Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terpaksa Menikahi Pelayan

Terpaksa Menikahi Pelayan

"Kalau kau ingin membuatku bahagia maka kau harus segera bisa membuatku bertemu dengan ibuku, meninggalkan rumah ini dan juga dirimu." Itu hanya sebuah kata-kata tapi sakitnya luar biasa. Definisi kebahagiaan bagi Tia yang telah ia ucapkan dengan jelas di depan Zafar saat ini. "Aku akan mengusahakannya untukmu Tia, aku tidak akan pernah melupakan itu."
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai aku bahagia mengenalmu
Baca
+Pustaka
Bersyukur Memilikimu

Bersyukur Memilikimu

Happy Reading ************* Ketiga ibu ibu jaman now yang sedang menikmati kebersamaan mereka disebuah cafe milik Lisa. "Jeng kalian tau gak kemarin malam aku tuh ketemu sama mantu aku. Sumpah dia cantik banget." "Yang bener jeng Bella." ujar Aty. "Iya bener. Masa aku boong sih!" "Wah beruntungnya. Kita boleh liat wajah calon mantu jeng Bella gak."
27.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai aku bahagia mengenalmu
Baca
+Pustaka
ASAL KAU BAHAGIA

ASAL KAU BAHAGIA

“Kalau aku bahagia, artinya kamu juga harus berjuang untuk bahagia.” Harusnya kalimat itu keluar dari mulut seseorang yang sudah bisa dipastikan jelas ketegarannya. Bukan malah dari seseorang yang malah tersedu setelah mengucapkannya. Hati Farid terasa teriris-iris saat mendengar Nayla berusaha menyembunyikan isaknya. “Jangan nangis, Nay.” Pemuda itu kembali berbicara setelah terdengar bunyi helai tisu yang beberapa kali ditarik. “Jangan menangis kalau kamu bilang sudah bahagia.”
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai aku bahagia mengenalmu
Baca
+Pustaka
Ku Ingin Bahagia

Ku Ingin Bahagia

Dia bahagia karena telah hamil, disisi lain, dia takut ibunya akan marah. "Han, hari ini jualan apa gak?" Hanna sontak kaget, mendengar suata Bi Rahmi, membuyarkan lamunannya saat itu. "Ngelamun terus, Han. Kapan selesainya?" "Ehh, Bi Rahmi. Aku cuma lagi bingung, Bi." "Bingung kenapa, Han?" "Aku hamil, Bi." "Bagus dong, Han. Kenapa malah bingung?"
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai aku bahagia mengenalmu
Baca
+Pustaka
Penebusanku, Semoga Kau Senang

Penebusanku, Semoga Kau Senang

Dia mengangkat telepon dan berkata dengan suara manja, “Iya, sayang … aku pulang sekarang ya. Jangan kangen, ya … muah muah .…” Dia melirikku lagi, lalu pergi sambil memegangi perutnya. Aku hanya merasa geli. Dua anak delapan belas tahun membesarkan bayi. Aku benar-benar penasaran, seberapa bahagia mereka bisa bertahan.
7.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 213 kali sebagai aku bahagia mengenalmu
Baca
+Pustaka
Jerat Pernikahan Tuan Arogan

Jerat Pernikahan Tuan Arogan

"Syukurlah. Aku senang kalau kamu bahagia." Bahagia itu apa? Apa aku pantas mendapatkannya? Apa sekarang aku memang sudah bahagia? Pikiran itu terus bercokol di kepala. Yang terlintas di benakku adalah Seya. Entah kenapa. Bagiku, definisi bahagia itu adalah dia. Seseorang yang punya segudang tawa. Yang memberikan aura positif pada siapa pun di dekatnya. Aneh, aku mendadak rindu pada Seya. Mendadak ingin melihat senyumnya. Sejak kapan dia mampir di kepalaku. Dan dadaku menghangat hanya karena memikirkannya.
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai aku bahagia mengenalmu
Baca
+Pustaka
Misteri Bulan

Misteri Bulan

Kebahagiaan (18 Juni) Hi diary… sadar atau tidak dalam hidup kita mencari kebahagiaan. Apakah kebahagiaan itu? Sebab aku tidak tahu bahagia itu apa. Aku selalu mencarinya dan bertanya pada Bik Ami. Mungkin pengasuhku itu tahu jawabannya. Tapi Bik Ami hanya tertawa. Katanya, dia bahagia kalau masakannya dihabiskan olehku, bisa bertemu dan bersenda gurau dengan teman-temannya saat belanja di warung, melihat bunga anggrek mekar atau melihat lawak di televisi. Kebahagiaan yang sangat sederhana versi Bik Ami menurutku.
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 311 kali sebagai aku bahagia mengenalmu
Baca
+Pustaka
Dituduh Mandul

Dituduh Mandul

Tatapan Zack langsung melembut. Zack menggenggam tanganku lalu mengecup punggung tanganku pelan, “Kamu pantas bahagia. Semua yang kamu lewati adalah buah manis yang memang harus Kau dapatkan. Selain itu, yang harus benar-benar merasa bahagia itu adalah aku. Aku sudah bertemu denganmu dan sekali lagi bertemu denganmu lalu akhirnya kita benar-benar tidak terpisahkan.” Mataku mulai berkaca-kaca.
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai aku bahagia mengenalmu
Baca
+Pustaka
A Perfect Liar

A Perfect Liar

Pertanyaan Becca yang mendadak itu cukup untuk membuatku gugup untuk menjawab “Aku ingin kamu bahagia” Entahlah kenapa dari ribuan hal yang ingin aku ungkapkan, hanya kalimat itu yang keluar dari mulutku. Becca menghela nafas dan duduk mendekat padaku. “Kata siapa aku gak bahagia? Aku bahagia kok.” “Aku ingin lebih lagi membuatmu bahagia” jawabku “Kenapa kamu pengen bikin aku bahagia?” Becca menatapku tajam
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai aku bahagia mengenalmu
Baca
+Pustaka
Jodoh Pilihan Ayah

Jodoh Pilihan Ayah

__________b a t a s s u c i__________ Catatan Penulis: 'Perasaanku selalu baik-baik saja saat bersamamu.' Rasanya pengin nikah kalau punya pasangan yang uwu gitu ya. Aduhhh jodoh mana jodohhh. Sampai jumpa di bagian selanjutnya ya! Salam sayang, Dee❤️
107.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 284 kali sebagai aku bahagia mengenalmu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status