Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SUMPAH ANAK YANG TERSAKITI

SUMPAH ANAK YANG TERSAKITI

balas Abrina tidak mau disalahkan. "Ya udah nih jadi milih yang warna apa?" Kali ini suara Gavin mulai melembut saat menawarkan. Abrina memutarkan lagi kursinya. Dia menatap empat dus ponsel yang terjejer di atas meja etalase. Ada warna Deep purple atau ungu tua, gold, siver, dan space black. "Yang ini aja deh," tunjukya pada ponsel yang berwarna ungu.
1020.2K viewsOngoingAdded to Library 627 Times as abangnya
Read
+Library
Wanita Yang Menginginkan Suamiku

Wanita Yang Menginginkan Suamiku

Sabar, sabar dan sabar. ‘Sampe kapan aku harus bersabar? Sampe jadi bangke?’ “Barbie, rambut kamu bagus banget. Aku pengen deh punya warna rambut kayak kamu juga.” Angel bicara sendiri sambil menyisir rambut blonde bonekanya. “Sayang, kamu mau punya warna rambut kayak boneka itu?” tanya Bian yang memerhatikan Angel sejak tadi. “Mau dong! Memangnya siapa yang nggak mau cantik kayak gini?” sahut Angel yang tak melepaskan mata dari bonekanya.
1068.5K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as abangnya
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

Yasa mengangguk sebagai jawaban. "Aku tadi melihatnya, ternyata dia sangat cantik. Matanya benar-benar berwarna hijau, rambutnya bergelombang berwarna cokelat. Dia benar-benar sangat manis," kata Byakta dengan mimik wajah gembiranya. Yasa terdiam mendengar perkataan Byakta. Dia menutup bukunya dan menatap Byakta. "Matanya berwarna hijau?" tanya Yasa membuat Byakta mengangguk.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as abangnya
Read
+Library
Ditalak suami karena gendut

Ditalak suami karena gendut

Ajril menatap sang ibu gemas. "Kotak bekal Ajril warnanya pink. Kotak warna biru punya Bang, Angga!" Ajril mengeluarkan kembali kotak bekal tersebut dari dalam tasnya. Mata Nani membeliak. Ia bingung akan hal satu ini. Lagipula sejak kapan kotak bekal itu berwarna pink. Setahunya kemarin berwarna oranye. Angga tertawa dari samping. Membuat Nani melirik heran.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as abangnya
Read
+Library
Cinta Abadi

Cinta Abadi

Tanpa aba-aba Randy langsung memukul Galang tepat di bagian pipinya dan berhasil. Galang yang belum siap sama sekali tidak berhasil mengelak pukulan dari Randy tersebut, membuat pipi sebelah kanannya menjadi membiru. Galang memegangi pipinya yang terasa nyeri kemudian membalas menatap Randy dengan tatapan tajam. "Ini balasan dari aku!" ucap Galang seraya memukul Randy dan berhasil.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as abangnya
Read
+Library
DARAH SEPASANG

DARAH SEPASANG

Rasinem melihat Gepeng, yang di cekik Sruwet Abang. Seberapa kuat Gepeng merontah, tapi tak bisa lepas. Hingga, Gepeng pun meregang nyawa dengan kondisi mengenaskan. Sruwet Abang tersenyum, melihat kearah Rasinem yang tengah ketakutan. Tubuhnya sudah tak mampu bergerak, bibirnya berhenti berkecap. Lalu, Sruwet Abang menghilang dengan sendirinya. Barulah, beberapa warga keluar rumah.
106.3K viewsCompletedAdded to Library 195 Times as abangnya
Read
+Library
Ada Apa dengan Bia?

Ada Apa dengan Bia?

“Uangku udah habis di sekolah, Qi.” “Nggak papa. Pake uangku aja. Kamu mau beli apa?” tawarku. “Emm ... aku pengin beli ini aja, Qi.” Bia menunjuk sebuah gelang dengan sebuah gantungan inisial huruf. “Ya udah. Beli ini dua ya, Bang. Yang hurufnya U sama B,” ucapku. “Oke, Dek. Ini. Pas sekali. Cuma sisa satu satu.” Abang itu menyerahkan sebuah gelang berwarna merah muda dan biru kepadaku.
106.7K viewsOngoingAdded to Library 254 Times as abangnya
Read
+Library
Cahaya Biru

Cahaya Biru

Anggia, dengan rambutnya yang tergerai indah, muncul dengan wajah yang berseri-seri. "Biru, ini buat lo. Kemarin lo udah ngasih bekal lo sama gue. Makasih ya," ucapnya dengan nada manja yang khas. Dia mengulurkan sebuah kotak bekal berwarna cerah ke arah Biru.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as abangnya
Read
+Library
Sang Bangsawan

Sang Bangsawan

Angela mengeluarkan tatapan remehnya pada Shelly, ia lantas menjawab, “Benarkah kau tak tahu benda apa ini? Bahkan hampir semua Duke memakainya.” Mendengar jawaban yang terkesan merendahkannya, Shelly sedikit kesal. “Sepenting itukah sebuah warna darah untuk bibirmu?” “Hn, ya! Tapi ini bukan warna darah, ini warna rose yang melambangkan kefeminiman bangsawan.” “Cih, kefeminiman apanya?” gumam Shellya namun masih terdengar indera pendengaran Angela. “Apa kau bilang?!?”
103.5K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as abangnya
Read
+Library
BERONDONG

BERONDONG

Dua malaikat Melan Andai Ayah sama abang saling merangkul buat jagain Melan, gak masing-masing gini Melan memandang Roney yang sedang melahap paha ayam goreng buatannya. Seperti biasa, kaki Roney terangkat satu dengan tangan yang dua-duanya kotor. Tidak ada coolnya sama sekali. Tidak pantas jikalau seandainya dinobatkan sebagai Baginda Raja yang terhormat. Kasian Bang Roney. Harus biayain Melan. Sementara abang semua fasilitasnya di block sama ayah
108.2K viewsOngoingAdded to Library 303 Times as abangnya
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status