소설
단편 소설

장르

Romansa×
모두
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Gairah
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

캐릭터

26
Mandiri×
모두
Mandiri
Pelakor
Munafik
Psikopat
Wanita Kuat
Mafia
Cinta Pertama
Kejam
Istri Muda
Teman Masa Kecil
Cinta Sejati
Dokter
Bestie
Pengasuh
Pengganti
Bucin
Menantu
Guru
Identitas Tersembunyi
Sekretaris
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
더 보기

줄거리 및 배경

27
모두
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Dewasa 18+
Menggoda
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Perundungan
Penebusan
Sistem
Kehamilan
Nikah Kontrak
Cinta Lama Bersemi Kembali
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Kekuatan Super
Pusat Perhatian
One Night Stand
Petualangan
더 보기

테마

15
Plot Twist×
모두
Plot Twist
Drama
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Semangat
Multi POV
더 보기

Plot Twist Romansa 단편 소설 & Mandiri 소설

흥미진진한 줄거리와 몰입감 있는 스토리텔링이 담긴, Mandiri가 등장하는 매력적인 Plot Twist Romansa 단편 소설 컬렉션을 발견해 보세요. 한 시간짜리 단편 소설과 빠르게 몰입할 수 있는 읽을거리를 찾는 독자에게 완벽합니다.
Pasangan yang Tak Pernah Dipandang Sepadan - Romansa 소설 & 이야기
Aurganda
"Seratus miliar. Dalam satu minggu, kamu harus ke luar negeri dan menjauh dari anakku selamanya." Mauria duduk di seberang Valerie, wajahnya yang terawat menampilkan rasa meremehkan tanpa disembunyikan sedikit pun. Kalau dulu, Valerie pasti akan membalas dengan mata memerah, "Aku pacaran sama dia bukan karena uang." Namun sekarang, dia hanya mengangguk dengan tenang, "Baik." Mauria jelas tertegun sejenak, lalu mencibir dengan sinis, "Lumayan tahu diri." Dia menekankan kata "tahu diri" itu dengan sangat berat, seolah sengaja menegaskan perbedaan status antara Valerie dan Bendy yang bagaikan langit dan bumi. Valerie menundukkan pandangannya tanpa berkata apa-apa. Dia mengambil cek itu, lalu berbalik dan pergi.
Antara Janji dan Pengkhianatan - Romansa 소설 & 이야기
Anonima
Sahabatku yang patah hati, mabuk-mabukan di bar. Dia lalu meneleponku untuk menjemputnya pulang. Begitu sampai di area sofa di bar, aku justru melihat sahabatku merangkul leher tunanganku sambil bermanja-manja. "Ivan, aku sudah menunggumu selama tujuh tahun. Apa kamu belum bosan juga main-main sama Dinda?" Pria yang dahulu bersumpah akan memberiku pernikahan termegah abad ini, saat ini justru memeluk sahabat terdekatku dengan tersenyum penuh kasih sayang. Kemudian, Ivan menghabiskan banyak uang untuk membeli berita utama media di seluruh kota, demi melamarku di depan publik. Di depan kamera siaran langsung, aku tersenyum tenang sambil mengangkat tangan kananku yang dihiasi cincin berlian sepuluh karat. "Maaf Pak Ivan, aku sudah bosan bermain-main denganmu. Aku sudah menikah dengan orang lain."
Dia Tersesat dalam Arah dan Aku Menarik Cahayanya - Romansa 소설 & 이야기
Tiana
Suamiku itu seorang buta arah, bahkan tidak bisa membaca navigasi. Di hari pernikahan pun dia tersesat dan datang terlambat, hingga pernikahan kami harus ditunda tiga hari. Saat hari peringatan pernikahan, dia juga tersesat dan makanan yang sudah kusiapkan di meja pun dingin. Bahkan ketika aku hamil delapan bulan dan terjatuh di kamar mandi sambil meminta tolong, dia memang terdengar panik, tetapi tetap saja tersesat di jalan pulang selama lima tahun. Dia baru sampai setelah aku selesai mengkremasi anak kami di rumah sakit. Aku menjadi murung, dan orang-orang di sekitar mencoba menghiburku. “Otaknya memang bodoh dan tidak bisa mengingat jalan, bukan sengaja datang terlambat. Jangan marah lagi, kalian masih bisa punya anak.” Aku hanya mengangguk dengan linglung. Namun saat dalam perjalanan ke pemakaman anakku, aku baru sadar suamiku tidak memakai sopir dan malah memutar arah menuju rumah asistennya dengan lancar. “Merry, pemakamannya tidak mulai secepat itu. Aku antar Bella ke bandara dulu, dia sedang buru-buru pulang kampung.” Tanpa memberiku kesempatan menolak, mobil itu sudah sampai di depan pintunya. Asisten itu dengan luwes duduk di kursi depan, kata-katanya menusuk hati. “Lihat, aku sudah melatihmu dengan baik. Kalau kamu berani lupa jalan ke rumahku, aku akan menghukummu.” Ketika menyadari keberadaanku di kursi belakang, ia lalu menjulurkan lidah dengan canggung. “Bu Merry, tadi saya hanya bercanda.” Aku menahan diri agar tidak meluapkan emosi. Tetapi setelah mengantar asistennya, suamiku kembali “lupa” jalan ke pemakaman, sehingga upacara tertunda setengah jam. Aku memeluk kotak abu anakku, dan akhirnya benar-benar putus asa. Ternyata, seseorang bisa menjadi pengecualian … hanya saja itu bukan diriku dan anakku.
Lembaran Baru Tanpa Bayang Masa Lalu - Romansa 소설 & 이야기
Yuni
Aku sedang jual furnitur bekas di platform seken, tiba-tiba ada seorang perempuan kirim pesan untuk menawar harga, [Kak, harganya boleh agak kurang?] [Aku belum lulus kuliah, baru saja pindah dari asrama gara-gara berantem dengan teman sekamar. Pacarku yang mencarikan kontrakan untukku.] [Meskipun dia sangat kaya, bahkan bilang mau menikahiku setelah lulus, aku tetap nggak mau terlalu membebani dia.] [Boleh kurang empat puluh ribu, nggak? Nanti aku ambil sendiri ke sana!] Waktu masih kuliah dan pacaran dengan Steve, aku juga pernah rela mengayun sepeda umum selama dua jam hanya demi hemat sepuluh ribu. Meskipun sekarang aku hanya karyawan kantoran biasa, kondisiku lebih baik sedikit dibanding anak kuliah. Akhirnya, aku pun luluh dan menyetujuinya. Malam itu, dua orang muncul di depan gerbang komplek perumahanku. Si Perempuan dengan bangga berkata, “Aku hebat, ‘kan? Hanya keluar uang nggak sampai dua ratus ribu, tapi sudah dapat mesin cuci yang kondisinya masih 90% baru!” Si pria menyahut dengan nada memanjakan, “Iya… sayangku memang paling hebat.” “Tapi aku cari uang memang untuk membiayaimu, kamu nggak perlu sehemat itu.” “Suamimu ini direktur Grup Rosel, masa membiayai kamu saja nggak mampu? Sekali ini saja ya, lain kali jangan begini lagi.” Pria itu mendongak sambil tersenyum. Begitu mata kami bertemu, aku langsung mematung di tempat. Dia adalah Steve, pacarku yang pamitnya mau dinas keluar kota selama tiga bulan demi mendapat uang saku perjalanan dinas tiga kali lipat.
Runtuh di Tangan Karma - Romansa 소설 & 이야기
Limuju
Saat suamiku yang seorang CEO, sedang menemaniku menjalani program bayi tabung untuk kedua belas kalinya, tiba-tiba dia menerima panggilan dari nomor tak dikenal. Dia melirik layar ponselnya sekilas, sorot matanya langsung berubah tegang. "Ada rapat darurat dewan direksi." Dia berdiri sambil merapikan ujung lengan jasnya, gerakannya begitu tenang dan terkendali, seolah sudah berulang kali melakukannya. "Ada kendala di proyek akuisisi lintas negara. Kamu lanjut dulu sendiri ya, nanti kalau rapatnya udah selesai aku balik lagi temanin kamu." Pintu ruang pemeriksaan tertutup lagi. Perawat yang memegang berkas medis tampak ragu saat menatapku. "Nona Wanda, proses pencairan embrionya udah dimulai. Apa mau tetap dilanjutin?" Aku menunduk, menatap lembar persetujuan yang sudah aku genggam hingga kusut. Rapat darurat? Keluarga Linarta adalah investor terbesar di perusahaan milik Yansen Suwira. Jika memang ada rapat darurat, bagaimana mungkin aku, sebagai putri sulung Keluarga Linarta, tidak mengetahuinya?
Penantian Yang Tak Berujung - Romansa 소설 & 이야기
Mella
Michael selalu punya kebiasaan membuatku menunggu. Demi membantu perusahaan suamiku melewati masa sulit, aku yang sedang hamil lima bulan, rela pergi menegosiasikan kerja sama di malam tahun baru. Saat orang-orang di meja makan menyinggung soal suamiku, aku langsung reflek mencari alasan untuk membelanya. Aku bertanya padanya kapan dia datang menjemputku dan Michael malah menyuruhku untuk tunggu sebentar lagi. Nyatanya, dia malah bersembunyi di dalam mobil yang hanya berjarak sepuluh meter dariku, bermesraan dengan gadis yang pernah dia santuni. Sementara aku yang sedang hamil dibiarkan berdiri sendirian di tengah salju. Dalam perjalanan pulang, kami terjebak kemacetan parah. Di saat itulah, aku merasakan ada cairan hangat yang mengalir keluar dari tubuhku. Aku menatapnya untuk meminta tolong, tapi seperti biasa, dia hanya menyuruhku menunggu dan menunggu. Dari pantulan jendela, aku melihat layar ponselnya. Detik berikutnya, aku menyaksikan dengan jelas suamiku sedang santai membuka aplikasi chat untuk melanjutkan streak dengan gadis yang lebih muda. Ternyata nyawaku dan anak kami sama sekali tak ada harganya dibandingkan dengan perbincangan itu. Tepat tengah malam, kembang api tahun baru meledak di langit. Namun kali ini, aku tak akan pernah lagi berdiri di tempat yang sama untuk menunggunya.
Yang Kukira Cinta, Ternyata Belum Tentu Setia - Romansa 소설 & 이야기
Maharsa
Semua orang bilang, Brody cinta mati terhadap Emma. Dia mengejar Emma selama sepuluh tahun dan memanjakannya selama itu pula. Bahkan hanya karena dia mengernyit sedikit saja, Brody bisa merasa sakit hati setengah hari. Namun, Brody yang seperti itu malah mengkhianatinya sampai tiga kali berturut-turut. Pertama kali, di sebuah pesta bisnis. Dia dibius oleh lawannya dan menghabiskan semalaman dengan seorang mahasiswi. Pada hari Emma mengajukan cerai, dia langsung mengirim wanita itu ke luar negeri malam itu juga, lalu berdiri di bawah apartemen Emma sambil kehujanan selama tiga hari tiga malam. Dia berkata, "Emma, aku salah, maafkan aku kali ini." Emma menatap wajahnya yang pucat, hatinya pun luluh.
Bukan Cinta, Hanya Balas Budi Semata - Romansa 소설 & 이야기
Yunita
Setiap kali warga Salatikan memuji wanita cantik di abad itu, semua orang selalu tertawa secara serentak. "Bukan hanya cantik, dia juga sangat lapang dada. Dia sampai membesarkan dua anak dari selingkuhan suaminya." Oleh karena itu, saat aku mengajukan perceraian, tidak ada seorang pun yang menganggap ucapanku serius. Keanu bahkan tidak berkedip. Dia hanya melemparkan selembar cek padaku dengan santai. "Jangan bikin ulah, sana pergi beli dua tas sendiri." Anak sulung hanya sibuk main game. "Jangan ganggu papaku. Kalau mau pergi, ya cepat pergi. Nggak usah pura-pura lagi." Anak kedua malah langsung menelepon ibu kandungnya. "Penyihir tua itu sepertinya sudah mau pergi. Ma, siap-siap ya." Bahkan para pelayan pun menggelengkan kepala dan menasihatiku agar berhenti main tarik ulur. Namun saat menghadapi semua keraguan itu, aku tidak merasa sedih ataupun marah. Aku hanya menekan nomor yang sudah aku hafal di luar kepala dengan tenang. "Bu Lenna, janji sepuluh tahun itu sudah tiba. Aku sudah balas utang budi karena kamu selamatkan nyawa adikku."
Perpisahan di Malam Salju - Romansa 소설 & 이야기
Tutut
Pada hari jadi pernikahanku yang ketujuh dengan Ivan, aku menunggu di depan satu meja penuh makanan yang sudah dingin hingga fajar. Keesokan harinya, justru kulihat dia yang seharusnya sedang menghadiri jamuan, muncul di berita utama sambil menggandeng cinta lamanya, Isabella. Aku pun membalik meja, membakar ruang kerjanya, dan dengan mata memerah menghancurkan pesta penyambutan Isabella. "Kembali. Jangan temui dia." "Kalau nggak, kita cerai." Namun dia bahkan tidak bereaksi sedikit pun. Sampai Isabella begitu ketakutan sehingga pergelangan kakinya terkilir. Untuk pertama kalinya, kekhawatiran muncul di mata Ivan, dan dia memarahiku, "Sudah cukup belum kamu membuat keributan?" Aku tertegun lama, lalu akhirnya melemparkan selembar perjanjian cerai ke wajahnya. "Kita cerai." Ivan menandatangani dengan asal-asalan, lalu membungkuk memijat pergelangan kaki Isabella. Aku berbalik dan pergi. Ada yang menebak, apakah kali ini aku benar-benar serius. Ivan mencibir dingin. "Bagus kalau benar pergi. Tujuh tahun pakai cara yang sama, dia nggak bosan, aku pun sudah muak." Angin dingin menerpa dada, aku menggenggam erat tiket pesawat. Sesuai keinginannya ... kali ini aku benar-benar melepaskannya.
Ketika Cinta Dianggap Kebiasaan, Aku Memilih Melepaskan - Romansa 소설 & 이야기
Pitaloka
Clara menghabiskan sepuluh tahun penuh, selangkah demi selangkah berjalan hingga bisa berada di sisi Chandra. Dari seorang yang diam-diam mencintai tanpa dikenal siapa pun, hingga menjadi tunangan yang diakui langsung olehnya. Namun tepat setengah bulan sebelum pernikahan, dia memutuskan untuk melepaskan Chandra. "Kak, aku mengajukan diri untuk pindah ke institut riset cabang barat laut. Tolong tambahkan namaku ke dalam daftar." Clara meletakkan formulir pengajuan yang sudah ditandatangani di atas meja kerja dengan tenang. Penanggung jawab di balik komputer mendongak dan menatap Clara dengan terkejut. "Clara, setahuku kamu dan Chandra bakal menikah bulan depan, 'kan?"
Cinta Pertama Membayangi Pernikahan - Romansa 소설 & 이야기
Zoya
Di usia 20 tahun, Elora menikah dengan sahabat lama ayahnya, Rezie. Pria itu delapan tahun lebih tua darinya dan dikenal sebagai sosok dingin seperti raja neraka di kalangan mereka. Di dunia bisnis, caranya menangani masalah sangat kejam dan tegas. Dia juga tidak pernah dekat dengan wanita. Namun entah mengapa, pria itu begitu lembut terhadap dirinya sampai sulit dipercaya. Hanya karena Elora pernah berkata "kalung itu bagus", keesokan harinya Rezie langsung menyuruh orang mengantarkan perhiasan bernilai ratusan puluhan miliar itu ke tangannya. Saat Elora kesakitan karena datang bulan hingga meringkuk di atas ranjang, Rezie rela menunda proyek bernilai ratusan miliar, lalu memasakkan teh jahe gula merah sendiri untuk Elora dan menyuapinya sedikit demi sedikit sambil membujuknya agar minum. Di tengak puncak kenikmatan, Rezie akan mencengkeram pinggangnya, lalu memanggilnya "sayang" dengan suara rendah yang serak. Dia juga mengatakan Elora patuh dan membuatnya ketagihan. Bahkan, semua akun media sosialnya pun memakai nama "Für Elise". Elora selalu mengira nama itu adalah untuk mengenang lagu yang dimainkan Elora saat pertemuan pertama mereka dulu. Sampai suatu hari, dia menemukan sebuah album foto lama di ruang kerja pria itu.
Badai Berlalu, Bahagia Menyambut - Romansa 소설 & 이야기
Suya
Aku pergi mencoba gaun pengantin bersama pacarku. Tepat saat kami hendak membayar, seorang wanita tiba-tiba merebut gaunnya dari tanganku. "Maaf ya, ini sudah aku pilih duluan!" Aku mengerutkan kening, hendak mengatakan sesuatu, tapi seorang teman tiba-tiba menepuk bahuku dan berbisik, "Tadi kudengar dari pelayan toko, gaun pengantin ini sudah dipesan Jordy sebulan yang lalu. Pasti dia sengaja menunggumu datang dan memilihnya." Aku refleks menoleh ke arah Jordy, dan benar saja, aku melihatnya berjalan mendekat. Tapi, tangannya terulur kepada wanita itu untuk merapikan ujung gaun yang terjatuh. "Kalau memang dia yang pilih duluan, ya sudah, mau bagaimana lagi." Dia mencubit pipiku, tersenyum lembut tapi santai. "Erika kan baik. Gaunnya nggak harus ini juga, kan?" Aku terpaku menatap ekspresi bangga dan puas di wajah wanita itu. Gaun pengantinnya memang tidak harus yang ini. Orang yang aku nikahi juga ... tidak harus Jordy.
Ketika Cinta Itu Habis - Romansa 소설 & 이야기
Soda Pop
Pada tahun ketujuh pernikahannya dengan Sean Jonanta, tanpa sengaja Dessy Linardi mendengar putranya bertanya pada sang ayah dengan polos, "Papa, kenapa sih Tante Yanne nggak bisa jadi mamaku?" Dessy terpaku. Tante Yanne … Yanne Karnata? Mantan pacar pertama Sean? Saat dia masih bertanya-tanya apakah dirinya salah dengar dan hendak menanyakan maksudnya, sebuah mobil tiba-tiba melaju kencang ke arah putranya. Tanpa sempat berpikir panjang, Dessy refleks berlari dan mendorong anaknya menjauh. Brak! Benturan keras itu membuatnya langsung hilang kesadaran. Ketika kembali membuka mata, Dessy melihat suami dan putranya berdiri dengan selamat di samping ranjang rumah sakit. Dia pun menghela napas lega. Namun, baru saja hendak menenangkan mereka dan mengatakan bahwa dirinya baik-baik saja, tiba-tiba dia teringat ucapan putranya sebelum kecelakaan terjadi. Entah kenapa, dia mendadak berpura-pura kebingungan sambil menatap mereka. "Maaf … aku nggak ingat apa-apa sekarang." Ayah dan anak yang berdiri di depan ranjang sempat terpaku sesaat, lalu buru-buru memanggil dokter. Setelah pemeriksaan selesai, dokter pun menyimpulkan, "Pasien mengalami memar di otak akibat kecelakaan. Kondisi itu bisa menyebabkan amnesia sementara." Setelah dokter pergi, Dessy masih mempertahankan ekspresi bingungnya. "Kenapa aku bisa kecelakaan? Kalian siapa, ya? Apa hubungan kalian sama aku?" Sean mengernyit, seperti ingin mengatakan sesuatu. Namun sebelum dia sempat membuka mulut, terdengar suara polos penuh semangat mendahuluinya. "Kamu itu pengasuh di rumah kami!"
Kehamilanku Adalah Penyelamat Anak Wanita Lain - Romansa 소설 & 이야기
Antonia
"Ghava, kalau Adele tahu kamu buat dia hamil cuma karena mau pakai darah tali pusarnya untuk menyelamatkan anak kita, apakah dia akan marah?" Suara Renata terdengar lembut dan pelan, tetapi setiap katanya seperti jarum yang menusuk gendang telinga Adele. Detik berikutnya terdengar suara Ghava tanpa sedikit pun emosi, "Dia nggak berhak marah. Itu memang sudah seharusnya dia lakukan." "Dulu dia mati-matian naik ke ranjangku dan maksa aku menikahinya. Malah seharusnya dia merasa beruntung kalau anak yang dikandungnya itu bisa berguna." Adele bersandar di dinding yang dingin. Lembar hasil pemeriksaan kehamilan terlepas dari sela jarinya lalu jatuh melayang ke lantai.
Menyia-nyiakan Ketika Dia Ada, Menyesal Setelah Dia Pergi - Romansa 소설 & 이야기
Juju
Semua orang mengatakan bahwa Carmel adalah primadona tercantik di Kota Nansa. Kulitnya putih, wajahnya menawan, dan sifatnya bebas serta penuh percaya diri. Pada saat masih bersenang-senang di luar negeri, dia tiba-tiba dipanggil pulang oleh ayahnya melalui sebuah telegram kilat. Di telegram itu hanya ada satu kalimat. [ Segera pulang dan menikah dengan Alfons. ] Alfons adalah perwira termuda sekaligus paling menjanjikan di militer. Sifatnya dingin, tertutup, disiplin, dan sangat menjunjung aturan. Benar-benar bertolak belakang dengan Carmel. Carmel menyukai keramaian, sedangkan Alfons menyukai ketenangan. Carmel bertindak sesuka hati dan sudah tak terhitung berapa banyak ulah nekat yang pernah dilakukannya, sementara Alfons selalu mematuhi aturan dan menjadikan disiplin militer sebagai prinsip yang tak boleh dilanggar.
Janji Ke Delapan Belas Kali - Romansa 소설 & 이야기
Aman
Saat dia memberitahuku bahwa pendaftaran pernikahan kami akan ditunda lagi, aku sedang mengambil sendok sup. “Lain kali saja, ya.” Toni meletakkan sendok, nada suaranya terdengar santai seolah sedang mengomentari cuaca cerah di hari itu. Aku menyuapkan sesendok bubur, mengunyah perlahan, dan menelannya. “Iya.” Dia melirik ke arahku lalu menundukkan pandangan untuk mengambil lauk, namun saat sendoknya menjangkau piring, dia kembali menatapku. “Apa kau marah?” Aku menyendok bubur lagi, nada suaraku sangat tenang. “Tidak.” Pesta pernikahan kami telah digelar enam bulan lalu, dan pendaftaran pernikahan ini telah ditunda untuk ketujuh belas kalinya. Dia sudah terbiasa. Aku juga sudah terbiasa. Aku makan perlahan, dan menghabiskan bubur di mangkukku. Dia tidak menyentuh sendoknya lagi. Setelah menghabiskan suapan bubur terakhir, aku bangkit berdiri untuk membersihkan meja makan. Saat aku berjalan melewatinya, dia tiba-tiba meraih pergelangan tanganku. "Linda, Senin depan. Aku pasti akan datang." "Lagipula, kita sudah menikah. Jadi, tidak masalah kalau harus menunggu beberapa hari lagi." "Jangan khawatir, aku tidak akan ingkar janji lagi." Aku menunduk, menatap tangannya yang menahanku, lalu beralih menatap wajahnya dan tersenyum. "Oke." Dalam enam bulan, dia telah mengucapkan kata-kata “minggu depan” sebanyak sembilan kali, “pasti” sebanyak tiga belas kali, dan kata “jangan khawatir” sebanyak enam belas kali. Namun, kami masih belum juga mendaftarkan pernikahan ini. Dan untuk minggu depan, kami masih tetap tidak akan mendapatkannya. Karena kali ini, akulah yang akan membatalkan janji.
Cintaku Sirna di Gunung Suci - Romansa 소설 & 이야기
Olen
Aku adalah Gadis Suci terakhir dari Suku Pegunungan Salju, yang mampu memanjatkan permohonan kepada para dewa atas nama orang lain. Harganya, setiap kali aku mengabulkan satu permohonan, tubuhku akan kembali menjadi lebih muda. Saat bertunangan dengan Charlie, usiaku dua puluh delapan tahun. Pada tahun ketiga pertunangan kami, dia mengalami kecelakaan pesawat dan berada di ambang kematian. Untuk pertama kalinya, aku memanjatkan permohonan kepada para dewa. Dia pun selamat. Sementara usiaku kembali menjadi dua puluh tiga tahun. Pada tahun kelima pertunangan kami, perusahaannya bangkrut dan dia nekat melompat dari gedung. Untuk kedua kalinya, aku memanjatkan permohonan. Dia kembali kaya. Sementara usiaku berubah menjadi delapan belas tahun. Pada tahun ketujuh pertunangan kami, dia membawa pulang seorang wanita yang mengidap penyakit mematikan, lalu berlutut di hadapanku memohon agar aku menyelamatkannya. Aku menggeleng. "Aku nggak bisa nyelamatin dia." "Kalau aku panjatkan permohonan sekali lagi, usiaku akan kembali jadi tiga tahun." "Kalau itu terjadi, aku bukan lagi tunanganmu, dan aku juga nggak akan mengingatmu." Namun Charlie hanya mencibir. "Dua kali kamu nyelamatin aku dan kamu tetap baik-baik saja. Masa menyelamatin dia sekali saja bisa bikin kamu mati? Janice, jangan tutupin sikapmu yang nggak berperasaan dengan alasan yang terdengar begitu mulia." Pada akhirnya, dia berdiri di tepi tebing Gunung Suci dan mempertaruhkan nyawanya sendiri demi memaksaku mengalah. Dan akhirnya aku tetap menyelamatkannya. Keesokan harinya, wanita itu sembuh total. Charlie memeluknya dengan penuh kelembutan. Lalu dia mengangkat wajahnya dan berkata kepadaku, "Setelah kondisinya benar-benar stabil, aku akan datang untuk nikahin kamu." Aku menatap kedua tanganku yang telah mengecil seperti tangan seorang anak kecil, lalu berbalik pergi. Tidak perlu. Tiga hari lagi, aku akan berubah menjadi seorang bayi.
Dokter Peter, Aku Tidak Membutuhkanmu Lagi - Romansa 소설 & 이야기
Muriaz
Peter menyadari aku tidak menceritakan segala hal kepadanya lagi. Saat perusahaan menugaskanku dinas luar kota, aku langsung menandatangani berkasnya. Saat sahabatku mengundang kami berdua ke pernikahannya, aku datang sendiri dan memberikan hadiah yang besar. Bahkan saat sakit, rawat inap, dan harus dioperasi, aku yang mengatur jadwalnya sendiri. Sebagai dokter, Peter mengerutkan kening setelah mengetahuinya. "Kamu sakit kenapa nggak bilang? Berikan rekam medisnya padaku, biar kuatur." Tanpa berpikir panjang, aku menjawab, "Nggak usah, aku bisa sendiri. Jangan sampai merepotkanmu, terima kasih." Begitu kalimat itu terucap, kami berdua sama-sama terdiam. Padahal, setengah bulan yang lalu, aku masih sangat manja dan lengket padanya. Bahkan untuk urusan baju kencan atau menu makan siang saja, aku harus mengirim pesan untuk meminta pendapatnya.
Daun Gugur Tanpa Suara - Romansa 소설 & 이야기
Muriaz
Sehari sebelum jadwal datang bulan, aku melihat sebuah catatan di ponsel tunanganku. [Kira-kira besok dia datang bulan. Aku harus menyiapkan pembalut dan obat pereda nyeri di tasnya dulu.] Aku tersenyum manis, merasa tersentuh oleh perhatian tunanganku. Namun keesokan harinya, saat perut bagian bawahku mendadak kram hebat, aku meraba-raba isi tasku dengan wajah pucat pasi. Hasilnya nihil, tidak ada apa-apa di dalam sana. Darah merah pekat terlanjur menembus celanaku. Di tengah kepanikan, murid-murid menunjuk ke arah belakangku sambil berbisik dan tertawa. Saat itu, aku mengira dia hanya lupa menyiapkannya. Sampai akhirnya, guru magang yang baru masuk membuat sebuah unggahan di media sosialnya. [Baru mulai kerja langsung ketemu mentor idaman! Dia bahkan menyiapkanku pembalut dan obat pereda nyeri. Haid kali ini sama sekali nggak sakit.] Unggahan itu dilengkapi foto sebutir ibuprofen, pembalut, serta segelas air seduhan gula merah dan kurma. Obat itu adalah obat yang selalu kusediakan di rumah karena nyeri haidku yang parah. Dan pembalut itu adalah satu-satunya merek yang tidak menimbulkan reaksi alergi pada kulitku. Aku mematikan ponsel, menatap cincin di jari tengahku cukup lama, lalu bangkit menuju ruang kepala sekolah untuk mengajukan permohonan studi banding ke luar negeri. Tujuh tahun bersama, dia bahkan tidak pernah mengingat tanggal siklus datang bulanku. Mulai sekarang, pria itu tidak perlu mengingatnya lagi.
Semoga Tak Ada Lagi Badai di Separuh Hidupku - Romansa 소설 & 이야기
L.S
Aku menghabiskan tiga tahun penuh untuk menaklukkan hati Nathan Setiawan, pria yang dikenal bak bunga di puncak gunung yang sulit dijangkau. Lalu, dengan mengorbankan seluruh karierku, akhirnya aku berhasil menjadi Nyonya Setiawan yang begitu diidam-idamkan banyak orang. Namun, tepat pada hari peringatan lima tahun pernikahan kami, aku memutuskan untuk bercerai. Pengacaraku adalah sahabatku sendiri. Berulang kali dia bertanya, "Kau yakin? Dulu, demi menikah dengannya, kau bahkan langsung menolak tawaran dari Vogue. Sekarang, kau malah bilang mau bercerai?" Aku menahan getir yang memenuhi dadaku. "Tolong buatkan surat perjanjian perceraian untukku. Secepat mungkin." Dia tidak mengerti. "Kenapa?" Aku memandang buket bunga kecubung hitam yang dibungkus dengan begitu mewah di atas meja makan, lalu memberikan jawaban terakhir, "Karena ... sebuket bunga."
이전
12345
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status