Cinta Semu yang Kukira Abadi
Pupil matanya menyempit, jantungnya berdegup keras.
Dia mengangkat tangannya, menunjuk ke arah kalung yang tergantung di belakang meja, lalu bertanya dengan suara bergetar, "Itu ... apa?"
Petugas menoleh dan menjawab, "Oh, itu produk baru kami, kalung abu kremasi. Kalau seseorang nggak ingin berpisah dari orang yang dicintai, abunya bisa dimasukkan ke dalam sana dan dibawa ke mana-mana."