Menuju Matahari
“Betul. Kediaman majikan kami, Narendra Wyat yang perkasa. Sebentar lagi ia akan ada di sini menyambut Pangeran, sekaligus memberikan sedikit petunjuk.”
Pangeran Wiratmaka mengibaskan kepala untuk mempercepat kesadaran.
“Pet-petunjuk apa?”
“Kerja sama. Akan ada pageblug mahadahsyat melanda Pasir. Pangeran sebagai pemimpin masa depan membutuhkan kerja sama erat dengan Wukir Jumantara untuk berjuang mengatasi pageblug tersebut.”
“Memangnya akan ada apa?”
“Penyakit aneh, kelaparan, dan perang yang dilancarkan makhluk separuh iblis.”