Permainan Gairah Istri Bos
"Lanjut, jangan berhenti. Bikin dia mendesah, aku mau dengar."
Di dalam kamar tidur yang sunyi di larut malam, aku merobek baju tidur sutra selembar tipis yang melekat pada tubuh istri Bos.
Dia tidak pakai celana dalam, tubuhnya yang setinggi 170 sentimeter dan sangat ideal itu sudah lemas bagaikan genangan air, sementara sepasang kaki jenjangnya yang putih tanpa sadar melingkar ketat di pinggangku, di saat tanganku masih memegang ponsel dengan pelantang suara yang menyala dari si Bos.
Rasa malu dan kenikmatan yang luar biasa sudah membuatnya benar-benar hilang kendali, dia meremas seprai tanpa daya sementara mulutnya tanpa sadar memanggil namaku.
Tepat pada detik saat aku memegang milikku yang berukuran besar dan sudah menegang kuat hingga terasa sakit, lalu mengarahkannya ke lembah misteriusnya yang becek untuk menerobos masuk ke dalam tubuhnya, pintu kamar tidur tiba-tiba didorong terbuka dari luar ....