Novels
Short Stories

Genres

All
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Romansa Menggoda
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Characters

27
Mandiri×
All
Psikopat
Mandiri
Pelakor
Munafik
Wanita Kuat
Mafia
Istri Muda
Cinta Pertama
Kejam
Teman Masa Kecil
Dokter
Cinta Sejati
Pengasuh
Bestie
Pengganti
Guru
Bucin
Menantu
Sekretaris
Identitas Tersembunyi
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Teman Sekamar
Show more

Plot & Setting

27
All
Dewasa 18+
Menggoda
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Sistem
Perundungan
Kehamilan
Penebusan
Nikah Kontrak
One Night Stand
Cinta Lama Bersemi Kembali
Kekuatan Super
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Petualangan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Pusat Perhatian
Show more

Themes

15
All
Plot Twist
Drama
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Multi POV
Semangat
Show more

Mandiri Short Stories & Novels

Discover a collection of enchanting Mandiri short stories that explore the depths of passion. Perfect for readers seeking one-hour short stories to inspire and ignite their imagination about Mandiri.
Kepergian Istri Ketua Membuatnya Gila - undefined novels & stories
Ivy
Aku sudah menikah dengan Axel selama tiga tahun. Semua orang takut pada kekejamannya, tapi dia selalu lembut padaku. Namun, segalanya berubah sejak Ella tertembak saat melindungi Axel dalam baku tembak enam bulan lalu. Pria itu selalu mengatakan bahwa Ella terluka demi menyelamatkannya, jadi aku harus mengalah. Di gala keluarga paling bergengsi, suamiku, Ketua Axel datang dengan sekretarisnya, Ella, dengan menggandeng lengannya. Di dada Ella, tersemat bros rubi yang melambangkan posisi nyonya keluarga. "Ella terkena peluru demi menyelamatkanku. Dia suka bros itu, jadi kubiarkan dia pinjamkan sementara. Gimana pun juga, kamulah satu-satunya nyonya di sini. Jaga sikapmu." Aku tidak membantah. Aku hanya melepaskan cincin pernikahanku dan mengeluarkan surat cerai. "Karena dia sangat menyukainya, untuk dia saja. Termasuk posisi di sisimu. Itu juga kurelakan." Axel menandatanganinya tanpa ragu, senyum dingin terukir di wajahnya. "Permainan manipulatif macam apa yang sedang kamu mainkan sekarang? Kamu yatim piatu, terpisah dari keluargamu, kamu nggak akan bertahan tiga hari di Silia. Aku akan menunggumu kembali sambil memohon padaku." Aku mengeluarkan sebuah ponsel satelit terenkripsi yang sudah tiga tahun tidak kugunakan. Axel tidak tahu bahwa sebenarnya aku adalah putri bungsu keluarga mafia tertua di Eroka. Namun, keluarga kami dan keluarga Axel selalu bermusuhan. Demi menikah dengannya, aku mengganti namaku dan bahkan memutus hubungan dengan ayah serta kakakku. Panggilan itu tersambung. Aku menarik napas dalam-dalam dan berbisik, "Ayah, aku menyesal. Kirim seseorang untuk menjemputku dalam dua minggu."
Suami dan Putraku Alergi Terhadapku Setiap Musim Dingin, Aku Memilih Pergi - undefined novels & stories
Tiana
Musim dingin telah tiba lagi. Setiap musim dingin, suami dan putraku akan mengalami alergi terhadapku tanpa alasan yang jelas. Seluruh tubuh mereka akan dipenuhi ruam dan penyebab alerginya tidak diketahui sampai sekarang. Oleh karena itu, mereka menjaga jarak denganku dan pindah ke rumah lain. Bahkan ketika aku jatuh dan kepalaku berlumuran darah, mereka juga tidak kembali. Meskipun aku dirawat di rumah sakit setelah kecelakaan mobil, aku tetap harus menghadapinya sendirian. Kami menjadi keluarga yang paling asing karena aku bisa membunuh mereka. Aku menanggung dinginnya musim dingin sendirian dan menunggu dalam kesepian. Aku tidak berhenti berharap musim semi yang hangat akan membawa kembali keluargaku yang tercinta. Namun, aku tidak sengaja mendengar percakapan mereka. "Papa, kita cuma bisa ketemu Mama Nancy di musim dingin setiap tahun. Memangnya kita nggak bisa buat alergi ini berlangsung sedikit lebih lama lagi?" Mama Nancy? Teman masa kecil suamiku? Suamiku mengacak-acak rambut putra kami. "Mengonsumsi terlalu banyak obat alergi itu nggak baik. Mama Nancy juga akan khawatir. Papa akan bawa kamu kemari kalau ada waktu." Putraku pun bertepuk tangan. "Hore! Aku paling suka permen mangga di musim dingin! Dengan begitu, aku bisa bertemu Mama Nancy lagi!" Mangga adalah alergen mematikan yang selama ini berusaha kuhindarkan dari putraku! Setelah berdiri lama di tengah angin dingin, aku diam-diam pulang. Ketika musim semi kembali, aku menarik kembali semua perhatianku. "Makan saja apa pun yang kamu mau. Kalau kamu merasa aku menganiaya anak, silakan hubungi polisi. Aku nggak mau hak asuhmu."
Luka Seorang Ibu Rumah Era 80-an - undefined novels & stories
Tansera
"Lina, apa sudah kamu pikirkan baik-baik, setengah bulan lagi kita berangkat ke ibu kota?" Lina Watson menjawab pelan, tetapi tegas, "Ya." "Baguslah! Guru dan istri guru sudah menunggumu di ibu kota." Di seberang telepon, guru tidak tahan untuk bertanya lagi, "Tapi kudengar kamu sudah berkeluarga di sana selama delapan tahun, apa kamu benaran rela meninggalkan ayah dan anak itu? Lalu bagaimana dengan Alan? Kudengar anak itu lebih dekat dengan ayahnya. Apa dia mau ikut denganmu?" Lina tersenyum getir. "Alan sudah nggak mengakui aku sebagai ibunya, mana mungkin dia mau ikut denganku. Aku akan membawa Alicia." Sang guru di seberang hanya bisa menghela napas. "Kalau begitu, karena kamu sudah memutuskan, kita bertemu setengah bulan lagi di stasiun kereta ibu kota."
Pengkhianatanmu Menjadi Akhir Cinta Kita - undefined novels & stories
Bagel
Setelah bayi kami meninggal setelah tiga hari kelahirannya, aku meninggalkan semua kebiasaan yang biasanya membuat Julian kesal. Aku berhenti bertanya ke mana dia pergi. Bahkan, ketika dia tidak pulang semalaman, aku tetap bisa tidur dengan nyenyak. Bahkan, ketika peluru nyasar menyerempet pergelangan tanganku saat terjadi baku tembak di jalanan, dan dokter memintaku menghubungi keluarga, aku hanya menjawab, "Aku nggak punya keluarga." Seorang perawat mengenaliku. "Anda Nyonya Marula, 'kan? Iring-iringan mobil Tuan Julian diparkir di bawah. Perlu saya beri tahu Tuan Julian?" Aku menundukkan pandangan dan memintanya untuk nggak perlu melakukannya. Setengah jam kemudian, Julian mendorong pintu hingga terbuka. Julian mengenakan setelan mahal. Dengan suara lembut, dia berkata, "Kamu terluka, kenapa nggak menghubungiku?" Aku menatap perban di pergelangan tanganku. "Cuma luka kecil. Bos punya urusan yang lebih penting." Nada bicaraku yang acuh tak acuh tampaknya makin membuatnya kesal. Tepat ketika dia hendak mengatakan sesuatu, suara gunjingan anak buahnya yang terdengar dari lorong. "Sudah dengar tentang Mia? Bos benar-benar menyukainya. Waktu pergelangan kakinya terkilir di kasino, beliau sampai mengerahkan tiga SUV antipeluru untuk mengosongkan jalan, bahkan beliau sendiri yang menggendongnya keluar, kakinya nggak menyentuh tanah sama sekali." Rahang Julian menegang. Dia melirikku dengan tatapan waspada, seolah sedang menunggu aku mengamuk dan menuntut penjelasan, seperti yang selalu kulakukan dulu. Namun, aku tetap diam. Aku hanya bersandar di ranjang rumah sakit tanpa bergerak sedikit pun. Dia mengira bahwa aku sudah berhenti membuat keributan. Tanpa dia ketahui, aku diam-diam bersiap untuk meninggalkan dia selamanya.
Memilih Untuk Mencintai Diriku - undefined novels & stories
Eriana
Setelah menjalin cinta selama sepuluh tahun, akhirnya pacarku, Kennedy, bersedia menikah denganku. Namun, saat sesi foto prewedding, fotografer meminta kami berpose saling mencium. Dia malah mengernyit dan berkata bahwa dia punya misofobia, lalu mendorongku dan pergi sendirian. Aku pun meminta maaf pada para staf atas sikapnya dengan canggung. Hari itu turun salju lebat, sulit sekali mendapatkan taksi. Aku pun melangkah pulang dengan susah payah melewati tumpukan salju. Namun, sesampainya di rumah yang seharusnya menjadi rumah pengantin kami, aku malah memergoki Kennedy sedang berpelukan dan berciuman mesra dengan perempuan yang selama ini dia anggap sebagai cinta sejatinya. "Winona, asalkan kamu setuju, aku bisa kabur dari pernikahan ini kapan saja!" katanya. Seluruh pengabdianku selama bertahun-tahun, kini hanya menjadi lelucon. Setelah menangis sejadi-jadinya, aku memutuskan untuk kabur dari pernikahan lebih dulu sebelum Kennedy melakukannya. Belakangan, dunia sosial kami dihebohkan oleh sebuah kabar. Putra bungsu Keluarga Harath berkeliling dunia mencari mantan tunangannya, demi memohon agar wanita itu mau kembali.
Akhir Tragis Suamiku Bersama Sahabatnya - undefined novels & stories
Charles
Di hari putriku meninggal, aku berniat meletakkan papan arwahnya di aula leluhur Keluarga Gunawan. Namun, Jefri Gunawan yang berusia lima tahun malah melempar papan itu ke lantai dan menginjak-injaknya sampai hancur berantakan. “Dia bukan anak Keluarga Gunawan, apa haknya diletakkan di sini? Bahkan kalau kamu mati pun, aku nggak akan sudi menaruh papan namamu di sini!” Aku melirik ke arah papan arwah seorang wanita yang terpajang di aula itu tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Begitu melihat arah pandanganku, Jefri langsung berdiri menghalangi penglihatanku. “Kamu pikir kamu siapa?! Emangnya kamu pantas dibandingkan dengan ibuku?!” “Pelakor selamanya akan jadi pelakor! Selamanya nggak akan pernah punya harga diri!” Aku tak menyangka anak yang kubesarkan dengan tanganku sendiri, ternyata bisa begitu mirip dengan ayahnya. Menatap putra kandungku yang berdiri di hadapanku, aku pun jatuh ke dalam keputusasaan yang tak berdasar. “Jangan kira karena sudah mengurusku beberapa tahun, kamu bisa jadi ibu kandungku. Ibuku hanya satu selamanya!” “Kalau hebat, pergilah dari rumahku!” Dia tak tahu kalau papan arwah yang dia hancurkan itu adalah milik kakak kandungnya sendiri. Namun semuanya sudah tak penting lagi. Putriku sudah tiada dan tak ada gunanya lagi aku bertahan di sini. “Nggak perlu mengusirku, aku akan pergi hari ini juga.”
Melangkah Keluar dari Masa Lalu - undefined novels & stories
Makjos
Setelah terlahir kembali, aku memutuskan untuk tidak terobsesi pada teman sejak kecilku, Jacky Halim. Di pesta ulang tahunnya, dia memasang plakat di pintu masuk. Dia menulis namaku di samping logo anjing, dilarang masuk. Jadi, aku sengaja pergi ke Hawai untuk menghindar jauh-jauh darinya. Dia bilang mual dan jijik saat mencium bauku di rumah, jadi aku pun memilih pindah rumah dengan patuh. Setelah itu, dia bilang setelah tamat nanti, dia tidak ingin menghirup udara kota yang sama denganku. Jadi aku cepat-cepat angkat kaki pergi dan tidak pernah kembali lagi. Terakhir, dia bilang keberadaanku gampang membuat wanita idamannya salah paham. Aku menggangguk kepala. Tak lama kemudian, aku pun menemukan pria lain dan mengumumkan hubungan kami. Di kehidupan kali ini, aku selalu membuat keputusan yang berbeda dengan kehidupan sebelumnya. Semua ini hanya karena di kehidupan yang sebelumnya, saat impianku menikah dengan Jacky terwujud, wanita idaman Jacky bunuh diri dengan loncat dari tebing. Dia menuduhku sebagai dalang pembunuhnya. Dia pun mulai menyiksaku, sampai akhirnya aku mati dan mayatku menjadi santapan ikan. Di kehidupan kali ini, aku hanya ingin hidup tenang. Kemudian, saat aku merangkul tangan pacar baruku. Jacky malah mengadang di tengah jalan dengan mata merah padam. “Vivi, kalau kamu ikut denganku sekarang, aku akan memaafkan semua lelucon yang kamu buat.”
Bebas dari Belenggu Suami Parasit - undefined novels & stories
little stones
Sahabat wanita suamiku memutuskan untuk tinggal bersama kami saat dia tahu kami akan pindah ke rumah baru. Aku keberatan, namun suamiku langsung menyetujuinya. Tidak hanya itu, dia bahkan memberikan kamar anak peremuan kami kepada wanita itu dan anaknya, lalu menyuruh putriku pindah ke gudang. Aku tidak terima, namun dia bilang, “Jangan salah paham! Dewi hanya sahabat baikku, anaknya sudah kuanggap seperti anak kandungku, wajar ‘kan kalau aku pengen mereka tinggal di kamar yang lebih layak?” Aku tetap tidak setuju, sehingga suamiku dan keluarganya menyalahkanku dan bilang aku egois. Akhirnya, aku memutuskan untuk meninggalkan rumah itu bersama anak perempuanku. Saat itulah mereka panik dan sadar kalau mereka butuh aku.
Tak Ada yang Kedua - undefined novels & stories
Dorothy Anita
Di tahun kelima pernikahanku dengan Anto, gadis yang ia simpan di hotel akhirnya terungkap ke publik, menjadi perbincangan semua orang. Untuk menghindari tuduhan sebagai "pelakor", Anto datang kepadaku dengan membawa surat cerai dan berkata, “Profesor Jihan dulu pernah membantuku. Sebelum beliau meninggal, dia memintaku untuk menjaga Vior. Sekarang kejadian seperti ini terungkap, aku tak bisa tinggal diam.” Selama bertahun-tahun, Vior selalu menjadi pilihan pertama Anto. Di kehidupan sebelumnya, saat mendengar kata-kata itu, aku hancur dan marah besar, bersikeras menolak bercerai. Hingga akhirnya aku menderita depresi berat, tetapi Anto, hanya karena Vior berkata, “Kakak nggak terlihat seperti orang sakit,” langsung menyimpulkan bahwa aku berpura-pura sakit, menganggap aku sengaja bermain drama. Dia pun merancang jebakan untuk menuduhku selingkuh, lalu langsung menggugat cerai. Saat itulah aku baru sadar bahwa aku selamanya tak akan bisa menandingi rasa terima kasihnya atas budi yang diterimanya. Dalam keputusasaan, aku memilih bunuh diri. Namun ketika aku membuka mata lagi, tanpa ragu, aku langsung menandatangani surat cerai itu. Tanpa ragu, aku menandatangani surat perjanjian cerai itu.
Cinta Bisa Tumbuh Lagi - undefined novels & stories
Tarasari Thalia
Sebelum menikah, mataku yang buta demi menolong Doni tiba-tiba pulih. Aku ingin memberi tahu hal ini padanya dengan senang, tapi malah melihatnya sedang bermesraan dengan adik sepupuku. "Kak Doni, sekarang anak kita sangat sehat, dokter bilang kita sudah bisa melakukan hubungan intim. Bagaimana kalau kita mencobanya di ruang tamu?" "Selain itu, kakak sedang tidur di kamar, kalau kita melakukan hubungan intim di sini, pasti sangat seru, 'kan?" "Diam! Kelak jangan pakai istriku untuk bercanda." Doni memarahinya sambil menciumnya. Melihat gerakan mereka makin mesra, bahkan napas mereka makin desak, dia baru menyadari kenapa setengah tahun lalu, mereka berdua tiba-tiba suka olahraga dalam ruangan. Aku menutup mulutku dengan tangan, lalu kembali ke kamar dan mengunci pintu. Sekarang aku tidak berencana memberi tahu Doni kalau mataku sudah pulih. Aku mengeluarkan ponsel untuk menelepon ibuku. "Ibu, aku nggak mau menikah dengan Doni lagi, aku mau menikah dengan pria vegetatif dari Keluarga Barata itu." "Aku nggak mau Doni si pria berengsek itu lagi."
Badai Berlalu, Bahagia Menyambut - undefined novels & stories
Suya
Aku pergi mencoba gaun pengantin bersama pacarku. Tepat saat kami hendak membayar, seorang wanita tiba-tiba merebut gaunnya dari tanganku. "Maaf ya, ini sudah aku pilih duluan!" Aku mengerutkan kening, hendak mengatakan sesuatu, tapi seorang teman tiba-tiba menepuk bahuku dan berbisik, "Tadi kudengar dari pelayan toko, gaun pengantin ini sudah dipesan Jordy sebulan yang lalu. Pasti dia sengaja menunggumu datang dan memilihnya." Aku refleks menoleh ke arah Jordy, dan benar saja, aku melihatnya berjalan mendekat. Tapi, tangannya terulur kepada wanita itu untuk merapikan ujung gaun yang terjatuh. "Kalau memang dia yang pilih duluan, ya sudah, mau bagaimana lagi." Dia mencubit pipiku, tersenyum lembut tapi santai. "Erika kan baik. Gaunnya nggak harus ini juga, kan?" Aku terpaku menatap ekspresi bangga dan puas di wajah wanita itu. Gaun pengantinnya memang tidak harus yang ini. Orang yang aku nikahi juga ... tidak harus Jordy.
Putus Setelah Menyadari Perselingkuhan Kekasihku - undefined novels & stories
Chelsea
Saat Crystal Liara mengenakan gaun bermodel sama sepertiku di acara pertunanganku dengan Jeffrey Tamora, aku tahu pertunanganku dengan Jeffrey tidak akan berlangsung lagi. Crystal, si putri dari pelakor itu, pasti akan merebut Jeffrey dari tanganku, sama seperti ibunya merebut ayahku dari ibuku. Hanya saja, aku tidak mungkin membiarkannya berhasil. Aku menghancurkan acara pertunangan yang kupersiapkan dengan susah payah, kemudian meninggalkan Kota Arman dengan secepat mungkin. Aku pamit dulu.
Ketagihan Menjadi Penguntit - undefined novels & stories
Aisyah
Diawasi oleh pria asing saat sedang naik kendaraan umum, selangkah demi selangkah memasuki perangkap ....
Aku Menolak Mengoperasi Pembunuh Ibuku - undefined novels & stories
Kelby
Tahun ini, sebagai ahli bedah saraf paling terkemuka di negara ini, aku ditugaskan untuk melakukan operasi darurat di provinsi lain. Dua puluh tahun yang lalu, aku pernah datang ke ruang operasi ini. Ibuku mengalami pendarahan otak, dan dokter bedah yang memimpin operasi itu meleset setengah sentimeter saat melakukan sayatan. Ibuku meninggal, dan yang menghiburku hingga bisa melewati masa sulit itu adalah Reihan Abimana, cinta pertamaku. Baru kemudian aku tahu, dokter bedah yang memimpin operasi itu adalah ayahnya, Kepala Departemen Bedah Saraf terkenal di rumah sakit itu. Namun, yang sebenarnya melakukan operasi adalah Reihan sendiri, seorang dokter magang. Dia dan Mona sudah merencanakan semuanya sejak lama, menggunakan operasi ibuku sebagai latihan untuk membuka jalan bagi karier mereka. Setelah kejadian itu, Mona Hartanto dengan statusnya sebagai putri direktur rumah sakit, berhasil menutupi seluruh insiden tersebut. Sejak hari itu, aku memutuskan untuk tidak melanjutkan program pascasarjana secara langsung. Aku masuk lagi dari awal kuliah kedokteran dan menempuh pendidikan dari sarjana hingga pascadoktoral. Aku menghabiskan 20 tahun penuh untuk mengubah diri menjadi orang yang "tidak akan pernah membuat kesalahan lagi". Hanya berharap suatu hari nanti, tragedi yang menimpa ibuku tidak akan pernah terulang. Hari ini, asistenku memberikan informasi pasien kepadaku: tumor batang otak, stadium lanjut, risiko sangat tinggi. Wajah itu sudah jauh lebih tua, tetapi aku langsung mengenalinya. Aku mengembalikan berkas itu kepada asistenku, lalu melepas jas dokterku. "Aku nggak bisa melakukan operasi ini."
Ketika Cinta Dianggap Kebiasaan, Aku Memilih Melepaskan - undefined novels & stories
Pitaloka
Clara menghabiskan sepuluh tahun penuh, selangkah demi selangkah berjalan hingga bisa berada di sisi Chandra. Dari seorang yang diam-diam mencintai tanpa dikenal siapa pun, hingga menjadi tunangan yang diakui langsung olehnya. Namun tepat setengah bulan sebelum pernikahan, dia memutuskan untuk melepaskan Chandra. "Kak, aku mengajukan diri untuk pindah ke institut riset cabang barat laut. Tolong tambahkan namaku ke dalam daftar." Clara meletakkan formulir pengajuan yang sudah ditandatangani di atas meja kerja dengan tenang. Penanggung jawab di balik komputer mendongak dan menatap Clara dengan terkejut. "Clara, setahuku kamu dan Chandra bakal menikah bulan depan, 'kan?"
Di Hari Nikah, Aku Pergi - undefined novels & stories
Adora Anindita Keisha
“Nona Liana Tandra, kami telah menyiapkan mayat yang persis sepertimu sesuai permintaan Anda. Sepuluh hari kemudian, kami akan mengirimkannya ke pernikahanmu dengan Tuan Hansen Gunadi.” Setelah mendengar jawaban dari staf di telepon, ketegangan Liana selama berhari-hari akhirnya sedikit mereda. “Baik, terima kasih.” “Sama-sama, ini memang pekerjaan kami. Anda tidak perlu khawatir, tidak akan ada yang curiga dengan mayat ini.” Setelah mendapatkan jaminan, Liana menghela napas lega. Kemudian dia memastikan lagi rincian pengiriman mayat dengan staf, dan menutup telepon lalu masuk ke dalam ruangan VIP. Ruangan VIP yang awalnya berisik, seketika semua orang terdiam saat melihatnya masuk.
Seratus Pengampunan - undefined novels & stories
Era
Seseorang bisa sekaya apa? Suamiku sangat kaya, orang-orang menjulukinya Bayang Kota, karena hampir separuh properti di Kota Bara adalah miliknya. Selama lima tahun menikah, setiap dia pergi menemani cinta pertamanya, dia akan memberikan sebuah rumah padaku. Setelah aku memiliki 99 rumah, suamiku menyadari bahwa aku berubah. Aku tidak menangis dan mengeluh, bahkan tidak memohon padanya untuk menemaniku. Aku memilih sebuah vila terbaik di Kota Bara, lalu menyiapkan surat pengalihan properti dan memintanya untuk menandatangani surat itu. Setelah menandatangani surat pengalihan properti, suamiku mencoba untuk menghiburku. "Tunggu aku pulang, aku akan membawamu pergi melihat kembang api." Aku menyimpan surat itu dengan tenang sambil mengiakan. Namun, aku tidak memberitahunya bahwa surat yang ditandatangani kali ini adalah surat perceraian kami.
Gugurnya Kembang Mekar - undefined novels & stories
Yuya
Selama lima tahun pernikahan, Diego selalu mempertahankan citra sebagai suami penyayang yang tak tergoyahkan. Sebagai pewaris Keluarga Luis, dia dengan disiplin mematuhi jam malam dan selalu pulang tepat waktu. Setiap hari dia sendiri yang menyetir mengantarku ke kantor, dan setiap hari raya dia bersusah payah menyiapkan hadiah. Instagram dan Twitter, semuanya dipenuhi keseharian dia memanjakan istrinya. Para netizen bercanda menyebutnya sudah stadium akhir "maniak cinta", sementara para penggemar pasangan menggilai pasangan kami mati-matian. Akan tetapi, akun WhatsApp-nya masih login di tablet, dan seorang perempuan mengiriminya sebuah video. Dalam video itu, si perempuan bercosplay sebagai polisi kelinci, tatapannya sayu dan menggoda. Sambil berlutut dengan kedua kaki terbuka, kedua tangannya sedang membuka kancing di dada, seolah tidak sabar memperlihatkan kulitnya yang putih mulus. [Kelinci kecil sangat merindukan Kak Diego, mau ciuman dari Kak Diego!] Suara perempuan itu manis dan menggoda, dengan nada sedikit manja. Awalnya aku tidak menganggapnya serius. Wajar saja kalau ada yang menyukai Diego, siapa sih yang tidak punya beberapa pengejar? Selama ini dia memberiku rasa aman yang cukup. Tepat saat kupikir ini hanya godaan sepihak lagi, Diego membalasnya: [Besok, seharian penuh kamu jangan harap bisa turun dari tempat tidur.] ...
Balas Dendam yang Hening - undefined novels & stories
Cocojam
Aku adalah satu-satunya kelemahannya. Ketua Mafia Alex Mahardika, penguasa Kota Valenusa. Dan aku adalah permaisurinya. Namun beberapa hari sebelum anak kami lahir, aku dilempar ke Pertarungan Dermaga Hitam, tempat itu adalah tempat permainan kejam yang disiarkan untuk hiburan dunia mafia. Peluru beterbangan, jebakan tersembunyi menunggu di setiap sudut, setiap upayaku yang ketakutan dan menyedihkan untuk bertahan hidup disiarkan langsung di layar-layar raksasa. Lalu, aku mendengar suara tangan kanan kepercayaannya dari pengeras suara. "Bos, istri Anda akan segera melahirkan. Anda yakin mau berada di sini?" Aku membeku. Alex ada di sini? Beberapa saat kemudian, suara manis seorang wanita terdengar dari pengeras suara. "Lupakan jalang itu. Alex bilang satu-satunya hal yang penting hari ini adalah berada di sini bersamaku. Iya kan, sayang?" Itu Nadira Santoso. Putri dari Aliansi Valenusa. Kekasih masa kecil Alex dari Kota Valenusa, wanita yang selalu dia manjakan dan perlakukan secara istimewa. Selama bertahun-tahun dia menolak perasaan wanita itu, tetapi tidak pernah menolak kemauannya. Hari ini dia sedang dalam suasana hati yang buruk dan memaksa ingin menonton pertandingan maut itu, jadi Alex datang untuk menemaninya. Aku berteriak memanggil Alex, dan memohon bantuannya, tetapi dia tetap yakin aku adalah pembunuh bayaran yang menyamar. Karena Nadira tertawa dan berkata permainan itu perlu dibuat lebih menarik, dia menekan tombol itu. Anjing-anjing patroli yang buas mengejarku. Air ketubanku pecah, bercampur dengan darah di tanah. Aku pun kesakitan. Permainan itu mencapai puncaknya ketika lebih banyak anjing dan pria bersenjata mengepungku dari segala arah. Semua orang bertaruh siapa yang akan mati berikutnya. Alex tersenyum sambil berkata dengan suaranya yang rendah dan terdengar tidak peduli, "Aku bertaruh perempuan menjijikkan itu yang akan mati." Dia baru mengetahui kebenarannya ketika aku kehabisan darah di meja operasi, dan anak kami mati bersamaku. Mereka bilang ketua mafia yang kejam itu hancur. Benar-benar hancur.
Menjadi Tumbal demi Adikku - undefined novels & stories
Wanto
Di kota kecil tempat aku tinggal, ada satu aturan lama. Jika sebuah keluarga memiliki anak kembar, salah satunya harus dijadikan tumbal. Dia dikorbankan sebagai sasaran hukuman, agar saudara kembarnya belajar dari kesalahan dan keduanya bisa tumbuh dengan selamat. Aku lahir empat menit lebih dulu daripada adikku. Karena itu, akulah yang ditakdirkan menjadi tumbal. Suatu ketika, adikku diam-diam pergi berenang di sungai. Ibu sama sekali tidak memarahinya. Sebaliknya, dia menekan kepalaku ke dalam air berkali-kali. Baru setelah adikku ketakutan dan menangis sambil berteriak, "Aku nggak akan pergi ke sungai lagi!" Ibu melepaskan tangannya. Suatu hari, adikku lupa menekan tombol setelah memasukkan beras. Ketika Ibu pulang kerja, beras di dalamnya masih mentah. Ibu meletakkan dua mangkuk berisi beras mentah di hadapanku. "Habisin. Nggak boleh ada sisa sebutir pun." Beras mentah itu membuat mulutku berdarah setiap kali kukunyah. Namun, sepanjang waktu, Ibu justru mengamati ekspresi adikku. Baru setelah adikku menangis, dia tampak puas dan mengambil kembali mangkuk itu. Selama enam belas tahun, aku menjadi "tumbal" dalam keluarga ini. Sampai akhirnya, pada tahun itu, peringatan bencana topan dikeluarkan dan seluruh kota kecil kami harus mengungsi semalaman. Namun, adikku baru pulang menjelang dini hari setelah bermain gila-gilaan bersama teman-temannya. Tubuhnya basah kuyup, tetapi dia masih saja cengar-cengir.
PREV
12345
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status