Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kehidupan Kedua Sang Pangeran Terbuang

Kehidupan Kedua Sang Pangeran Terbuang

Zhao Chen terdiam. “Aku?” Lianhua mengangguk. “Seratus dua puluh tujuh siklus sebelumnya selalu berakhir ketika kau mati, menyerah, atau menghapus ingatanmu.” “Lalu siklus ini?” “Kau mengingat semuanya.” Zhao Chen menatap kedua tangannya. Ia akhirnya memahami sesuatu. Selama ini ia mengira ingatan adalah beban. Ternyata ingatan adalah kunci.
10791 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai akhir cerita remembering lichuan
Baca
+Pustaka
Dewi Medis Kesayangan Kaisar

Dewi Medis Kesayangan Kaisar

Shangguan Zhi duduk di sebelah Yinlan. “Lalu, apa yang kau temukan, Shangguan Zhi?” Yinlan bertanya pelan. Sesungguhnya, dia sedikit memikirkan dupa pemikat ini. “Memang mustahil sekali jika ada manusia yang bisa ‘mencuri’ ingatan seseorang seperti itu, Selir. Tapi aku percaya kalau ingatan Xi Feng memang dimanipulasi oleh seseorang hingga ‘tak terlihat’, dalam arti, hilang.” Shangguan Zhi mengeluarkan sebuah buku yang cukup lusuh dari balik kerah bajunya.
9.851.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai akhir cerita remembering lichuan
Baca
+Pustaka
The Cursed Alpha's Human Mate

The Cursed Alpha's Human Mate

Aku berjalan melewatinya dan mengundangnya ke ruang kerjaku, “masuklah. Kita lanjutkan di dalam.” “Jawab dulu pertanyaanku.” Adrian semakin terlihat tak sabaran namun dia mengikutiku masuk ke dalam ruang kerja. “Kau ingin dia mengingat segala hal yang mengarah ke arah supranatural, bukan? Kau bisa saja melakukannya. Namun…ku peringatkan padamu satu hal! Bisakah kau mempertahankan Luci di sisimu selamanya jika hal itu terjadi?” ku berikan dia peringatan terlebih dahulu sebelum dia membombardir dengan pertanyaanya yang lain, “Ingatan yang ku segel adalah tentang kaummu sendiri. Ingatan dimana kaummu membantai orang tua Luci dengan kejam saat dia berusia sembilan tahun dan adiknya di sebuah pen
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai akhir cerita remembering lichuan
Baca
+Pustaka
PEDANG TIGA ELEMEN

PEDANG TIGA ELEMEN

Mengapa Wu Xian yang notabene reinkarnasi Maha Dewa Ying seolah tak mampu menghadapi Xin Yi? Dewa Ming memejamkan matanya berat. Memorinya terbang ke dua ribu tahun yang lalu, di mana saat Lu Sicheng bertarung dengan Raja Iblis Xin Yi untuk pertama kalinya. Hutan Liowang, kala itu Lu Sicheng mengejar Xin Yi yang kabur setelah berusaha menculik Ratu Yang. Pertarungan sengit pun terjadi di Hutan Liowang. Lu Sicheng nyaris saja mendapatkan Xin Yi. Namun, kemunculan Iblis Hao Qie merusak segalanya.
1043.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai akhir cerita remembering lichuan
Baca
+Pustaka
Si Buta Dari Hutan Mblesek (LDN seri 2)

Si Buta Dari Hutan Mblesek (LDN seri 2)

Rupanya, dialah yang membantu menyembuhkan orang-orang yang terluka saat penyerangan ratu siluman ular. "Jangan berlatih pembuatan inti api di dalam pustaka. Jika gagal, kau bisa meledakkan seluruh ruangan ini!" kata Jie An Xing. "Maaf. Aku tidak tahu akan berdampak sebesar itu." Li Lin melenyapkan kedua elemen tersebut dan menyimpan kembali energi spiritualnya. "Huft!" Jie An Xing menghela napas. "Kau yang bernama Jin Li?"
1013.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 311 kali sebagai akhir cerita remembering lichuan
Baca
+Pustaka
Eternal Historian: Aisha's Otherworldly Journey

Eternal Historian: Aisha's Otherworldly Journey

Lalu, ia medekat dan mengecup keningku. Kata 'anak kami' sudah menjadi jawaban atas situasiku saat ini. Tapi, bagaimana bisa aku terlahir dengan masih memiliki ingatan dari kehidupanku seelumnya? Bagaimana bisa aku terlahir kembali di dunia yang zamannya berbeda dengan zaman di kehidupanku sebelumnya? Ini sudah seperti manhwa atau anime bertema romansa-fantasi dengan tokoh utama bereinkarnasi di dunia paralel.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai akhir cerita remembering lichuan
Baca
+Pustaka
Kembali Untuk Mengguncang Langit

Kembali Untuk Mengguncang Langit

teriak Chang Tian dengan marah. Semua orang yang berada dalam ruangan menatap Chang Tian dengan aneh. "Chang Tian! Apakah kau gila!" teriak seorang pemuda menunjuk ke arah Chang Tian. Namanya adalah Chang Wei, sepupu dari Chang Tian. Chang Tian menengok dan menatap mereka dengan terkejut. "Kenapa aku disini?" tanya Chang Tian kepada mereka. "Chang Tiaaan! Apakah sekarang kamu akan berpura pura hilang ingatan! Cepat pergi dari sini! Kamu sudah tidak memiliki tempat tinggal disini!" teriak pemuda itu lagi.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai akhir cerita remembering lichuan
Baca
+Pustaka
Disangka Masih Hilang Ingatan

Disangka Masih Hilang Ingatan

Disangka Masih Hilang Ingatan Part 59 ♥️♥️♥️ PoV Aurel *** "Ayok! Kok berhenti?" Tiba-tiba Feri berhenti. "Aku 'kan tadi udah naik dan kasih selamat, Rel. Aku lupa. Masak aku harus dua kali naik?" jawabnya. Kini ia garuk bagian belakang kepala yang tak gatal. "Oh, gak apa-apa. Bilang aja sekalian pamit."
1029.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai akhir cerita remembering lichuan
Baca
+Pustaka
Lembaran Baru Kisahku

Lembaran Baru Kisahku

Namun kini, demi Sinta, dialah yang mengoyak kembali lukaku, menancapkan pisau ke hatiku dengan tangannya sendiri. Karena luka, aku demam tinggi. Kepalaku berat dan berkunang-kunang. Darah terus mengalir dari perutku. Pandanganku menghitam bergelombang. Keputusasaan dan ketidakberdayaan yang luar biasa menyelimutiku. “Vera!” Sesaat sebelum kesadaranku lenyap, samar-samar, aku seperti melihat sesosok bayangan berlari ke arahku dan menarikku ke dalam pelukannya yang erat.
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 205 kali sebagai akhir cerita remembering lichuan
Baca
+Pustaka
CEO Amnesia Mencari Cinta Yang Hilang

CEO Amnesia Mencari Cinta Yang Hilang

Kenangan itu terasa begitu nyata hingga ia bisa merasakan tekstur cat di jari-jarinya. Damian jatuh berlutut di rumput, mencengkeram kepalanya yang terasa seperti akan meledak. Di studio, Eliza duduk di lantai, mengumpulkan serpihan lukisannya dengan tangan gemetar. Salah satu fragmen lukisan "Memori yang Hilang" menunjukkan titik cahaya kecil yang ia lukis dengan hati-hati—seperti harapan yang berjuang di tengah kegelapan. Harapan yang kini terasa semakin jauh.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai akhir cerita remembering lichuan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status