Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pelukan Panas Tukang Kebun

Pelukan Panas Tukang Kebun

Di malam yang dingin aku menyebut namamu🎵🎶🎵 Pinggangmu goyang seperti ombak nakal🎶🎵🎶 Kupandangi tubuhmu🎶🎵 Tanganku gatal, tapi laut lebih kejam🎵🎶 Kau begitu hangat dalam mimpi, namun terasa dingin saat nyata.🎶🎵🎶
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai a poem with your name
Baca
+Pustaka
From Mecca With Love

From Mecca With Love

Chitthi taaron mein bhi mera tu salaam rakhna (Baiklah, sekarang waktunya aku untuk pergi Ingatlah aku dalam doamu, Sebutlah namaku dalam ucapanmu, Jagalah kebaikanku di dalam hatimu, Simpanlah salamku dalam surat-suratmu) Andhera tera, maine le liya ujjlaa sitara tere naam kiya Channa mereya mereya Channa mereya mereya Channa mereya mereya Beliya o piya piya o piya (Kan kubawa kegelapanmu dan menamai bintang gemerlapku atas namamu Bulanku, sayangku, cintaku Bulanku, sayangku, cintaku Bulanku, sayangku, cintaku Sayangku, cintaku) ~Channa Mereya (Ost. Ae Dil Hai Mushkil)
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai a poem with your name
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Calon Kakak Ipar

Terpaksa Menikahi Calon Kakak Ipar

Atas pilihan hatimu membelah ombak dengan derap badai yang kau ciptakan sendiri Maka aku akan pamit pergi Maka aku akan berlabuh pada dermaga yang lain Pergilah bersama sebuah nama Rindu Biarkan aku tertidur malam ini atas nama cinta dan itu bukan kamu Bunga kembali menutup satu lembar kertas yang telah ia ukir kisah pilu patah hatinya. Sebuah kisah cinta tak mampu memiliki terukir di sana. Menggulungnya rapi menaruhnya pada satu kotak berisi kumpulan puisi yang pernah ia tuliskan. Tapi baru kali ini ia menuliskan satu nama di goresan puisinya.
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 278 kali sebagai a poem with your name
Baca
+Pustaka
Cinta Sang Preman

Cinta Sang Preman

Dalam hening semilir angin membawa kabar Pada setiap bulir embun diantra dedaunan Rindu mu mengema seirama dendang alam kehidupan Kau bunga yang mewangi Tertanam indah ditaman hati Di hamparan sawah kering kerinduan Angin mendesaukan bisik kepedihan Meluruhkan dedaun kusam kenangan Gemerisik daun dan nyanyian embun Takkah pagi selalu membuatmu tertegun Rindu kian tertimbun Pada sajak ku ceritakan Tentang rindu ditiap lembarnya Kau nama yang selalu ku senandungkan Kau wajah senja Yang ku lukis Dikanvas hatiku Berwarna jingga Penghuni jiwa Rasuki dalam sukma For my sweety Indah, entah buat siapa puisi itu. Apa dia punya perempuan yang dia sukai saat ini. Gengster yang lembut hatinya, andai Ke
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai a poem with your name
Baca
+Pustaka
Me and You

Me and You

ajak pria itu, “nama gue Alfa, ya walaupun udah tau tapi kita belum kenalan resmi.” Sambil memasukkan buku dan kertas ke dalam tas Ica menjawab, “Annisa. Kita ketemu di halte ya, Kak.” “Bareng aja. Jarak tempatnya cukup jauh dari sini jadi gue gak mau kalo sampe harus ngulur waktu lagi karena kita gak berangkat bareng. Rumah lo deket dari sini jadi gak usah ribet,” ujar Alfa.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai a poem with your name
Baca
+Pustaka
When I Me(e)t You

When I Me(e)t You

Tidak ada keraguan sedikit pun dari nada suaranya. Aku limbung, tapi mamaku menahanku, dan aku hanya bisa menghabiskan detik demi detik di dalam dekapan Mama. ‘Aku bakal menghabiskan seumur hidupku sama laki-laki bernama Caraka ini?’ THE REAL END ----
1023.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 767 kali sebagai a poem with your name
Baca
+Pustaka
I. Tulisan Untuk Orick: Dunia Merah Jambu

I. Tulisan Untuk Orick: Dunia Merah Jambu

Inilah aku dengan segala kekuranganku. 29 Mei 2018. Namaku Manuangga Orick, Arina. Ada banyak puisi yang ingin aku balas dalam bentuk kertas. Seperti kalimat-kalimat muatiaramu yang tertuang di sana, lalu permintaanmu tentang jutaan kertas yang perlu aku beli. Tapi, bolehkah sebelum aku menurutimu, turuti permintaan terakhirku ini? Sapa namaku dengan kata sayang seperti dahulu.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai a poem with your name
Baca
+Pustaka
Aku Hanya Ibu Untuk Anak-Anakmu Bukan Istrimu

Aku Hanya Ibu Untuk Anak-Anakmu Bukan Istrimu

"Di hari-harimu yang sedih dan sunyi Diantara gelap dan pekat malam Aku mohon pejamkan matamu sejenak sebutlah namaku dengan lirih, katakan bahwa ada yang sedang menantiku. Di dunia ini aku hidup di hati sesorang yang merindukanku." Bersambung 🥰
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai a poem with your name
Baca
+Pustaka
VIDEO PERNIKAHAN SUAMIKU

VIDEO PERNIKAHAN SUAMIKU

Semilir angin membawa kabar Pada setiap bulir embun di antara dedaunan. Rindu ini menggema seirama dendang alam kehidupan. Kau bunga yang mewangi tertanam indah di taman hati. Kau nama yang selalu kusenandungkan. Kau wajah yang kulukis di kanvas hatiku Berwarna jingga penghuni jiwa.] Mas Fais ini mau bilang otewe ke sini saja pakai puisi aku jadi ge-er.
10146.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.7K kali sebagai a poem with your name
Baca
+Pustaka
You are my destiny

You are my destiny

"Iya Bun. Rendi kan gak bawa baju, makanya Rara mau pinjem baju Ayah." "Boleh sayang, kamu pilih aja di lemari." "Makasih Bunda." Ia mengambil baju Ayah nya yang ada di dalam lemari, Ia mengambil baju yang Ayah nya selalu pakai. Ia merindukan Ayah nya. Ia berharap dengan Rendi menggunakan baju kesukaan Ayah nya, bisa mengurangi sedikit kerinduan nya terhadap Ayah nya. "Bun, Rara pinjem yang ini ya."
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai a poem with your name
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status