatu yang tidak bisa dibayangkan olehnya.

"Kenapa aku harus sedih?" Hazel bertanya balik. "Ayah akan menjemputku, kan?"

William menghela nafas. Gadis kecil itu jelas gagal memahami situasi yang sedang terjadi.

"Ayahmu menjualmu padaku." William menjelaskan. "Dia tidak akan pernah menemuimu lagi."

"Menjual?" Hazel mengulangi kalimat William. "Apa itu?"

William terdiam seketika. Dia merasa bahwa bernegosiasi mengenai kesepakatan kerja sama akan lebih mudah dibanding dengan ini.

"Menjual itu berarti suatu barang ditukar dengan harga yang senilai."

William menjelaskan. Begitu dia melihat gadis itu masih menatapnya, dia tahu bahwa Hazel belum memahami kalimatnya. "Itu berarti ayahmu memberikanmu kepadaku dan aku memberinya uang." William bahkan menggunakan tangannya untuk menunjuk, supaya Hazel lebih mudah memahami kalimatnya.

Albert diam-diam merasa lucu. Semua orang akan bilang bahwa William adalah seseorang yang begitu berpengalaman dalam bidang bisnis, mafia yang ditakuti oleh seluruh dunia hitam, juga seseorang yang bisa meruntuhkan suatu perusahaan dalam sekejap.

Namun saat ini, William justru sedang berjongkok untuk menenangkan seorang gadis kecil, mencoba menjawab seluruh pertanyaannya.

"Ayah, menjualku, kepadamu." Hazel menunjuk dirinya, lantas menunjuk William. Gadis itu menutup mulutnya seketika, menyadari suatu fakta yang mengejutkan dirinya. "Ja, jadi aku, dimakan?" Pupil matanya bergetar ketakutan. "Jangan makan aku, aku tidak enak, wuwuwu..." Dia memegangi kepalanya dan tubuhnya mulai bergetar.

"Tidak, aku adalah ayahmu sekarang"

"Jadi ayahku, kamu?" Hazel bertanya.

To be continue...

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters
No Comments
64 Chapters
เกิดใหม่
กาลครั้งหนึ่งนานมาแล้ว คริสผู้ซึ่งไม่เคยมองโลกในแง่ดีใบหน้าเรียบเฉยถึงกระนั้นก็ยังดูดีเพราะเป็นคนผิวขาวใบหน้าหล่อเหลาจมูกโด่งเป็นสันดวงตาดำขลับขนตางอนยาวเป็นลูกครึ่งไทยจีนมีแม่เป็นคนจีน คิ้วดกดำขมวดเข้าหากันมองไปยังแพใหญ่ที่เพื่อนของเขากำลังดื่มกิน เร่งเครื่องสปีดโบ๊ทให้กระแทกไปบนพื้นน้ำ“คริส! มึงไม่ใส่ซูชีพวะ”คริสไม่มีทางจะได้ยินเพราะเสียงที่ดังกระหึ่ม สปีดโบ๊ทหักเลี้ยวออกห่างจากฝั่งไปไกลขึ้นจนแทบมองไม่เห็นแพ คริสเริ่งความเร็วราวกับโกรธใครมาน้ำที่กระเซ็นใส่ใบหน้าให้ความรู้สึกสดชื่น ภูเขาสูงข้างหน้ามองดูราวกับภาพฝันใต้พื้นน้ำข้างหน้าที่สปีดโบ๊ทกำลังจะแล่นผ่าน มีตอไม้มหึมาจมอยู่ใต้น้ำทำความเสียหายให้เสื้อหรือสปีดโบ๊ทที่วิ่งผ่านมานับครั้งไม่ถ้วน ปกติถ้าไม่ใช่หน้าฝนจะมองเห็นตอได้ชัดเจน แต่อนิจจาตอนนี้เป็นหน้าฝนทำให้สปีดโบ๊ทของคริสพุ่งเข้าใส่ด้วยความเร็วสูง ความตกใจมือของคริสแทนที่จะผ่อนคันเร่งแต่กลับบิดคันเร่งจนสปีดโบ๊ทเหินขึ้นไปด้านบนพลิกตกลงมากระแทกที่ศีรษะของคริสจนรู้สึกเจ็บปวดอย่างแรง เลือดสีแดงเจือจางด้วยสายน้ำที่โอบรอบร่างหมดสติ จมดิ่งลงไปใต้ท้องน้ำ.“เฮือก!”“พี่สี่! เจ้าหมาน้
Read more
เลือก
อันนี้มันปู้ปู้จิงซินชัดๆ ด้วยสมองอันชาญฉลาดของคริสหรือเก๊ามู่เฉินทำให้วิเคราะห์เรื่องนี้ได้ไม่ยาก“จะยากอะไรส่งคนผู้นี้ไปทรมานให้คายความจริงออกมา”องค์ชายเก้าอ้ายซิ่นเจี๋ยหลัวอิ๋นถังท่าทีเย่อหยิ่งแม้จะมีใบหน้าหล่อเหลาแต่สายตาไม่เป็นมิตร“น้องเก้า ทำอย่างนั้นก็เท่ากับไร้ความยุติธรรม เสด็จพ่อทรงสั่งสอนให้เราทั้งหมดยึดมั่นคุณธรรม คนไม่ผิดจะลงทัณฑ์ง่ายดายได้อย่างไร” อิ๋นสือปรามเบาๆ น้ำเสียงนุ่มนวลชวนฟัง“องค์ชายแปดมาเพื่อการนี้ ตั้งใจปกป้องเขา พูดให้พี่สี่ดูแย่ว่าพี่สี่ไร้คุณธรรมเพื่อปกป้องคนของท่าน” อิ๋นเสียงยิ้มเหยียด“น้องสิบสาม เจ้าประเมินพี่แปดต่ำไป ข้าไม่ได้มีเจตนากล่าวร้ายพี่สี่”“ข้าไม่รู้จักใครทั้งนั้น ก็แค่คนเลี้ยงม้า” เก๊ามู่เฉินแก้สถานการณ์โดยเร็ว หากปล่อยไว้ต้องมีการประลองกระบี่กันแน่“เลี้ยงม้า?” คนทั้งหมดอุทานออกมาพร้อมกัน“เลี้ยงม้าอยู่ในน้ำอะเหรอ” อิ๋นถีแหนบ“ท่านไม่รู้จักม้าน้ำหรอ” เก๊ามู่เฉินถามกลับทันควันคนทั้งหมดส่ายหน้าถอนหายใจ“ข้าเห็นเจ้าลับๆ ล่อๆ ก่อนที่ข้าจะซัดฝ่ามือเข้าใส่จนตกลงไปในน้ำดีนะที่องค์ชายสามช่วยเจ้าไว้ไม่อย่างนั้นข้าจะปล่อยให้เจ้าจมน้ำตาย เจ้าผ่
Read more
องค์ชายผู้ถูกลืม
ในห้องมีกองตำราหนังสือวางกระจัดกระจายตามชั้นหนังสือและพื้น หากจะเดินจำต้องใช้เท้าเขี่ยแหวกทางหากไม่อยากเหยียบตำราบนพื้นที่ล้วนแต่เป็นตำราสำคัญ โต๊ะในสุดกลางห้องที่แดดส่องถึงอ่อนๆ แต่กระนั้นก็ยังมีฝุ่นเกาะเกรอะกรังเจ้าของห้องนั่งเขียนตำราอย่างขะมักเขม้นไม่สนใจผู้ที่ก้าวเข้ามาแม้แต่น้อยอ้ายซิ่นเจี๋ยหลัวอิ๋นจื่อองค์ชายสามผู้รูปงาม ริมฝีปากสีแดงระเรื่อผิวขาวจนเกือบซีดทว่าผมเผ้ารุงรังเพียงแค่มัดรวบไว้ลวกๆ อย่างเร่งรีบแขนเสื้อและมือมีรอยเลอะหมึกสีดำเป็นแถบ เสื้อผ้าหน้าผมถูกละเลยไม่เรียบร้อยหรูหราประณีตเหมือนองค์ชายทั่วไป“ข้าไม่แปลกใจเลยหากจะมีใครสักคนหายไปในห้องพี่สาม”อิ๋นถีใช้เท้าเขี่ยตำราบนพื้นพลางมองสำรวจ ไม่บ่อยนักจะมีธุระให้มาเจอพี่สาม อิ๋นจื่อเงยหน้าขึ้นมาหันซ้ายหันขวาก่อนจะกล่าวอย่างสับสน“ใคร มีใครหายไปในห้องข้า”“พี่สามน้องสิบสี่แค่เปรียบเปรย ทำไมท่านปล่อยให้ห้องรกแบบนี้” อิ๋นเสียงตอบยิ้มๆ“ข้าแค่เอาตำราทุกเล่มที่จำเป็นต้องใช้เข้ามาในห้อง นั่นเจ้าสิบสี่เจ้าเอาเท้าเขี่ยตำราเชียวหรือ”อิ๋นจื่อลุกขึ้นและหยิบตำราที่พื้นขึ้นมาวางกองบนโต๊ะหนังสือตัวเอง เมื่อเงยหน้าก็สังเกตเห็นเก๊ามู่เ
Read more
ไมโครเวฟ
“ขอบคุณองค์ชายสาม”ดูจากท่าทีและคำเรียกแล้วอิ๋นเจิ้งและองค์ชายสามคงไม่สนิทกันถึงขั้นไม่ลงรอยแต่จะด่วนสรุปยังเร็วไป เขาต้องตอบตามความจริงละทิ้งอคติ“เจ้าเข้าไปที่จวนพี่สี่ทำไม เข้าไปได้ยังไง”“ข้าไม่รู้ ข้าจำไม่ได้”“เจ้ามีญาติพี่น้องหรือไม่”“ข้าไม่มี” อิ๋นจื่อขมวดคิ้วด้วยเป็นคนที่ชอบคิดวิเคราะห์“งั้นก็อยู่ที่นี้ช่วยงานข้าสักพักคงไม่เป็นปัญหา อยู่จนกว่าน้องสี่จะหายสงสัย”อิ๋นจื่อหันไปเก็บตำราต่อเหมือนหมดคำถามแค่นี้จริงๆ เก๊ามู่เฉินรีบลุกขึ้นตั้งใจจะช่วยแต่กลับถูกอีกฝ่ายห้ามทันทีอย่างแตกตื่น“นั่งก่อนเถอะ นั่งก่อนเถอะ เจ้าบาดเจ็บไว้หายดีจริงๆ แล้วข้าจะใช้งานเจ้าเอง”“ไม่เป็นไรๆ งานง่ายๆ แค่นี้ข้าทำได้”“งั้นก็ตามใจ”เก๊ามู่เฉินเดินไปเก็บตำราและเศษกระดาษที่ทั้งขยำและฉีกโยนไปทั่วห้อง โห้ อย่างเยอะเลย แอบดูนิดหน่อยคงไม่เป็นไรในเมื่อก็จะทิ้งอยู่แล้วเห็นๆ เมื่อแกะกระดาษออกดูก็พบตัวหนังสือเต็มหน้ากระดาษ บางแผ่นมีภาพวาดและบางแผ่นมีสูตรที่เขาเห็นแล้วเวียนหัวกระทันหันแต่ก็แปลกใจจนอดไม่อยู่“เห้ย องค์ชายสาม!”“หืม? เจ้าตกใจอะไร” อิ๋นจื่อหันมองอย่างงุนงงและเห็นเก๊ามู่เฉินอ่านกระดาษที่ยับยู่ยี่ข
Read more
มิตรภาพ
“มันเขียนว่าอะไร” อิ๋นจื่ออดจะยื่นหน้ามาดูไม่ได้เก๊ามู่เฉินพับกระดาษเก็บอย่างเรียบร้อย อย่างน้อยนี่ก็คือของทางประวัติศาสตร์ที่เป็นลายมือองค์ชายเก้าในอดีตเขียนขึ้นเอง แต่ของชิ้นนี้เกรงว่าเมื่อว่างเขาจะต้องเอาไปเผาพร้อมพริกเกลืออย่างแน่นอน!“เจ้าอย่าคิดมากเลย เขาก็เป็นเช่นนั้นแต่ข้าขอเตือนเจ้า อยู่ให้ห่างเถอะ”“ข้าคงไม่ได้วุ่นวายอะไรพวกท่านหรอก…ข้าคงอยู่เป็นตัวประกอบนั้นแหละ” เพราะในประวัติศาสตร์ไม่มีชื่อเขานี่ ถูกไหมฮ่าฮ่าฮ่า“เช่นนั้นก็ดี เจ้าเก้าดีร้ายไม่อาจคาดเดาอีกทั้งยังเป็นอีกคนที่ข้าดูไม่ออกพอเช่นเดียวกับเจ้าสี่และเจ้าแปด”เป็นเช่นนั้นจริงๆ เก๊ามู่เฉินเริ่มชินกับการช่วยอิ๋นจื่อหยิบจับหาหนังสือตำราตอนนี้ ผ่านไปเพียงแค่สามวันเขาก็ทำงานคล่องขึ้นเยอะมาก อาจเพราะเขาเก็บตำราตามหมวดหมู่แล้ว เลยหยิบจับง่ายขึ้นกว่าก่อนหน้านี้แต่สงบสุขไม่ทันไรเสียงเจื้อยแจ้วของอิ๋นเอ๋อก็ดังขึ้นก่อนที่ตัวเจ้าของเสียงอันร่าเริงจะปรากฏพร้อมอิ๋นถี“เก๊ามู่เฉินนนนน มาาาเล่นนนกานนน”เก๊ามู่เฉินกลอกตาอย่างเบื่อหน่าย อิ๋นเอ๋อแวะมาหาเขาทุกวันและเอาแต่ชวนคุยจนอิ๋นจื่อบางครั้งยังต้องถึงขั้นนวดขมับ คำที่ว่าไม่สร้า
Read more
กระจ่าง
อิ๋นถีที่ดื่มไปมากแล้วกำลังมองเก๊ามู่เฉินที่ยามนี้ไม่สนใจจะดื่มจะกินต่อแล้ว ทำเพียงวุ่นวายกับกระดาษกับที่อิ๋นถังให้มา อิ๋นถีเท้าคางบนโต๊ะมองเก๊ามู่เฉินที่มือตวัดพู่กันไปมาปากพึมพำ“เจ้าทำอะไร”“เรียบร้อย เอคือหนึ่งจุดหกสามศูนย์สามและบีคือหนึ่งจุดแปดสี่สามหนึ่ง”เก๊ามู่เฉินลุกขึ้นชูกระดาษสองใบโห่ร้องด้วยความดีใจจนองค์ชายทั้งสามสะดุ้งโหยง อิ๋นถังทำสุรากระฉอกโดนมือก็ขมวดคิ้วหันมาตำหนิเขา“เป็นบ้าอะไรอีก”“มีเรื่องน่าสนใจหรือเก๊ามู่เฉิน” อิ๋นเอ๋อรีบเข้ามาดูเสียงอ้อแอ้ไม่บอกก็รู้ว่าเมามาย“ดูนี่ ดูไว้ ของขวัญขอบคุณสำหรับองค์ชายสามจากเจ้าคนเลี้ยงม้าผู้แสนกตัญญู” กล่าวชื่นชมตัวเองหน้าด้านๆอิ๋นถีที่มองอยู่ตลอดก็หัวเราะเบาๆ“เจ้านี่จะว่าไปก็มีอารมณ์ขันใครกันจะยอมรับน้ำใจจากคนเลี้ยงม้าแล้วถือว่าเป็นบุญคุณ”“หา ข้ารื้อฟื้นแทบตายกว่าจะไขคำตอบได้” ลำพังองค์ชายสามผู้นั้นที่ไม่รู้ว่าใช้เวลากี่เดือนกี่วันจึงเห็นกระดาษถูกทิ้งบนพื้นห้องเกลื่อนกลาด“อืมมมเห็นจะจริง จะเอาไปให้พี่สามเลยหรือไม่”“ไม่ ข้าต้องถามเขาสักนิด ว่ามันสำคัญหรือไม่”“ข้าเคยได้ยินว่าเสด็จพ่อมอบหมายบางอย่างให้พี่สามไขความกระจ่างแต่
Read more
กระจ่าง2
“เจ้าสิบสี่ พี่สี่ทำอะไรเปิดเผยจริงใจไม่เหมือนพี่แปดที่ปิดบังซ่อนเร้นภายนอกโปรยคำหวานแต่ข้างในยากหยั่งถึง”“ข้ายอมให้เขาโปรยคำหวานดีกว่าต้องมาทนดูสีหน้าบึ้งตึงของพี่สี่”“นี่ไง! สำเร็จแล้วววว เก๊ามู่เฉินเจ้าใช่ไหม เจ้าทำเป็นเจ้าใช่ไหม” มีบางคนที่อยู่เหนือความขัดแย้งอิ๋นจื่อตะโกนเสียงดังอย่างดีใจกอดกระดาษแผ่นนั้นไว้แน่นคล้ายกลัวกระดาษจะหายไป อิ๋นจื่อวิ่งออกไปอย่างรวจเร็วกระโดดคว้าตัวเก๊ามู่เฉินที่นอนนิ่งกำลังจะหลับใหลมากอดไว้แน่นอย่างดีใจก่อนจะผละออกและเขย่าให้เก๊ามู่เฉินตื่นเต็มตา อิ๋นเจิ้งและอิ๋นเสียงที่ตามมามองอย่างงุ่นงงมีเพียงอิ๋นถีที่ยิ้มกว้างเหมือนภูมิใจ“อะไร อะไร องค์ชายสาม ท่านใจเย็นๆ” เก๊ามู่เฉินสะลึมสะลือ“เจ้าใช่ไหม เจ้าทำใช่ไหม กระดาษพวกนี้ข้าเห็นเจ้าเอาวางไว้”“ท่านอ่านแล้วหรือ”“ใช่ ไป ไปกับข้าเดี๋ยวนี้เลย”“เดี๋ยวๆ ไปไหนองค์ชายสาม ข้าจะนอนข้าเวียนหัว”อิ๋นจื่อกำรอบข้อมือเก๊ามู่เฉินแน่นพยายามจะดึงเขาให้ลุกขึ้นจากที่นอน อิ๋นเจิ้งกระแอมเสียงดังทีหนึ่งก่อนจะเลิกคิ้วและถามอย่างใจเย็น“นี่มันเรื่องอะไรกันองค์ชายสาม ข้าไม่เข้าใจ”อิ๋นจื่อไม่ได้สนใจเสียงอย่างอื่นแต่โวยวายเ
Read more
ไทม์แมชชีน
เก๊ามู่เฉินยิ้ม วิธีนี้แพร่หลายเป็นบทเรียนสำหรับลูกหลานโดยมีคนที่คอยสร้างสูตรให้เป็นหนังสือเรียน“มอบทองสามหีบเงินห้าหีบ และแต่งตั้งให้เก๊ามู่เฉินรั้งตำแหน่ง ซงมิงต้าจื่อ (ผู้ฉลาดรอบรู้ที่อยู่กับองค์ชายสาม) ”“ขอบพระทัยฝ่าบาท”เก๊ามู่เฉินหุบยิ้มไม่ได้ รวยแล้วโว้ยยย แบบนี้ให้หนีไปใช้ชีวิตข้างนอกได้ด้วยตัวคนเดีวยแบบหรูๆ เริ่ดๆ ไม่ต้องทนรับความตึงขององค์ชายสี่และไม่ต้องยุ่งกับเรื่องแย่งชิงที่จะมาถึงระหว่างทางเดินกลับเก๊ามู่เฉินหันหน้าหันหลังเป็นห่วงหีบทองและหีบเงินในมือขันที ทั้งๆ ที่พวกเขาคงไม่มีโอกาสยักยอกไปไหนได้เพราะว่าเดินตามหลังเขาและองค์ชายสามมาขนาดนั้น“ไหนๆ เจ้าก็ได้รางวัลตั้งขนาดนี้ ช่วงนี้อยากไปเที่ยวเล่นพักผ่อนที่ไหนก็ไปเถอะ”“องค์ชายสาม ข้าย้ายออกเลยได้หรือไม่”“ย้ายออก? ..เจ้ามีตำแหน่งที่เสด็จพ่อแต่งตั้งให้แล้ว เจ้าคิดจะไปไหน”อิ๋นจื่อถามพลางหันไปชี้นิ้วสั่งให้ขันทีนำหีบทองและหีบเงินไปเก็บในห้องของเก๊ามู่เฉิน เก๊ามู่เฉินยืนอ้าปากตาค้าง“ข้าไปไม่ได้หรือ เดี๋ยวสิๆ ทำไม”“ตำแหน่งของเจ้าชื่อก็บอกแล้วว่าต้องอยู่ข้างๆ ข้าช่วยงานข้า และเจ้าก็ยังไม่หลุดจากข้อสงสัยของน้องสี่”“งั้น
Read more
ไทม์แมชชีน
“ไหนๆ ดูหน่อย”เก๊ามู่เฉินใช้ฝ่ามือลูบไปตามแผ่นไม้ก่อนจะร้องตกใจและพลิกมือขึ้นดูเห้ยมีระบบป้องกันตัวเองด้วย แม่งมีเสี้ยนบาดมือ อันนี้ดีๆเก๊ามู่เฉินลองสำรวจอย่างระวังและพยายามไม่จับต้องมั่ว ถ้าพังขึ้นมานี่งานหยาบเลย หรือซวยสุดๆ คือถูกส่งไปยุคอุ๋งก้า ถ้าเป็นแบบนั้นท่าจะบ้าแล้วแต่สำรวจจนแน่ใจกลับไม่พบว่ามีอะไรที่ดูจะเหมือนไทม์แมชชีนสักอย่างไม้สี่แผ่นนี้ก็แค่ไม้จริงๆ ที่น่าตกใจก็มีแค่ที่มันตีเส้นตารางไว้ละเอียดมากๆ พร้อมตัวเลขอารบิกแค่นั้นเอง ไม่มีตรงไหนที่ดูเหมือนเป็นกลไกที่เป็นไทม์แมชชีนพาข้ามเวลาสักนิด!“เก๊ามู่เฉิน?” เสียงหนึ่งทำเอาความคิดสะดุดลงและตกใจ“เฮ้ย!”อิ๋นจื่อโพล่ขึ้นที่ประตูและเอ่ยทักจนเก๊ามู่เฉินสะดุ้งตกใจแทบกระโดดหนี“ท่านอย่ามาแบบไม่ให้สุ่มไม่ให้เสียงแบบนี้สิ ข้าหัวใจจะวายตาย”“อย่าจับต้องของในห้องมั่วซั่วแบบนั้นหากมีอะไรพังขึ้นมาข้าจะลำบาก”อิ๋นจื่อเดินเข้ามาพยายามดันเก๊ามู่เฉินออกไปจากห้องและปิดประตูตามหลัง แม้จะไม่ดูร้อนรนหรือมีพิรุธแต่ท่าทีผลักไสแบบนี้ก็น่าสงสัย“องค์ชายสามท่านรู้จักไทม์แมชชีนไหม”“หือ? อะไร”“แล้วแผ่นไม้สี่แผ่นนั้นเล่า ไม่ใช่ของท่านหรือ”“ของข้า
Read more
องค์ชายสี่
“เก๊ามู่เฉิน”“เอ้า น้องสิบสี่เจ้ามาไวจัง พี่แปดบอกเจ้ารึยัง”“บอกข้าหมดแล้ว ดูท่าเขาจะทำความดีความชอบใหญ่จริงๆ ข้ารู้ตั้งแต่เห็นเขาพยายามในวันนั้นแล้ว” อิ๋นถียิ้มอย่างภาคภูมิใจ“ข้าไม่คาดคิดมาก่อนเลย แค่เห็นเขาจัดเรียงตำราให้ข้าอย่างเป็นระเบียบและพยายามแยกประเภท ข้าก็คิดว่าเขาอาจเป็นคนที่เจ้าระเบียบและพอมีความรู้นิดหน่อยเท่านั้น”“แล้วเขาไปไหนเล่า ไม่ได้อยู่ช่วยงานพี่สามที่นี่หรือ ทำไมปล่อยข้ารอ”อิ๋นถีขมวดคิ้วมองไปรอบห้องและชะโงกดูข้างนอก อิ๋นจื่อถูกถามแบบนั้นก็ได้แค่เงียบและถอนหายใจเสียงดัง ทำเป็นไม่ได้ยินคำถามไม่ตอบอะไรเพียงกลับมาก้มหน้าเขียนหนังสือต่อ“เขาตื่นสายหรือพี่สาม”“ข้าพูดตามตรงเพราะเจ้าถามแล้วกัน เขา…ไม่อยากไป”“เดี๋ยว ทำไมเพราะข้าหรอ ไหนพี่แปดบอกเขาถึงขั้นโวยวายพี่สาม”“ข้าไม่รู้ เมื่อวานเขาออกปากเองว่าอยากหนีแต่พอข้าบอกให้ไปทำงาน เจอเขาอีกทีเขาก็ยืนยันจะอยู่และไม่อยากทำให้น้องสี่สงสัยมากกว่าเดิม ข้าสงสัยว่านั้นคืออุบายใหม่ของเขา เจ้าไปกับเขาก็ดูแลดีๆ อย่าให้หนีจะดีที่สุด ข้าไม่อยากมีปัญหากับเจ้าสี่ที่เย็นชาคนนั้น” อิ๋นจื่อถอนหายใจยาวอิ๋นถีพยักหน้ารับเบาๆ ตอนแรกเขาต
Read more
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status