Mga Nobela
Maikling Kwento

Mga Genre

Mafia×
Lahat
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Romansa Menggoda
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Mga Tauhan

27
Pelakor×
Lahat
Psikopat
Mandiri
Pelakor
Munafik
Wanita Kuat
Mafia
Istri Muda
Cinta Pertama
Kejam
Teman Masa Kecil
Dokter
Cinta Sejati
Pengasuh
Bestie
Pengganti
Guru
Bucin
Menantu
Sekretaris
Identitas Tersembunyi
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Teman Sekamar
Ipakita pa

Kwento at Setting

27
Lahat
Dewasa 18+
Menggoda
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Sistem
Perundungan
Kehamilan
Penebusan
Nikah Kontrak
One Night Stand
Cinta Lama Bersemi Kembali
Kekuatan Super
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Petualangan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Pusat Perhatian
Ipakita pa

Tema

15
Lahat
Plot Twist
Drama
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Multi POV
Semangat
Ipakita pa

Mga Maiikling Kuwento at Nobelang Pelakor Mafia

Tuklasin ang koleksyon ng mga nakakaengganyong maiikling kuwentong Pelakor Mafia, na may kapana-panabik na mga banghay at kuwentong talagang makapagdadala sa iyo sa mundo ng istorya. Perpekto para sa mga mambabasang naghahanap ng mga kuwentong kayang basahin sa loob ng isang oras at mabilis ngunit nakakaengganyong babasahin online.
Jatuh Cinta Pada Sahabat Ayah - Mafia nobela & mga-kwento
KarenW
Aku pernah jatuh cinta pada sahabat ayahku, pria yang seharusnya kupanggil "Om", Kael Viraya. Awalnya, aku sempat berpikir dia juga mencintaiku. Kami bahkan punya janji konyol, yaitu kalau aku sudah berusia 27 tahun dan masih ingin bersamanya, kami akan bersama secara terbuka. Namun, lima hari sebelum ulang tahunku yang ke-27, tanpa sengaja aku mendengarnya berkata bahwa dia tidak pernah menyukaiku, bahwa dia akan menikahi cinta masa kecilnya. Seolah-olah itu belum cukup menyakitkan, dia bahkan berencana menjadikan pernikahan itu sebagai cara untuk benar-benar menyingkirkanku dari hidupnya. Jadi, akhirnya aku melakukan satu hal yang seharusnya sudah kulakukan sejak lama, yaitu menerima bahwa aku dan dia tidak akan pernah berada di dunia yang sama, lalu menghilang dari hidupnya untuk selamanya.
Kau Bukanlah Mempelai Pengantin Prianya! - Mafia nobela & mga-kwento
Velvet
Tiga hari sebelum pernikahanku, Angga membatalkannya untuk yang ke lima puluh dua kalinya. Dia datang ke rumah mode di Paleris untuk menyetujui bordiran lambang pada gaun pengantinku, tetapi begitu aku melangkah keluar dari tirai ruang ganti, dia langsung mengambil sarung pistol dan radionya. “Bajingan Torino itu menghancurkan kebun anggur Bella, mereka mengepung perkebunannya. Luna ketakutan, jadi aku harus pergi sekarang. Pernikahannya kita tunda.” Dulu, aku pasti akan menghentikannya dan menuntut jawaban siapa yang lebih penting baginya, aku atau Bella. Kali ini, aku hanya membiarkannya saja. Tiga puluh menit kemudian, Bella mengunggah momen di media sosialnya: [Kaulah satu-satunya tempat berlindung bagiku dan putriku.] Foto itu menunjukkan gambar Angga yang sedang memeluk Bella erat-erat, dengan Luna di gendongannya dan memanggilnya papa. Mereka tampak seperti sebuah keluarga sungguhan. Orang tuaku menghela napas. “Sephia, apa pernikahanmu kali ini dibatalkan lagi? Kita sudah mengirim undangan ke setiap keluarga ternama di kota ini. Bagaimana dampaknya nanti terhadap kehormatan Keluarga Bundari?” Aku menggelengkan kepala, lalu mengetuk undangan cadangan. "Pernikahan ini tetap berjalan. Tiga hari lagi, aku akan tetap menjadi pengantin. Hanya saja, bukan dengan Angga."
Serangan Balik Mematikan dari Mantan Istri - Mafia nobela & mga-kwento
Anonima
Ini keenam kalinya Daniel Fletcher melemparkan surat kesepakatan cerai sialan itu ke hadapanku dan memaksaku untuk menandatanganinya. Kali ini, aku tidak melawan. Daniel meletakkan pena yang dipegangnya. Pada saat itu, keheningan yang mencekam menyelimuti ruangan. Mata cokelat tuanya yang tajam menatapku lekat-lekat, seakan ingin menembus jiwaku. "Kenapa kali ini kamu begitu penurut, Samantha?" "Apa kamu lagi-lagi berencana memainkan suatu trik? Jangan lupakan statusmu, Nyonya Samantha." Aku melepas cincin rubi yang melambangkan identitas nyonya besar klan tersebut, cincin yang disematkan Daniel saat melamarku di suatu pulau. Aku pun meletakkan cincin itu perlahan di atas meja kerja yang pernah bersimbah darah dan tumpukan uang itu. Suaraku terdengar datar tanpa perasaan, seperti orang mati. "Nggak ada, Daniel. Aku cuma … lelah. Duniamu terlalu bising."
Cinta Suamiku Terbagi Untuk Wanita Lain - Mafia nobela & mga-kwento
KarenW
Saat aku hamil tiga bulan, wanita yang disebut sebagai adik tiri dari suamiku, Ruby, muncul di depan pintuku. Dengan perut buncitnya, Ruby berkata, "Nyonya, karena hari perkiraan kelahiran anakku sudah sangat dekat, aku pikir kamu harus tahu ... pewaris Bos ada di dalam perutku." Ruby meletakkan semuanya di hadapanku mulai dari foto-foto intimnya dengan Kaleb, catatan transfer uang mingguan yang dikirim Kaleb padanya, dan bahkan akta dari sebuah vila. Tanggal paling awal dari semua ini terjadi adalah saat aku kehilangan bayi pertama kami dan dokter berkata aku akan sulit untuk bisa hamil lagi. Selama bertahun-tahun ini, aku terus menjalani program bayi tabung dan berusaha keras untuk bisa mengandung anak kami lagi. Sementara itu, Kaleb malah bermain-main dengan wanita yang disebut sebagai adik tirinya itu. Jika Kaleb memang sangat menginginkan wanita lain, aku akan membiarkannya memiliki wanita itu. Lagi pula, aku memang sudah tidak berniat untuk tinggal di sini lagi. Aku sudah merencanakan kepergianku.
Pewaris yang Kubawa Pergi - Mafia nobela & mga-kwento
Melati
Sudah delapan tahun aku menikah. Aku menerima warisan bernilai ratusan triliun yang kakek tinggalkan untukku dan suamiku, seorang kepala mafia. Ketika pengacara melakukan proses serah terima, dia malah menemukan buku nikahku palsu. Warisan ratusan miliar itu pun jatuh hanya padaku seorang diri. "Nona Yura, sistem menunjukkan Anda sudah bercerai sejak setahun lalu. Suami Anda, Pak Tommy, sekarang istri sahnya adalah Merry." "Sekarang Anda berstatus lajang." "Dengan begitu, Pak Tommy tidak berhak atas warisan ini." Merry adalah cinta lama Tommy, perempuan yang dulu pergi ke luar negeri. Aku sempat tidak rela saat melihat pesan dari pengacara. Ternyata kasih sayang dan perhatian Tommy selama ini hanyalah kebohongan. Awalnya aku sudah menyiapkan kejutan di hari peringatan pernikahan kami. Aku ingin memberitahunya bahwa aku hamil. Itu kabar yang kami tunggu selama delapan tahun. Tapi sekarang aku sadar, mungkin sebenarnya dia tidak pernah menantikannya. Aku mengusap perutku dan berpikir dalam hati. Meski anak kembarku lahir tanpa ayah, tetap tidak masalah. Aku hanya harus pergi dari tempat yang penuh kebohongan ini.
Nyawa Kandunganku, Ganti Kebahagiaan Anak Wanita Lain - Mafia nobela & mga-kwento
Lucky
Pada hari pemeriksaan kehamilanku, aku baru tahu kalau suamiku, sang bos mafia, sudah memesan operasi pengguguran kandungan untukku alih-alih paket perawatan masa nifas. Awalnya aku pikir dia salah pesan dan bahkan sempat ingin menggodanya, tetapi Vigo berbicara dengan nada datar. "Aku nggak salah pesan. Ada sesuatu yang harus aku kasih tahu sama kamu." "Aku sudah lama punya wanita lain. Dia wanita baik-baik. Dia nggak menginginkan status ataupun mengambil posisimu sebagai Nyonya Besar." "Tapi dia baru hamil belum lama ini. Aku sudah terlalu banyak membuatnya menderita. Aku nggak bisa membiarkan anaknya ikut menanggung penderitaan juga. Anak itu harus memakai nama Keluarga Margono." Aku membeku di atas ranjang pemeriksaan, suaraku bergetar tak terkendali. "Kalau begitu, kenapa kamu mau menggugurkan anakku?" Dia mengusap gel USG di perutku lalu tersenyum tipis. "Aku ingin kamu mengadopsi anak Gina. Aku menggugurkan kandunganmu karena takut nanti kamu bakal pilih kasih dan memperlakukan anaknya berbeda." Dia menyerahkan formulir persetujuan itu dengan wajah tenang, seolah-olah semua ini hal biasa. "Aku janji kamu bakal tetap menjadi Nyonya Besar. Nggak bakal ada siapa pun yang bisa menggantikan posisimu." Aku menatapnya lama sekali sebelum akhirnya didorong masuk ke ruang operasi. "Sudahlah." "Vigo, kamu akan menyesali ini setiap hari selama sisa hidupmu." Dia tidak tahu bahwa aku adalah satu-satunya wanita di dunia yang bisa memberinya seorang anak.
Ditinggal 17 Kali, Kini Aku Pemimpin Mafia - Mafia nobela & mga-kwento
Lotus
Malam sebelum pernikahan yang ke-17, suamiku, yang seorang mafia, berjanji kali ini pernikahan kami akan tenang tanpa gangguan. "Merry, kali ini aku janji," katanya dengan sungguh-sungguh. "Aku sudah bilang pada Agnes, besok, sekali pun langit runtuh, dia harus menanggungnya sendiri." Kandunganku sudah memasuki bulan kelima. Aku dan Lewis sudah bersama selama tiga tahun. Kini, aku hamil lima bulan, tetapi belum pernah sekali pun kami berhasil menggelar pernikahan. Sebab sebelumnya, dia sudah membatalkan pernikahan kami sebanyak enam belas kali. Setiap kali itu terjadi, alasannya selalu sama, yaitu karena adik angkatnya, Agnes. Pertama, katanya demam. Aku menemaninya semalaman di rumah sakit tanpa sempat ganti gaun pengantin, yang ternyata Agnes hanya flu ringan. Kedua, katanya sakit jantung. Lewis langsung pergi meninggalkanku, padahal sebenarnya dia sedang asyik mengobrol bersama teman-temannya sambil minum teh. Ketiga, katanya takut petir. Lewis meninggalkanku di tengah sumpah pernikahan, membiarkanku berdiri sendirian di depan para tamu. Namun, kali ini berbeda. Tiga hari lalu, aku menerima sepucuk surat dari Vireka Utara. Ayahku, kepala Keluarga Damian, secara pribadi mengirim undangan agar aku pulang. Jika kali ini Lewis masih memilih pergi demi Agnes, maka aku akan menghilang untuk selamanya.
Menyerahkan Diri Untuk Pernikahan Seharga 5 Juta - Mafia nobela & mga-kwento
Panefi
Pada hari keluarga kami runtuh, aku menarik ayahku turun dari atap gedung. Para penagih utang mengepung di depan pintu, menggunakan ibu yang sudah stadium akhir kanker paru-paru untuk mengancamku, memaksaku melunasi utang judi ayah sebesar lima juta dolar dalam waktu tiga hari. Aku berbalik dan menyetujui lamaran bos mafia Lorenzo dari Keluarga Witaria. Syaratnya, aku ingin lima juta dolar. Di ujung telepon, dia terdiam selama tiga detik, lalu tertawa pelan, "Sepakat." Lorenzo adalah mantan sekutu ayahku, pewaris Keluarga Witaria. Kami sudah berpacaran selama tiga tahun, aku kira dia mengerti kesulitanku. Namun baru setengah tahun setelah menikah, dia membawa seorang wanita bernama Ainslie pulang ke rumah. Aku bahkan belum sempat bicara, sebuah perjanjian pranikah dilempar ke wajahku. "Jangan lupa posisi kamu. Bukankah dulu kamu menjual seluruh hidupmu padaku seharga 5 juta dolar? Dengan harga itu, cukup untuk membeli seumur hidup kamu tunduk dan merendah, bukan?" Aku mengepalkan tangan, Kukuku menancap ke daging dan aku tak mampu membantah. Sampai suatu hari penyakit ibu kambuh, tagihan obat di rumah sakit selalu kurang 500 dolar. Di telepon, dia berkata dengan suara dingin, "Kamu ini ketagihan jadi perempuan matre ya?" Di saat yang sama, dia menghabiskan 50 juta dolar untuk membeli kalung bagi Ainslie. Untuk merayakan bahwa Ainslie memberikan malam pertamanya kepadanya. Perawat mendorong pintu untuk ketiga kalinya, "Nona, biaya obat Anda ...." Aku tersenyum tipis, lalu menyetujui permintaan Ainslie. Aku memulai siaran langsung, mengumumkan ke publik bahwa aku tidak pernah mencintai Lorenzo. Pernikahan yang dibeli seharga lima juta itu, juga sudah waktunya berakhir.
Paket Terkirim dengan Selamat, Istri Ditinggalkan - Mafia nobela & mga-kwento
Myosotis
Pukul 04.00 pagi. Bandara Internasional Kelala. Aku matikan mode pesawat. Sesaat kemudian, layar HP-ku nyala. Notifikasi pertama yang muncul adalah sebuah unggahan Instagram dari suamiku. Daniel Suhardi. Ketua Mafia Pemimpin Keluarga Suhardi. Unggahan itu dibuat pukul 03.30 pagi. Sebuah foto punggung Sara Guwina. Dengan tulisan: [Penjemputan ke-50 selesai. Paket sudah diantar dengan aman.] Satu jam sebelumnya, pesawat yang aku tumpangi alami turbulensi udara yang sangat parah. Dalam hitungan detik, pesawat itu jatuh dua ribu kaki. Aku cengkeram sabuk pengaman sekuat tenaga hingga buku-buku jariku memutih. Surat ancaman dari keluarga saingan yang sudah kusut tertekan di antara tulang rusukku, terasa tajam seperti bilah pisau. Di detik-detik ketika pesawat itu jatuh tanpa kendali. Di tengah kepanikan yang hampir telan aku, hanya ada satu pikiran yang terus membara dalam kepalaku: Kalau aku selamat, kalau Daniel tunggu aku di pintu kedatangan, aku akan robek surat mutasi ke Dulako itu. Aku akan tetap tinggal. Namun, nggak ada panggilan tak terjawab, nggak ada pesan, nggak ada apa pun. Dia terlalu sibuk urusin Sara. Dia tahu jadwal penerbanganku. Dia hanya nggak peduli. Empat tahun pernikahan. Lima puluh kali pengawalan bersenjata lengkap untuk Sara. Sedangkan untuk seratus dua belas kali penerbangan jarak jauh yang aku lakukan selama empat tahun yang sama, perlakuan paling spesial yang pernah aku dapat cuma seorang sopir dengan mobil sedan tanpa tanda pengenal. Bahkan pada malam ketika anak buah Keluarga Gibran buntuti aku dari Mepore, dan aku harus kunci diri selama enam jam di kamar mandi sebuah restoran. Daniel baru angkat teleponku saat fajar tiba, setelah aku coba ke dua belas kali. Mutasiku ke Dulako sudah dikonfirmasi. Surat perjanjian perceraian yang sudah aku tandatangani tersimpan di dalam tasku. Dan kali ini adalah terakhir kalinya aku kembali demi dirinya.
Keberpihakan Suami - Mafia nobela & mga-kwento
Snail
Saat aku hamil tiga bulan, teman masa kecil suamiku, Nathan Carl yang juga seorang ketua mafia, kembali. Semua orang berkata, kalau saja Yelita Phil tidak tiba-tiba pergi tiga tahun lalu, aku tidak mungkin menjadi istri Nathan. Kini, Yelita telah kembali. Aku harus menyingkir dan memberi tempat untuknya. Jelas, Nathan juga berpikir begitu. Ia membiarkan Yelita berkali-kali menyakitiku, bahkan anakku pun menjadi korban saksi dari cinta mereka. Akhirnya aku benar-benar putus asa. Aku memutuskan untuk pergi dan mengakhiri segalanya dengan Nathan. Namun saat aku benar-benar menghilang dari hadapannya, Nathan justru seperti orang gila, mencariku ke seluruh penjuru dunia.
Pacar Bodohku Salah Memilih Korban - Mafia nobela & mga-kwento
KarenW
Pacarku, Marko, akhirnya mengundangku untuk makan malam Natal bersama keluarganya. Tapi aku pingsan dalam perjalanan ke sana. Dalam keadaan setengah sadar, aku mendengar dia berbisik, “Maaf, Erin. Para preman itu bilang kau tipe bos mereka. Kau terlalu cantik, Sayang. Salahkan saja itu, bukan aku.” “Jangan takut. Kalau kau membantuku melunasi utang … mungkin mereka akan mengizinkanku mendapatkanmu kembali. Aku akan menebus semuanya seumur hidupmu, aku sumpah.” Dia membawaku melewati pintu belakang sebuah kasino. Kasino milik keluargaku. Ternyata bos yang dia maksudkan … adalah kakakku sendiri. Sejak orang tua kami meninggal dalam baku tembak, kakakku telah mengambil tanggung jawab penuh atas diriku. Lebih dari sekadar kakak, dia telah menjadi sosok ayah dan pelindungku. Pacarku yang bodoh itu seharusnya takut. Dia tidak tahu betapa keras kakakku melindungiku, atau betapa kejam dia terhadap siapa pun yang berani menyakitiku.
Belenggu Sang Bos Mafia - Mafia nobela & mga-kwento
Lotus
Seminggu sudah berlalu, dan Tonny akhirnya menyadari bahwa aku tak lagi meminta-minta uang padanya. Saking senangnya, pria itu sampai meluangkan waktu untuk mengirimiku pesan singkat, sebuah pujian yang langka. [Sayang, akhirnya kamu paham juga caranya jadi istri ketua mafia yang pantas.] Dia bahkan menambahkan janji manis. [Obat khusus buat ibumu sudah aku kirim. Selama kamu bersikap manis dan tidak serakah, aku akan kasih segalanya buat kamu.] Tonny tidak tahu, saat pesan itu masuk, aku sedang berdiri di depan mesin cetak, menunggu lembar demi lembar surat cerai keluar. Saat itu aku masih mengenakan gaun usang dari tiga tahun yang lalu. Di balik kemewahan statusku sebagai istri ketua mafia yang ditakuti, tak ada yang percaya bahwa untuk sekadar membeli pembalut pun, aku harus mengemis pada Helen, orang kepercayaannya. Aku pun harus mengajukan izin tiga hari sebelumnya hanya untuk bisa keluar rumah. Tonny selalu berdalih bahwa itu semua demi melindungiku. "Di luar sana terlalu berbahaya, Sayang. Kamu cukup diam di rumah aja." Namun, segalanya hancur seminggu yang lalu. Saat Ibu kritis, aku memohon pada Helen agar mengizinkanku pergi tanpa melewati prosedur birokrasi yang konyol itu. Helen sengaja menahanku selama lima hari dan baru melepaskanku setelah Ibu mengembuskan napas terakhir. Obat khusus? Buat apa lagi? Ibu sudah tiada, dan kesabaranku pun sudah habis.
Lenyap Usai Kata Pisah - Mafia nobela & mga-kwento
An Smith
Setelah empat tahun pernikahan, satu tanda tangan dari dirinya sendiri akhirnya membebaskanku, meski dia sama sekali tidak sadar apa yang sudah dia tandatangani. Aku adalah Sofia Wijaya, istri bayangan dari Revan Mahendra, pewaris keluarga mafia paling berkuasa di kota ini. Tapi saat kekasih masa kecilnya, Olivia Kartika yang gemerlap dan penuh keistimewaan itu kembali, aku akhirnya mengerti, aku hanya sementara. Jadi aku memainkan langkah terakhirku. Aku menyodorkan dokumen di atas mejanya, gugatan cerai yang kusamarkan sebagai formulir universitas rutin. Revan menandatanganinya tanpa menoleh lagi, ujung pena menggores kertas sama sembrono seperti dia memperlakukan sumpah pernikahan kami, tanpa sadar kalau dia baru saja mengakhiri pernikahan ini. Namun aku melangkah pergi membawa lebih dari sekadar kebebasan. Tersembunyi di balik mantelku, ada pewarisnya yang belum lahir, rahasia yang kelak bisa menghancurkannya ketika ia sadar apa yang telah ia lepaskan. Dan sekarang, pria yang dulu bahkan tidak pernah memperhatikanku itu sedang mengguncang dunia untuk mencariku. Dari apartemen megah sampai ke selokan dunia bawah tanah, tak ada sudut yang ia lewatkan. Namun aku bukan mangsa lemah yang hanya menunggu untuk ditangkap. Aku bangkit dan membangun diriku lagi, di tempat di mana bahkan satu orang pun dari Keluarga Mahendra tidak bisa mengikutiku. Kali ini, aku tidak akan lagi memohon cintanya. Justru dia yang akan memohon cintaku.
Ahli Waris yang Terlupakan - Mafia nobela & mga-kwento
KarenW
Obat-obatan itu menghilang pada saat salah satu transaksi keluarga kami, dan semua orang tahu itu kesalahan adik tiriku, Emily. Sekarang, pihak saingan kami menuntut seseorang dikirim kepada mereka, ditahan sebagai sandera sampai utang itu dilunasi. Tunangan dan keluargaku semuanya sepakat bahwa orang itu harus aku. "Emily sudah terluka dalam misi itu, kamu lebih kuat. Kamu pasti bisa mengatasinya sementara kami mencari solusinya." Aku tahu saat ini akan tiba, makanya aku menandatangani namaku. Dalam lima hari, aku akan dikirim pergi. Aku telah memutuskan bahwa tidak peduli apa yang terjadi, entah aku hidup atau mati, aku sudah muak dengan keluarga dan tunanganku. Pada hari-hari terakhir itu, aku memberikan semua yang aku miliki. Mengenai kasino? Kuberikan pada adik angkatku yang selalu mengincarnya dengan iri. Uang di rekeningku? Untuk ayahku yang tidak pernah melewatkan kesempatan untuk mengingatkanku betapa tidak bergunanya aku. Cincin pertunangan? Kukembalikan pada pria yang selama ini hanya pura-pura. Mereka tidak menyadari ada yang janggal. Mereka hanya tersenyum, senang karena tiba-tiba aku menjadi penuh perhatian. Ketika mereka menyadari aku telah pergi untuk selamanya, dan Emily yang rapuh adalah kehancuran bagi mereka, apakah mereka masih akan tersenyum seperti itu? Apakah mereka masih akan terlihat begitu puas?
Nyawaku di Ujung Kematian Saat Dia Bersenang-senang - Mafia nobela & mga-kwento
Scarlett Flame
Di tahun ketika pacarku paling miskin, aku memutuskan hubungan dengannya. Beberapa tahun kemudian, dia menjadi bos mafia dan menggunakan segala cara untuk menikahiku. Semua orang berkata, aku adalah cinta pertama yang tak bisa dia lupakan, istri yang paling dia hargai. Namun belakangan, dia membawa pulang wanita yang berbeda setiap malam hingga aku benar-benar menjadi bahan tertawaan semua orang. Aku tidak menangis ataupun marah, hanya diam di kamarku sendiri. Aku tidak pernah mengganggu kesenangannya. Elton marah besar. Dia menciumku dengan kasar, lalu bertanya dengan suara rendah, "Kamu nggak cemburu?" Namun, Elton tidak tahu bahwa aku sedang sakit. Dia bisa membeli setengah kota dengan kekerasan, ancaman, dan uang. Dia bisa membeli kebebasanku, pernikahanku, dan terbenam dalam pelukan wanita lain setiap malam .... Namun, dia tidak tahu bahwa hidupku hanya tersisa tujuh hari lagi.
Tak Lagi Buta, Masa Depanmu yang Hancur - Mafia nobela & mga-kwento
Helina
Hari ketika penglihatanku pulih, Jessica Andini sang dokter pribadi itu, melakukan gerak bibir di hadapanku kepada suamiku yang seorang bos besar mafia, "Pelumasnya aku kasih dua kali lipat malam ini, aku jamin bikin kamu merasa kayak di surga, Tuan Bos-ku sayang." Aldo mengecup mataku, tapi dia malah membalas dengan bahasa bibir yang sama, "Dasar nakal, mulut kamu sama yang di bawah sana, dua-duanya bikin aku gila karena cinta." Keduanya saling melempar senyum dan mengira aksi mereka benar-benar tidak bercelah. Mereka berdua tidak tahu kalau mataku tidak hanya sudah sembuh total, tetapi aku juga sangat ahli dalam membaca bahasa bibir. Aku menatap botol pelumas yang terpajang dengan santainya di dalam lemari dinding itu. Aku tidak membuat keributan, melainkan diam-diam mengirimkan sebuah pesan singkat, [Ayah, aku mutusin buat pulang ke rumah.] Tiga hari lagi, aku akan menghilang sepenuhnya. Yang tersisa bagi mereka hanya aset 200 triliun yang sudah dikuras habis serta sebotol "pelumas" yang sudah aku ganti dengan lem industri berkekuatan super.
Pengkhianatan Terbesar Suamiku - Mafia nobela & mga-kwento
Flower
Di tahun ketiga pernikahanku dengan Jovan, tiba-tiba adik angkatnya, Jenny, mengirimkan sebuah video kepadaku. Aku membukanya dan melihat Jovan mengikat adik angkatnya di kepala ranjang menggunakan dasi yang baru saja kuberikan padanya. Sementara adik angkatnya terbaring telanjang di bawahnya, tanpa henti memanggilnya sebagai suami. Setelah itu mereka berpelukan erat. Jenny melingkarkan lengannya di leher Jovan dan merengek, “Kakak, aku nggak suka cincin yang kamu berikan padaku itu. Ambil saja dan berikan pada Kakak Ipar, anggap saja itu hadiah ulang tahun dariku.” Keesokan harinya, aku duduk di restoran mewah. Menatap kursi kosong di seberangku dengan pikiran melayang. Tiba-tiba, wakilnya mendorong kue besar ke arahku. “Pak Jovan ada urusan mendadak, jadi dia meminta saya mengantarkan hadiah ulang tahun ini untuk Nyonya.” Kotak itu berisi cincin, persis seperti cincin yang tidak diinginkan adik angkatnya. Lalu, sebuah foto baru dikirimkan ke ponselku. Jovan sedang menemani adik angkatnya berobat di rumah sakit. Aku tidak menangis atau membuat keributan. Aku dengan tenang menandatangani perjanjian perceraian. Lalu meminta seseorang menyiapkan sebuah pesta pernikahan. “Nyonya, siapa nama pengantin pria dan pengantin wanita yang harus ditulis?” “Jovan Gunawan dan Jenny Gunawan.” Tujuh hari kemudian, aku akan membiarkan seluruh dunia melihat betapa liarnya Ketua Mafia yang selalu serius itu, bermain-main secara pribadi dengan adik angkatnya.
Saat Aku Pergi, Kerajaannya Runtuh - Mafia nobela & mga-kwento
Serein M
Tiga tahun lalu, adik laki-laki suamiku hadang peluru untuknya. Karena itu, Gavin Kalil bawa janda saudaranya, Eliza Marzani, ke dalam rumah kita. Sementara aku cuma “Istri” secara status saja. Dalam segala hal, aku harus ngalah demi Eliza. Suatu kali, Eliza pura-pura iris pergelangan tangannya sendiri. Dia tuduh aku sebagai penyebabnya. Gavin langsung cekik leherku. Niat membunuh menyala di matanya. “Pergi. Keluarga Kalil nggak butuh wanita licik dan kejam seperti kamu.” Dia berikan yayasan keluarganya ke Eliza sebagai “penebusan.” Padahal itu seharusnya milikku. Kali ini, aku nggak berkata apa-apa. Waktu dia sedang tanda tangani setumpuk kontrak bisnis, aku selipkan surat perceraian di antaranya. Beberapa hari kemudian, dia sadar aku nggak pulang. Gavin pun cari aku di seluruh Kota Cellini. Namun, dia nggak pernah temukan aku. Saat itulah dia lihat surat putusan perceraian itu. Akhirnya dia ngerti. Aku telah pergi untuk selamanya. Hari itu, raja kota Cellini yang nggak tersentuh … hancur berkeping-keping.
Kau Pilih Dia, Aku Bawa Anakmu Pergi! - Mafia nobela & mga-kwento
Cocojam
Malam sebelum aku seharusnya menikah dengan pewaris Keluarga Moro, aku mendapati rentetan 99 pesan teks mesum di ponsel Leo, tunanganku. Seorang wanita bernama Via Cokro, memberi tahu Leo bahwa dia mencintai Leo. Sangat mencintainya. Tanpa tahu malu sama sekali. Dia memohon pada Leo supaya membatalkan pernikahan kami, mengancam akan bunuh diri jika Leo tetap melanjutkan pernikahan ini. Aku langsung bereaksi. Aku menyodorkan ponsel itu ke wajah Leo untuk menuntut penjelasan. Keheningan terasa abadi sebelum Leo akhirnya angkat bicara. "Kakaknya itu Alan, wakilku. Dia kena tembak demi aku. Aku sudah janji padanya akan menjaga adiknya." "Jeny, kita tumbuh bersama. Kamu tahu cuma kamu satu-satunya di hatiku. Aku janji bakal urus ini, aku akan memutus hubungan dengannya." Aku mencari kebohongan di mata Leo. Akhirnya aku menelan rasa getir dalam tenggorokanku dan memilih untuk memercayai Leo. Pernikahan pun tetap dilanjutkan. Pernikahan ini bukan sekadar tentang kami berdua. Ini adalah perjanjian yang ditandatangani dengan darah antara dua keluarga. Dan, Tuhan tolong aku, aku masih mencintainya. Namun, di hari pernikahan kami, saat kami berdiri di altar dengan janji yang hampir diucapkan, Leo menerima telepon. Itu dari dia, Via. Dia sedang berada di jembatan dan mengancam akan melompat. Menuntut supaya Leo segera datang sekarang juga. Cincin berlian yang hanya sejengkal dari jariku, jatuh berdenting ke lantai batu gereja. Tidak ada sepatah kata pun. Tidak ada satu pun penjelasan. Leo pergi begitu saja. Meninggalkanku, keluarga kami, masa depan kami... Meninggalkanku berdiri sendirian di altar. Dalam kabut air mata, aku berteriak padanya, "Leo, kalau kamu keluar dari pintu itu, kita putus!" Jawaban satu-satunya dari mulut Leo, diucapkannya sambil berjalan menjauh, "Dia butuh aku." Leo tidak pernah menoleh ke belakang. Aku pun menghilang dari dunia Leo dan tidak pernah menoleh ke belakang sambil mengandung anaknya.
Manis di Bibir, Pahit di Takdir - Mafia nobela & mga-kwento
Nora
Devan Atmadja, pria yang katanya mencintaiku sepenuh hati. Di mata orang lain, dia adalah suami teladan… pria idaman. Namun, dia telah mengkhianatiku tiga kali. Pertama kali, tiga tahun lalu. Sahabatnya, Dion Prasetya, meninggal demi menyelamatkannya. Devan menyembunyikan semuanya dariku, lalu diam-diam menikah dengan pacar Dion, Keira Maheswari. Hatiku saat itu hancur. Aku sudah bersiap pergi. Namun, malam itu juga, dia mengirim wanita itu ke luar negeri, lalu berlutut di hadapanku, memohon dengan penuh kesedihan. “Viona… Dion mati demi aku. Aku harus menjaga istrinya. Surat nikah itu hanya jaminan untuk Keira. Setelah membalaskan dendam Dion, aku akan menceraikannya. Satu-satunya wanita yang kucintai… hanya kamu!” Dan bodohnya… aku memaafkannya. Setahun kemudian, Devan justru mengumumkan status Keira sebagai nyonya besar keluarga di depan semua media. Dia kembali memberiku penjelasan. “Keira adalah putri tunggal Keluarga mafia Maheswari. Pernikahan ini adalah bentuk aliansi demi membalas dendam untuk Dion! Kami sudah sepakat, setelah semua selesai, aku akan menceraikannya… lalu menikahimu!” Lagi-lagi aku percaya padanya. Kemudian setahun lalu, di sebuah pesta, Devan dijebak dan menghabiskan malam bersama Keira. Dia menutupinya dariku. Sampai dua minggu lalu, ketika aku melihatnya sendiri, dia menemani wanita itu melakukan pemeriksaan kehamilan di rumah sakit. Dengan tatapan yang tak sanggup bertemu denganku, dia berbisik, “Viona, ini cuma kecelakaan. Setelah dia melahirkan, aku akan mengirimnya pergi. Anaknya akan diasuh orang tuaku, dan seumur hidup mereka tak akan pernah muncul di hadapanmu.” Dengan dalih cinta, Devan membuatku terus mengalah. Tapi hari ini… aku sadar. Tak ada lagi masa depan untuk kami. Sudah saatnya… aku pergi.
PREV
12
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status