Musuh masa kecil: kembali mengusik (hati)
"Apa? Raka? Mana? Cowok yang kamu bilang mirip kaktus itu ada di sini?"
Ayu tidak menjawab. Matanya menyipit. Benar saja, siluet itu berbalik, dan lampu panggung menerangi wajahnya dengan jelas. Raka. Musuh bebuyutannya sejak zaman seragam putih-abu-abu masih menempel di badan. Laki-laki yang pernah menaruh katak di tasnya, laki-laki yang selalu memenangkan perlombaan debat dengan cara yang paling menyebalkan, dan laki-laki yang—menurut Ayu—memang diciptakan Tuhan hanya untuk menguji kesabarannya hingga ke titik nol.
"Rey, pergi. Sekarang," bisik Ayu tegas sambil meletakkan gelas dawetnya dengan kasar.
ตอนยอดนิยม