Musuh Tapi Menikah
"Enak banget. Nggak kalah dari buatan mama. Bahagianya aku bisa punya istri yang cantik dan jago masak pula."
"Isshhh..., mulutnya masih penuh Kak. Pelan-pelan dong makannya entar keselek."
"Iya sayang, ini pelan-pelan kok."
"Ini jangan lupa jusnya diminum." Naira menyodorkan segelas penuh minuman berwarna keunguan di hadapan Gara.
"Ini jus apa, kok warnanya aneh?" Tanya Gara. Lalu mengendus pelan bau yang tercium dari minuman yang ia pegang Naira saat ini.