Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

Mata Maharani yang tadinya berkaca-kaca, sekarang malah meneteskan air mata. Jaka menyeka air mata yang menetes di pipi istrinya. "Ceritakan saja secara perlahan..." ucap Jaka Geni dengan lembut. Maharani mengangguk perlahan. Dia pun menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskan nya dengan keras. Lalu dia pun kembali bercerita.
1011.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 257 kali sebagai air mata maharani-part 26
Baca
+Pustaka
Mata Batin

Mata Batin

Bara Sang Pengembara Bab 24 17+ Puspita mengalungkan di lehernya. Menatap dari pantulan cermin. Saat itu juga terdapat dua janin yang tubuh di dalamnya tanpa ia sadari. "Argh! Argh!" teriak Puspita memegang lehernya. "Nyonya! Nyonya!" Mirna berbalik arah melihat majikannya kesakitan.
1019.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 671 kali sebagai air mata maharani-part 26
Baca
+Pustaka
Renjana

Renjana

suara lelaki dengan nada bass-nya yang khas menyahut, mereka sedang bercanda gurau. Mataku menerobos melalui kaca pintu, menangkap beberapa orang berdiri di sekeliling ranjang Adit, disana termasuk ada Ardito, Andy, beserta dua perempuan lain yang aku belum jelas identitasnya. Mereka masih memakai seragam batik dari SMK kami, kulihat Adit tertawa hingga matanya menjadi sipit segaris, menampilkan semua giginya yang berderet rapi, sungguh tampak bahagia ditengah penderitaannya.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai air mata maharani-part 26
Baca
+Pustaka
Mahligai Skandal

Mahligai Skandal

Emosi, dan patahan hati berkeping-keping. Anggraini. Dara bangsawan yang terkenal cuek, namun selalu menjunjung tinggi harkat dan martabatnya di manapun bumi ia pijak. Namun ketika dirinya dihina dengan sebutan yang tidak pantas, maka kemurkaan meluap kepermukaan.
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai air mata maharani-part 26
Baca
+Pustaka
Di Balik Pintu Gelap Diplomat

Di Balik Pintu Gelap Diplomat

“She’s okay, Ahmed. Maira sometimes gets flushed when she’s concentrating too hard on the discussion. Right, Maira?” Maira langsung mengangguk cepat, hampir terlalu antusias. “Ya, Pak. Pas Wisnutama benar saya sering berkeringat saat sedang fokus seperti ini. Thank you for your concern, Mr. Ahmed.” Ahmed tersenyum kecil, tapi matanya masih menyelidik sebentar sebelum kembali ke layar proyektor. “Alright, if you say so. Just let us know if you need anything.”
10966 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai air mata maharani-part 26
Baca
+Pustaka
Air Mata di Antara Bunga

Air Mata di Antara Bunga

ucap Rangga tegas. Aku terbelalak. Dunia seakan berhenti berputar. Bukankah dulu dia yang berkata, wanita lain punya mahar, aku juga akan punya, bahkan lebih? Bukankah dulu dia berniat memindahkan separuh saham perusahaannya atas namaku, sebagai mas kawin? Namun kini, dengan kata-katanya barusan, entah keguguran atau tidak, aku tahu, dalam hatinya, aku sudah divonis sebagai wanita kejam. Mahar itu tak akan pernah lagi menjadi milikku.
28.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai air mata maharani-part 26
Baca
+Pustaka
Mata Ketiga Manda

Mata Ketiga Manda

Karna bagi Manda, bekerja sama dengan Colin itu seperti berdampingan dengan harimau. Well, akhirnya kini mereka sudah berada di depan pintu masuk gedung Hollywood meet. Seperti namanya, sudah pasti penampakkannya luar biasa glamor. Jujur saja, baru kali ini Manda menyaksikan dengan mata kepalanya betapa mewah dan megahnya acara para selebriti terkemuka di Amerika ini.
878 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai air mata maharani-part 26
Baca
+Pustaka
Wanita Bermata Hijau

Wanita Bermata Hijau

Kemari jangan malu-malu,” panggil Barlder melambaikan tangan ke arah perempuan yang tersenyum manis. Perempuan muda itu bernama Aloria Albiano. Anak yang pemalu, cantik, dan ramah. Dia penyihir seperti Arthur dan Angellia. Arthur terpesona, menyadari ada perempuan manis dan cantik dihadapannya. Mereka saling beradu tatapan dan tersipu malu. Aroon mengerutkan dahi dan menggelengkan kepala. Lalu menyikut anaknya agar menjaga pandangannya. Leo sangat mengagumi keunikan pasangan suami istri itu. Membayangkan, pasangan yang memiliki kekuatan luar biasa. Disatukan dengan cinta dan pernikahan. Leo hanya tersenyum simpul dan membayangkan kisah cinta orang tuanya. Sepintas dia mengingat ayahnya, kala
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai air mata maharani-part 26
Baca
+Pustaka
Kuranji

Kuranji

Andai sorot mata dapat membunuh, Kuranji mungkin telah mati berkali-kali dihantam kilat kemarahan yang memerah saga dari netra Mahzar. “Aku bersumpah akan menghabisimu!” Mahzar melenting tegak. Kuranji menanti serangan Mahzar dengan waspada. Netra kucingnya awas mengamati gerakan lawan. Sekali lagi Mahzar merentangkan jari. Kuku-kuku runcing itu pun menghilang, berubah wujud menjadi kepalan tinju. “Hiyaaa!” Mahzar membuka serangan, kepalan tinjunya dalam sekejap kembali beralih rupa menjadi cakaran, meski tanpa kuku yang runcing.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai air mata maharani-part 26
Baca
+Pustaka
Misteri Cinta di Lokasi KKN

Misteri Cinta di Lokasi KKN

kata Pakdo Malin sambil menggenggam tangan Makdo Halimah. Kami bertiga yang dari tadi menyimak cerita Pakdo, tanpa terasa mengeluarkan air mata, kami menyadarinya ketika mbak Zarima terisak. Kami saling menoleh, dan tersenyum melihat di pipi kami mengalir air mata. Asli nyesek, senyesek waktu aku nonton film Shah Rukh Khan dan Pritty Zinta yang berjudul Veer-Zarraa. Sampai sekarang aku gagal move on, aku akan langsung melow kalau ada cerita true love, apalagi ini kisah nyata, tokohnya noh, duduk di depan aku...
1013.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 326 kali sebagai air mata maharani-part 26
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status