HATI ADINDA
Adinda menatapi sang suami, “Menurut kamu?”
“Entahlah yang pastu, Tuhan mengirimkan kamu lebih dari yang saya butuhkan, saya nggak tahu bagaimana lagi cara berterimakasih semenjak kamu ada semuanya jauh lebih baik.”
“Kamu berlebihan tau, kamu orang baik, kamu juga pantas dapatkan semua yang baik-baik.”
Kairo merekahkan senyumannya, segera ia merendahkan tubuh dan mengacup perut Adida, “Welcome sayang…sehat-sehat ya nak, jangan susahi mama.”
Hot Chapters