Petaka Mendua
"Kami sebagai orang tua, sudah memberikan yang terbaik untuk kamu, Yusuf. Namun sepertinya kamu kurang menyadarinya. Jangan sampai kamu menyesal, membuang berlian demi krikil jalanan."
"Ummi, Aisyah wanita soleha, ia manis, bertutur kata lembut. Aisya sama baiknya seperti Karin," sahut mas Yusuf.
"Anakku, Yusuf. Kamu Ummi sekolahkan hingga ke jenjang S1 dan mendapatkan nilai terbaik yang menunjukkan kamu pintar! Namun mengapa kali ini sebaliknya, Nak. Wanita yang baik budi pekertinya, santun akhlaknya, tidak akan mendekati suami orang, apapun alasannya."
Hot Chapters