Novels
Short Stories

Genres

All
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Romansa Menggoda
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Characters

27
Pelakor×
All
Psikopat
Mandiri
Pelakor
Munafik
Wanita Kuat
Mafia
Istri Muda
Cinta Pertama
Kejam
Teman Masa Kecil
Dokter
Cinta Sejati
Pengasuh
Bestie
Pengganti
Guru
Bucin
Menantu
Sekretaris
Identitas Tersembunyi
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Teman Sekamar
Show more

Plot & Setting

27
Selingkuh×
All
Dewasa 18+
Menggoda
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Sistem
Perundungan
Kehamilan
Penebusan
Nikah Kontrak
One Night Stand
Cinta Lama Bersemi Kembali
Kekuatan Super
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Petualangan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Pusat Perhatian
Show more

Themes

15
All
Plot Twist
Drama
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Multi POV
Semangat
Show more

Pelakor Selingkuh Short Stories & Novels

Discover a collection of engaging Pelakor Selingkuh short stories with compelling plots and immersive storytelling. Perfect for readers seeking one-hour short stories and quick, immersive reads online.
Rahasia di Balik Cincin Besar Itu - undefined novels & stories
Obasan
Pada tanggal 11 November, asisten polos dan lugu tunanganku menjual berlian satu karat seharga satu sen. Dalam waktu singkat 20 menit, perusahaan merugi 400 miliar. Aku gemetar karena marah, sementara Arvino memelukku dan menenangkanku, "Jangan khawatir, serahkan hal ini padaku." Namun, malam itu, Lunaria Sasmaya mengunggah di IG Story tangkapan layar transfer sebesar 3 miliar dan menuliskan keterangan: [Hari ini aku melakukan kesalahan besar, tapi bos malah menghiburku. Dia juga berpesan supaya aku tidak marah pada harimau betina dan harus patuh ya.] Aku berkomentar di bawahnya: [Semoga langgeng.] Lunaria langsung menghapus postingan itu. Tiba-tiba Arvino Satya menerobos masuk dan menamparku dengan keras. "Dengan niat apa kamu menyukai postingan Lunaria? Dia sekarang sampai malu dan mencoba bunuh diri!" "Cuma rugi 400 miliar saja, perlu kamu desak dia sampai tak bisa hidup lagi?" Arvino berbicara dengan nada penuh pembenaran, seolah berada di pihak yang benar dan tanpa rasa takut. Namun, kemudian saat bahkan uang 40 ribu untuk makan pun tak mampu dia keluarkan, kenapa dia malah menangis?
Kuhadiahkan Nyawaku di Pesta Pertunanganmu - undefined novels & stories
Ameera
Pada malam ketika Jordan Lutan melamar wanita yang merupakan cinta pertamanya, aku berdiri di teras lantai 33 sebuah gedung sembari menggenggam selembar hasil diagnosis yang menyatakan bahwa aku mengidap kanker lambung stadium akhir. Aku menatap pria di dalam ruangan itu. Dia setengah berlutut sambil memasangkan cincin berlian merah muda yang seharusnya menjadi milikku ke jari wanita lain. Agar tidak merusak momen bahagia mereka, aku terus menahan rasa sakit dan bersembunyi di balik kaca jendela. Hingga akhirnya, Jordan melihatku. Dia tidak terkejut dan juga tidak merasa bersalah. Tatapannya hanya dipenuhi rasa jijik. Dari balik kaca, dia menyeringai dingin, lalu menunjuk ke arah tepi teras. Dia menggerakkan bibirnya tanpa suara. "Kalau mau lompat, lompat saja. Jangan bersandiwara dan membuat orang lain muak melihatmu. Kalau kamu benar-benar berani mati, aku baru percaya bahwa kamu memang nggak berbohong." Pada saat itu, harapan terakhirku untuk bertahan hidup pun padam. Aku menatapnya … menatap pria yang telah kucintai selama sepuluh tahun itu, lalu akhirnya aku tersenyum. Itu adalah senyum lega karena akhirnya aku bisa melepaskannya. Aku berbalik dan memanjat pagar pembatas. Jordan, kamu sudah bebas. Nikmatilah hadiah besar dariku ini.
Sandiwara Antara Pelacur dan Penolong, Siapa Yang Benar? - undefined novels & stories
Shelley
Pada malam pernikahan, aku dilarikan ke rumah sakit dengan ambulans setelah terkena kondom yang telah disabotase, membuatku kesakitan luar biasa. Operasi berlangsung lebih dari dua puluh empat jam, dan cerita itu menyebar dengan cepat. Suamiku, Arya, justru mengumumkan bahwa siapa pun yang berhasil memotretku dalam keadaan pasca operasi akan diberi hadiah uang 160 miliar. Dalam semalam, aku berubah dari istri baru seorang miliarder menjadi bahan olok-olokan setiap kalangan elit di Neruda. Keesokan harinya, kekasih masa kecilnya Arya yang bernama Dina, muncul di depan pintuku. Saat itulah, aku baru tahu kebenarannya, bahwa dia yang telah melapisi kondom itu dengan perekat sebagai bagian dari apa yang dia sebut dengan eksperimen sosial. Dia tidak menunjukkan sedikit pun penyesalan. Nada bicaranya sembrono dan kejam. "Itu cuma eksperimen. Bagaimana aku bisa tahu kalau kau akan bereaksi seperti itu? Lagian kau tidak pernah pantas untuk Arya. Jadi, hentikan sandiwaramu itu." Arya berdiri di sampingnya dengan tatapan dingin dan meremehkan. "Kalau bukan karena kontrak pernikahan, tak ada orang yang mau menyentuhmu. Kau tahu itu, kan?" Yang tidak dia ketahui adalah wanita yang dia sebut pelacur itu telah menyelamatkan hidupnya berkali-kali, lebih dari yang bisa dia bayangkan.
Semangkuk Bubur Menyadarkan Betapa Tidak Layaknya Suamiku - undefined novels & stories
Cahaya
Setelah berhasil menegosiasikan proyek senilai 200 miliar untuk perusahaan, aku bersiap menerima bonus 600 juta untuk mengganti mobil baru. Namun, suamiku yang seorang presdir, Xavian, malah datang membawa semangkuk bubur hangat dan slip gaji dengan angka nol di depanku. "Maaf ya, Sayang. Kerugian perusahaan benar-benar terlalu besar. Anggap saja bubur yang kubuat ini hadiah karena kamu berhasil dapatin proyek itu. Kalau kondisi keuangan perusahaan membaik, aku pasti beliin kamu mobil baru." Tak lama kemudian, aku melihat unggahan di media sosial adik kelasnya, Astrid. Suamiku yang biasanya sangat pelit ternyata bukan hanya memberikan bonus khusus 600 juta kepadanya, tetapi juga menghadiahinya sebuah BMW baru senilai 400 juta. [ Performa kerja jelek juga nggak apa-apa. Kakak kelasku pasti tetap manjain aku habis-habisan. ] Jadi ternyata, tidak punya uang hanyalah kebohongan suamiku karena dia tidak rela mengeluarkan uang untukku. Aku tidak marah ataupun membuat keributan. Aku hanya diam-diam memberi like dan komentar pada unggahan itu. [ Semoga langgeng. ] Tak lama kemudian, telepon dari Xavian masuk. Nadanya panik saat menjelaskan, "Jangan salah paham. Ibunya Astrid kena kanker, jadi aku kasih bonus khusus itu demi hubungan lama kami." "Mobil itu juga kubelikan supaya dia lebih mudah bolak-balik rumah sakit dan mengurangi waktu perjalanan, jadi dia bisa bekerja lebih baik. Semua ini kulakukan demi kepentingan perusahaan." "Gara-gara komentar sembaranganmu, semua orang jadi salah paham dan ngira Astrid pelakor. Cepat hapus komentarnya dan jelaskan semuanya. Soal bulan madu yang selama ini kamu minta, aku bakal bawa kamu pergi kok." Aku merobek slip gaji bertuliskan angka nol besar itu sampai hancur berkeping-keping. "Nggak jadi pergi. Lebih baik langsung urus perceraian di pengadilan negeri."
Tanpa Riuh Badai, Tanpa Hangat Mentari - undefined novels & stories
Starry Sky
Jeremy Senjaya menunda pernikahan selama seminggu demi proyek mendesak di luar negeri. Aku memahaminya. "Urusan proyek lebih penting. Cepat pergi, cepat pulang ya." Hari pertama setelah Jeremy pergi, penyiar wanita populer perusahaan, Wanda Jiwanto, mengirim foto. Dalam foto itu, Jeremy berciuman dengannya di bawah aurora Negara Isvara yang memukau. Aku tidak menelepon untuk menanyai gadis itu, hanya diam-diam membatalkan jamuan pernikahan yang sudah dipesan. Hari kedua, Jeremy berlutut di satu kaki di pantai biru yang romantis, memakaikan cincin lamaran berlian tiga karat di jari Wanda. Tanpa memberi tahu siapa pun, aku pergi ke rumah sakit dan menggugurkan anak dalam kandunganku. Hari ketiga, Jeremy dan Wanda terlibat dalam permainan erotis di sebuah penginapan tepi pantai. Aku menemui ibu Jeremy dan mengatakan aku tidak berencana menikah dengan pria itu lagi.
Nafsu Sesaat Dibayar Penyesalan - undefined novels & stories
Tralina
Menjelang hari pernikahan, Ashley mengalami kecelakaan saat berusaha menyelamatkan Noah. Tubuhnya terpental akibat tertabrak mobil, mengalami patah tulang di banyak bagian, dan wajahnya rusak parah akibat bergesekan dengan aspal. Meski wajah Ashley hancur, Noah sama sekali tidak merasa jijik atau menjauhinya. Dia tetap menikahinya dan setelah pernikahan pun, dia memperlakukan Ashley dengan penuh kasih sayang dan perlindungan seperti sebelumnya. Semua orang berkata bahwa Noah mencintainya setengah mati. Cintanya pada Ashley telah melampaui nilai-nilai duniawi dan penampilan fisik. Dulu, Ashley pun percaya akan hal itu. Namun, setengah bulan yang lalu, dia menemukan bahwa Noah berselingkuh dengan pembantu rumah tangganya sendiri.
Pergi Dari Belenggu Cinta - undefined novels & stories
Yumi
Hari kedua setelah resmi menikah, aku berdiri di bandara sambil memegang dua lembar tiket pesawat, menunggu suamiku, Yoel. Akhirnya dia datang, tapi ada Wenny di belakangnya, sahabat masa kecilnya. “Sayang, Wenny baru putus cinta. Aku mengajaknya ikut biar dia bisa melepas penat.” Ujar Yoel menjelaskan dengan nada hati-hati. Wenny mengenakan gaun pantai yang sama persis denganku, lalu melemparkan senyuman penuh permohonan maaf. “Kak, aku nggak mengganggu kalian, ‘kan? Aku hanya mau ikut biar kecipratan kebahagiaan kalian saja.” Aku melirik tangan Yoel, ada tiket ketiga yang terselip di antara tiket kami. Nomor kusinya 16B. Sementara, kursiku 16A dan Yoel 16C. Yoel sengaja menempatkan Wenny tepat di tengah-tengah kami. Aku berdiri membeku dan amarahku langsung meluap ke kepala. Aku menarik Yoel ke samping dan berkata pelan, “Suruh dia pergi atau aku yang pergi.” Wajah Yoel tampak serba salah dan agak pasrah, dia menjawab, “Sayang, bisa nggak agak pengertian?” “Wenny bilang dia takut sendirian di rumah, makanya mau ikut biar suasana kita juga lebih ramai.” “Lagipula, aku dan dia sudah kenal sejak kecil. Pergi liburan bersama juga nggak masalah….” Aku langsung memotongnya, “Kalau kamu nggak suruh dia pergi sekarang, kita cerai hari ini juga.”
Aku Menyaksikan Hatinya yang Perlahan Menjadi Tandus - undefined novels & stories
Mickey
Aku memiliki sebuah rahasia. Setiap kali bersentuhan dengan siapa pun, aku bisa melihat wajah orang yang paling mereka cintai. Sejak Nadhil pindah ke sebelah rumahku saat kami berusia tujuh tahun, di dalam hatinya hanya ada aku. Pada usia delapan belas tahun, saat dia menggenggam tanganku, orang yang ada di hatinya adalah aku. Saat berusia dua puluh dua tahun dan melamarku, yang di hatinya tetap aku. Pada malam pertama pernikahan kami, saat dia menciumku, yang ada di hatinya tetap aku. Pagi hari saat hari peringatan tiga tahun pernikahan kami, aku merapikan kerah bajunya. Saat ujung jariku menyentuh jakunnya, seperti biasa aku memejamkan mata sejenak. Namun, saat itu aku melihat dua wajah. Satu adalah wajahku, satunya lagi wajah seorang perempuan yang asing. Malam itu, layar ponsel Nadhil menyala. [Kak Nadhil, makasih ya, sudah menemaniku hari ini.] Dua puluh satu tahun, seratus ribu kali sentuhan. Untuk pertama kalinya, kemampuanku meleset.
Kuharap Kamu Tak Selamat Hari Itu - undefined novels & stories
Jisan
Saat berusia sembilan tahun, aku terkena gelombang kejut dari ledakan saat menyelamatkan Andre Yunandi, dan sejak itu aku memakai alat bantu dengar. Dia merasa sangat bersalah. Dia berinisiatif melamarku, bersumpah dengan mata merah, “Dik Tasya, aku akan melindungimu seumur hidupku.” Tetapi di tahun saat kami berusia delapan belas tahun. Demi lulus tes di depan gadis idaman sekolah, Andre sendiri melepas alat bantu dengarku. Di depan gadis idaman sekolah itu dan teman-teman sekelasku, dia berkata dengan nada jijik, “Si Beban, aku sudah muak denganmu sejak lama.” “Tahun itu, saat kamu berusia sembilan tahun, aku benar-benar berharap kamu tidak diselamatkan dan justru meninggal.” Aku menggenggam laporan pemulihan telingaku, tak mengucapkan sepatah kata pun. Sesampainya di rumah, aku diam-diam mengubah pilihan seleksi nasional berdasarkan tes-ku. Setelah itu, aku pergi bersama orang tuaku ke rumah Andre untuk membatalkan pertunangan. Andre, mulai sekarang, pertemuan kita berakhir di sini. Aku dan kamu, tak perlu lagi bertemu.
Cinta Pertama Suamiku yang Belum Usai - undefined novels & stories
Nesya
Setelah aku kembali ke rumah sakit bagian kebidanan dan kandungan, USG janin pertama yang kutangani adalah anak dari suamiku dan cinta pertamanya. Di data pasien tertulis nama suami pasien adalah "Jenson", sama persis dengan nama suamiku. Saat melihat foto Jenson yang menempelkan telinganya di perut hamil Keisha untuk mendengarkan detak jantung janin, mataku seketika memicing. Anak yang mengikuti Keisha dari belakang itu, jelas sekali wajahnya persis seperti aku saat kecil. Padahal, dulu Jenson mengatakan bahwa anakku meninggal setelah dilahirkan. "Selamat ya, Kak Jenson. Kudengar Kak Keisha hamil. Tapi jangan salahkan aku kalau terlalu banyak bicara. Dulu kamu bilang sama Naretta kalau Hana meninggal dini, padahal sebenarnya kamu kasih anak itu ke Kak Keisha untuk dibesarkan. Sekarang mau gimana?" "Ya dibesarkan saja. Keluarga Hanifa nggak kekurangan uang." Ekspresinya dingin dan datar. "Dulu Keisha jadi sulit hamil lagi demi menyelamatkan Nenek. Aku buat Naretta hamil hanya untuk ngasih Keisha seorang anak sebagai kompensasi."
Menatap Jalan Pulang, Tak Pernah Kembali - undefined novels & stories
Anna
Aku punya pacar yang posesifnya luar biasa. Tujuh tahun kami bersama, dan kalimat yang paling sering keluar dari mulut Wilda Malik selalu sama. "Pacarku ganteng banget, lho. Tahu, nggak? Kalau sampai ada yang tahu, habis kamu." "Sayangku seganteng ini, siapa pun pasti langsung klepek-klepek. Orang lain ngelirik kamu dikit aja, aku udah nggak terima." Makanya, dia tidak pernah sekali pun mengizinkan aku masuk ke lingkaran pertemanannya. Sampai suatu hari, lewat akun keduaku, aku tidak sengaja menemukan unggahannya. Tiga tahun. Lebih dari 600 postingan. Isinya cuma satu, momen-momen kebersamaannya dengan pria lain. Mereka berdua menyusuri Istana Awan Putih, memanjatkan doa di puncak gunung bersalju, berciuman di tengah jalanan Kota Samudra. Dan postingan terbarunya. Fotonya di tepi pantai. Dia dan pria itu berciuman, dikelilingi sorak-sorai dan teriakan teman-teman mereka yang heboh. Keterangannya berbunyi: [Mencintai seseorang, berarti nggak mampu menahan diri untuk memamerkannya kepada seluruh dunia.] Jemariku gemetar. Tanpa sepatah kata, aku keluar dari halaman itu dan langsung memesan tiket pesawat ke Kota Selatan. Ternyata, cinta tujuh tahun ... bisa benar-benar dilepaskan hanya dalam sekejap mata.
Memberikan Restu Ketika Pacarku Memilih Menikahi Asistennya - undefined novels & stories
Cahaya
Orang-orang selalu berkata bahwa Nyra memiliki sepasang mata yang tajam dalam menilai sesuatu. Dalam semalam, rekomendasi sahamnya bisa membuat lembaran yang tadinya tak bernilai langsung melambung tinggi. Para putra keluarga terpandang yang mengejarnya bahkan sangat banyak. Namun, di antara semuanya, dia justru memilih Yoshio, pria yang tak memiliki apa-apa. Sepuluh tahun berlalu. Pemuda itu kini telah menggenggam aset senilai ratusan triliun dan berhasil mengubah perusahaan keluarganya yang nyaris bangkrut menjadi sebuah konglomerat multinasional. Semua orang memuji ketajaman mata Nyra dan iri karena dia akan segera menikah dengan Yoshio. Namun, ketika Nyra datang ke kantor catatan sipil dengan penuh sukacita, dia menunggu hingga malam tiba tanpa ada tanda-tanda kehadiran Yoshio. Yang justru dia lihat adalah unggahan medsos asisten wanita Yoshio yang bernada provokatif. [ Tadi orang tuaku maksa aku menikah. Kakak CEO nggak tega melihatku kesusahan, jadi langsung mendaftarkan pernikahan denganku. Mulai sekarang, Kakak CEO bukan cuma bosku, tapi juga suamiku! ] Di dalam foto itu, akta nikah milik sang asisten dan Yoshio tampak begitu menyilaukan mata. Dalam sekejap, semua orang menunggu untuk melihat Nyra cemburu dan mengamuk. Namun, Nyra tetap tenang. Dia malah menyukai unggahan itu dan berkomentar. [ Sudah resmi nikah, ya? Kapan resepsinya? Aku pasti akan kasih kalian angpau besar. ] Detik berikutnya, Yoshio yang sejak tadi tak memberi kabar akhirnya menelepon. Nada bicaranya dingin. "Aku mendaftarkan pernikahan dengan Lora karena ada alasannya. Tadi orang tuanya tiba-tiba telepon dan memaksanya berhenti kerja untuk ikut kencan buta." "Aku nggak ingin kehilangan karyawan berbakat seperti dia, jadi aku setuju menikahinya hanya untuk mengelabui orang tuanya. Kami nggak benar-benar menikah. Kenapa kamu harus berpikiran sempit begini?" "Kuberi waktu satu menit. Hapus komentarmu dan minta maaf pada Lora. Setelah urusan orang tuanya selesai, aku akan ceraikan dia, lalu mendaftarkan pernikahan denganmu." Melihat pria yang hatinya sudah berubah itu, Nyra hanya tersenyum sinis. "Nggak perlu. Kita putus saja."
Bunga Gugur, Rindu Pun Usai - undefined novels & stories
Santi Autumn
Aku pernah mencoba menggoda tunanganku yang tanpa tergoda oleh nafsu duniawi sebanyak 999 kali. Bahkan saat aku berdiri telanjang bulat di hadapannya, dia hanya akan bertanya apakah aku kedinginan. Awalnya, aku mengira dia hanya taat pada aturan dan baru akan menyentuhku setelah menikah. Namun, pada hari jadi kami, aku justru menemukan bahwa diam-diam dia telah memesan kamar di hotel terkenal di kota ini. Malam itu, aku datang ke ruang VIP dengan penuh harapan. Namun, aku justru menyaksikan dia dan teman masa kecilnya berciuman mesra di tengah sorakan orang banyak, seolah dunia hanya milik mereka. Setelah berdiri semalaman di depan pintu kamar, akhirnya aku menyadari satu hal, dia memang tidak mencintaiku. Setelah keluar dari hotel, aku menelepon rumah. "Ayah, aku nggak jadi menikah dengan Nathan. Aku ingin menikah dengan Darius!" Teh di mulut ayah langsung menyembur keluar. "Putriku Sayang, putra Keluarga Russell itu beberapa tahun lalu mengalami kecelakaan. Katanya, bagian bawah tubuhnya nggak berfungsi. Kalau kamu menikah dengannya, bukankah itu sama saja dengan menjadi janda hidup?" Aku menjawab dengan putus asa, "Punya anak atau nggak, sudah nggak penting lagi bagiku."
Pagi Baru Tanpa Dirimu - undefined novels & stories
Yunita
Saat kandunganku memasuki bulan kelima, Dion Sudarma sudah empat bulan berturut-turut tidak pernah menemaniku kontrol kehamilan karena cinta sejatinya yang belum bisa dia lupakan. Bahkan hingga pemeriksaan yang kelima, dia tetap mengingkari janjinya. Suaranya terdengar dingin dan penuh kekesalan dari balik telepon. "Anak itu bukan cuma tanggung jawabku. Kamu ibunya, jadi wajar kalau kamu yang lebih banyak berkorban. Memangnya kalau aku nggak ada, dia bakal mati?" Aku tidak menjawab. Pandanganku tertuju pada layar di rumah sakit yang sedang menayangkan dirinya tersenyum begitu lembut kepada Vivian Janitra. Aku hanya menggumam pelan. "Hm." Sepertinya Dion menyadari ada yang tidak beres dengan suasana hatiku. Saat dia hendak mengatakan sesuatu lagi, aku sudah lebih dulu menutup telepon. Tak lama kemudian, para perawat yang sedang membicarakan berita tentang Dion yang menghabiskan banyak uang untuk mengadakan pesta kembang api bagi cinta sejatinya akhirnya selesai mengobrol. Salah seorang dari mereka menghampiriku. "Nona, untuk pemeriksaan kehamilan silakan ke arah sini." Aku menggeleng. "Nggak perlu. Tolong jadwalkan operasi aborsi untukku seminggu dari sekarang."
Penungguan Berakhir Pahit - undefined novels & stories
Venus
Cecil Wijaya dan Bryan Jayadi akan menikah setengah bulan lagi. Namun, di saat seperti ini, Bryan kembali berniat menunda pernikahan mereka. Hanya karena penyakit adik tiri Bryan, Yovita Baskara, kambuh lagi. Wanita itu menangis meminta Bryan meninggalkan segalanya untuk menemaninya pergi ke Malde melihat laut. Pernikahan ini sudah dipersiapkan selama dua tahun, jadi Cecil tidak berniat menunggu lebih lama lagi. Karena Bryan tidak ingin menikah, Cecil akan mengganti mempelai prianya.
Dituduh Sebagai Simpanan Setelah Membeli Guci Abu Seharga 16 Miliar - undefined novels & stories
Ghadamira
Sekelompok tamu tak diundang tiba-tiba muncul di pemakaman kerabat. Wanita yang memimpin kelompok itu mengaku sebagai pacar suamiku, ingin menghukumku yang dianggapnya sebagai simpanan. Demi menghormati pemakaman keluarga, aku tidak ingin memperpanjang masalah. Aku hanya menasihatinya untuk menunggu sampai pemakaman selesai. Siapa sangka, dia tiba-tiba bertindak kasar dengan memerintahkan orang-orang untuk merobek semua pakaianku. Kerabat di sekitarku hanya berdiri, menonton tanpa melakukan apa-apa, menyaksikan semuanya dengan tatapan dingin. Aku bertepuk tangan, berdiri, lalu mengarahkan dia untuk berdiri di dekat guci abu. "Guci abu ibuku ini juga dibeli oleh pacarmu, harganya hampir 20 miliar!" Simpanan itu benar-benar marah, lalu berteriak sambil menghancurkan guci abu itu hingga pecah berkeping-keping. "Kalian memang keluarga yang nggak tahu malu. Jangan harap dapat satu sen pun dari pacarku bahkan setelah mati!" Dia tidak tahu bahwa yang aku maksud dengan "Ibu" adalah ibu dari suamiku, yaitu ibu mertuaku. Yang dia rusak adalah guci abu dari ibu mertuaku, sementara ini adalah pemakaman ibu mertuaku.
Sekretaris Suamiku Mengiraku Pelakor - undefined novels & stories
Eriana
Setelah menikah tiga tahun, aku akhirnya hamil. Setelah menyiapkan bekal, aku bersiap-siap ke perusahaan suamiku untuk memberitahunya kabar baik ini. Siapa sangka, sekretarisnya malah mengira aku wanita penggoda. Sekretaris suamiku membuang masakanku ke wajahku, melucuti pakaianku, bahkan membuatku keguguran. "Kamu cuma pelayan, tapi berani merayu Pak Richie. Kamu bahkan hamil anaknya!" "Hari ini, aku bakal membuatmu kapok supaya kamu nggak merayu pria lagi!" Kemudian, wanita itu meminta pujian dari suamiku. "Pak Richie, aku sudah membereskan pelayan yang ingin merayumu. Gimana kamu akan menghadiahiku?"
Kuburan Cinta Hubungan Sepuluh Tahunku - undefined novels & stories
Mukina
Di pesta pertunangan, hanya karena aku menolak karangan bunga duka dari kertas persembahan yang diberikan oleh adik tingkatku, Doni Arkana langsung mengubah tempat pertunangan itu menjadi rumah duka. Dengan mengenakan pakaian berkabung, Doni menyerahkan sebuah keranjang bambu berisi uang kertas persembahan kepada Coni Suryandi, dan berkata dengan penuh niat jahat, "Yang Coni bilang memang benar, pernikahan itu seperti kuburan cinta, jadi ini justru sangat cocok." Uang kertas persembahan berserakan di lantai, mengubur sepuluh tahun kisah cinta di antara kami. Tetapi ketika mempelai pria di pernikahan itu bukan lagi dirinya, dia justru menangis dan memohon agar aku tidak pergi. Aku tersenyum dan bertanya kepadanya, "Baru sekarang datang untuk melayat? Apa nggak terlambat?"
Setelah Putus, Sahabatku Lebih Memilih Mantan Pacarku - undefined novels & stories
Minjae
Setelah sahabatku yang menikah, tinggal jauh jauh dari kampung halaman dan menjadi korban kekerasan rumah tangga, aku dan pacarku langsung menempuh perjalanan sejauh 1.700 kilometer untuk menjemputnya. Kerja sama kami begitu kompak. Aku yang menghajar pelakunya, sementara pacarku berjaga di depan pintu. Sahabatku sempat terpaku sejenak, lalu akhirnya ikut menyerang. Saat perjalanan pulang, kami bertiga saling memandangi luka di wajah masing-masing sebelum akhirnya tertawa bersama. Namun, di tengah tawanya, air matanya tiba-tiba mengalir. “Kalian berdua jangan sampai berantem ya. Soalnya kalau nanti kalian putus, aku harus ikut siapa?” Adriel yang sedang menyetir mendelik dan berkata, “Kami baik-baik saja, nggak akan putus, oke? Mending urus dirimu sendiri dulu.” Sejak hari itu, sahabatku resmi tinggal bersamaku. Aku mengurus semua kebutuhannya dan terus menyemangatinya agar bisa memulai hidup yang baru. Setiap kali, Adriel menjentik dahiku dengan keras. “Naura, jangan-jangan kamu sudah lupa kalau aku ini pacarmu?” Hingga tiga bulan kemudian, sepulang dari perjalanan dinas, aku mendapati sebuah gantungan manik-manik merah muda di mobil Adriel. Saat kutanya siapa yang memberikannya, dia bersikeras tidak mau mengaku. Raut wajahku langsung berubah dingin dan berkata, “Kita putus,” lalu, aku menyuruh sahabatku untuk ikut denganku. Namun, aku melihat wajahnya yang pucat pasi justru melangkah ke arah Adriel.
Sedekat Cinta, Sejauh Ufuk - undefined novels & stories
Jisu
Pada hari kami mendaftarkan pernikahan, Celine Raharja berkata bahwa suami dan istri pisah kamar selama lebih dari seminggu, secara otomatis akan dianggap bercerai. Oleh karena itu, setiap kali kami bertengkar, begitu dia mengambil bantal dan pindah ke kamar tamu, aku selalu langsung merendahkan diri dan meminta maaf. Kalimat itu dia gunakan untuk mengendalikanku selama tiga tahun penuh. Di hari ulang tahunku yang ke-28, dia kembali melewatkan janji makan malam denganku karena seorang anak magang. Setelah pulang ke rumah, aku tidak menyambut kotak berisi kancing manset berlian yang dia sodorkan kepadaku. Dia mengernyit sambil menatapku cukup lama sebelum akhirnya berkata dengan dingin, "Apa di matamu ulang tahun yang bisa dirayakan setiap tahun lebih penting daripada nyawa manusia?" "Setelah mengantar Elio ke rumah sakit, aku sudah berusaha pulang secepat mungkin. Tapi kau masih saja membuat masalah!" "Julian, rasa cemburumu benar-benar membuatku takut!" Setelah mengatakan itu, dia berbalik dan berjalan menuju kamar tamu. Hanya saja ... kali ini aku tidak lagi mengejarnya.
PREV
12345
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status