Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kesendirian

Kesendirian

“Kamu, bisa Rib hari ini? Kita enggak lama, hanya cuci-cuci mata saja.” “Baik, Aku bisa, An. Kita ketemu di Mall Boxies, ya. Kamu jangan telat, An.” “Ok, deh, Rib. Pukul 04:15 aku sudah disana, ya.” “See you, Rib.” “See you too, An.”
102.2K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as 21 minute
Read
+Library
720 Jam

720 Jam

15 WIB Anita terbangun dengan rasa sakit yang tidak bisa lagi disebut "palsu". Kali ini, rasanya seperti gelombang besar yang menekan dari segala arah. Ia memegang tangan Gibran yang langsung terbangun dalam satu detik."Mas... ini bukan uji coba lagi. Intervalnya sudah 5 menit sekali," ucap Anita dengan napas yang mulai teratur namun berat.
3.9K viewsCompletedAdded to Library 116 Times as 21 minute
Read
+Library
After Heartbreak (21+)

After Heartbreak (21+)

Batinnya kutukan terus Erwin dengan segala umpatan. Jessica terus berjalan dengan tatapan kosong, tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 10 malam. Kakinya melangkah masuk ke sebuah mini bar, memesan wine berharap bisa menenangkan pikirannya yang sedang kebingungan.
9.9115.5K viewsOngoingAdded to Library 4.0K Times as 21 minute
Read
+Library
Secret Night

Secret Night

Kenny segera mengambil ponsel di samping tempat tidur dan terkejut ketika tahu jika saat ini sudah hampir tengah hari dan dia sudah tidur lebih dari 8 jam. “Sepertinya aku tidur seperti orang pingsan,” gumamnya lagi. Dia menyingkap selimut dan terkejut dengan ketertelanjangan dan jejak kepemilikan Calvin yang memenuhi setiap inci kulit tubuhnya, wajahnya seketika memanas dan merah. Malu dengan keadaannya, Kenny kembali menutup tubuhnya dengan selimut lalu menurunkan kakinya dari ranjang. Gerakannya terhenti ketika melihat tulisan tangan Calvin di kertas yang ada di sebelah ranjang.
1017.6K viewsCompletedAdded to Library 475 Times as 21 minute
Read
+Library
Memori Setengah Hari

Memori Setengah Hari

Penderita Goldfield Syndrome memiliki memory terputus jangka pendek dan hanya bisa mengingat peristiwa terakhir sebelum kecelakaan terjadi. Sofie yang cerdas ini cukup paham dengan yang dideritanya. Semua jelas sudah! Ada yang tidak beres dengan otakku. Aku akan lupa semua peristiwa yang terjadi hari ini. Setiap hari entah sampai kapan! Dan setiap bangun pagi ingatanku kembali mengingat kejadian saat kecelakaan sialan itu terjadi. Memoriku terestart! Ini berarti memoriku hanya bertahan 12 jam hanya setengah hari! Dan semua siksa derita ini? Sampai kapan aku harus mengalami hal mengerikan seperti ini?! Aku sekarang merasa sedang tidak dalam masa pengobatan...Kamar ini! Bau ini? Suntikan-sunti
3.5K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as 21 minute
Read
+Library
RENDEZVOUS

RENDEZVOUS

tanya Kanza dengan suara sedikit bergetar, Abian bisa mendengar jelas akibat ruangan begitu sunyi. Abian mengangguk, "Tidak lebih dari 15 menit " Kanza mengangguk tersenyum tipis lalu mengambil ponselnya dan pamit keluar ruangan. Lagi dan lagi Abian membuang nafas pelan melihat monitor di depan dengan titik merah yang masih berkedip. Beruntung orang tua Abian tadi juga mengabari jika mereka baik-baik saja dan hanya kerasa sebentar. Ia tahu betul letak wilayahnya yang jauh dari titik gempa. Berbeda dengan wilayah Kanza yang terletak lumayan dekat.
109.8K viewsOngoingAdded to Library 226 Times as 21 minute
Read
+Library
Dua Puluh Tahun Dalam Sandiwara

Dua Puluh Tahun Dalam Sandiwara

Aku harap keluarga itu bisa diberitahu dengan tenang dan diberi pengertian. Aku sampai di sana tepat 10 menit setelahnya, dengan langkah secepatnya aku membuka pintu gerbang setinggi 1 meter lalu berjalan pelan mendekati ruang tamu yang terdengar begitu ramai. Dan bergerak seminimal mungkin agar orang tidak menyadari kehadiranku.
9.6173.8K viewsCompletedAdded to Library 4.3K Times as 21 minute
Read
+Library
Forever Hours

Forever Hours

"Mau jadi nenek-nenek, hmm?" Hanya tiga detik, manik semisterius danau itu menghujamnya; membekukan segala yang ada pada tubuhnya selama tiga detik pula. Detik berikutnya, terasa begitu kasak-kusuk. Jantung dengan dentum tak beraturan, paru-parunya yang seperti kekurangan pasokan, kepalanya yang tidak bisa berpikir apa-apa, atau yang sialnya manik kecoklatan itu malah memaku tatap pada Arya yang memilih memandangi langit biru dengan goresan tipis-tipis awan. ...
3.2K viewsCompletedAdded to Library 129 Times as 21 minute
Read
+Library
49 DAYS

49 DAYS

Buku selalu menjadi pelarian sahabatnya ini. “Good morning! Sekarang kita akan masuk dalam Bab 2 mengenai Anestesiologi ! Tolong semua buka buku kalian halaman 20’’ Suara Dosen Travis yang baru saja masuk kelas kini menghentikan aktivitas keduanya. Brian langsung menutup handphone-nya dan merapatkan kursuinya ke arah Edward yang tengah mencari halaman yang dimaksud. Edward sedikit terkejut dengan Brian yang kini sudah menempel padanya, “Wae? Kau tak bawa buku lagi ?’’ Tanya Edward.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as 21 minute
Read
+Library
Breakfast at Midnight

Breakfast at Midnight

Dengan malas, Alex menyeret kedua kaki-nya menuju lift dan menekan tombol. Ia menutup mulutnya lalu menguap. Alex sangat mengantuk, karena semalam, ups salah tadi subuh, ia baru tidur selama 2 jam gara-gara semalaman ia marathon menonton Friends. Ia kemudian menatap cermin di sebelah kanan-nya dengan bayang-bayang hitam di kantung matanya yang masih mejeng sedikit, padahal ia sudah memakai concelear. Hhh sok-sokan marathon aja Lex, lo ga tau apa, ada deadline menumpuk menunggu dengan manis di atas mejamu? Alex mencemooh dirinya sendiri.
84.7K viewsCompletedAdded to Library 125 Times as 21 minute
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status