Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cintai Aku Suamiku

Cintai Aku Suamiku

jawab Ellena jujur. "Oh begitu ... Kalau seperti itu aku sudah tidak bisa mencegah, tapi kalau bisa kamu urungkan niatmu itu ya ...." pinta Azkia yang membuat Ellena tersenyum bahagia, dia sangat senang bisa mengenal nona mudanya yang tidak pernah menganggapnya sebagai pengasuh. Azkia memperlakukannya seperti seorang adik, dan itu jelas membuatnya juga ikut bersedih jika meninggalkan tempat ini.
9.916.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 649 kali sebagai aku dengan tanteku
Baca
+Pustaka
U

U

Aku berucap dengan sedikit rasa gugup. "Ya udah ayo, Yud! Nanti aku aja yang nyetir sepedanya. Aku kuat kok. Hehehe..." ledek Yura sambil mengedipkan mata kanannya lucu. Aku membalas ledekan Yura dengan senyuman dan membelai rambut Yura lembut. Yura membalas dengan menggenggam tanganku yang sedang membelai rambutnya. Kami pun saling menatap satu sama lain.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai aku dengan tanteku
Baca
+Pustaka
AKU BUKAN BENALU

AKU BUKAN BENALU

tanyaku sambil menyerngitkan kening “Aku Rizki kakak tingkat kamu di kampus. Kamu anak sastra Inggris kan?” “Ohh kak Rizki, maaf kak aku pangling sama kakak. Sekarang kakak lebih rapi.” Ucapku sambil nyengir. “Iya sihh, pas masih mahasiswa kan boleh pakai jeans Ning hahaha. Kalau udah kerja yaa ga pantes dilihat orang. Kamu ngapain kesini?”
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai aku dengan tanteku
Baca
+Pustaka
Aku menyerah Mas

Aku menyerah Mas

Tanyaku tanpa basa basi. "Enggak, aku hanya kebetulan lewat dan laper, aku ingin sarapan" "Apa aku harus memperlihatkan vidio rekaman kalau kau membuntutiku? " Aku mengancam dengan sebuah vidio rekaman, padahal aku sama sekali tak punya vidio itu. Aku hanya mengertaknya, apakah dia mau mengakui perbuatannya? "Ok, baiklah. Aku memang mengikutimu. Aku ingin tahu bagaimana kondisimu dan Azka"
1014.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 575 kali sebagai aku dengan tanteku
Baca
+Pustaka
Kau Duakan Aku, Kutarik Asetmu

Kau Duakan Aku, Kutarik Asetmu

Ia tidak pernah tersenyum sama sekali padaku. Namun, sikapnya sangat berbeda jika dia berbicara dengan lelaki siang tadi. Sangat menyakitkan bila melihat kedekatan mereka. Senyum dan tawanya dengan lelaki tadi membuatku semakin sakit hati. Ake berbalik menuju motor milikku yang aku parkirkan di depan teras, kemudian mengendarainya. Motor tidak aku arahkan menuju jalan pulang ke rumah, melainkan ke rumah kedua orang tua.
9.286.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai aku dengan tanteku
Baca
+Pustaka
AKU ADALAH MILIK KAWAN KAKAK

AKU ADALAH MILIK KAWAN KAKAK

Sambat Anggi dengan PD-nya. "Berisik, Gi ah!" Ica segera menyeruput teh botolnya hingga tandas. Bagaimana pun ia tak mau sampai keceplosan menceritakan rahasia terbesarnya selama ini yang telah terbungkus rapi. “Wah, Ca, bener nih, kamu kayaknya ada masalah sama yang satu ini, atau elu sebenernya pernah disakitin trus trauma gitu, ya!” Anggi masih menebak asal.
484 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai aku dengan tanteku
Baca
+Pustaka
Musuh masa kecil: kembali mengusik (hati)

Musuh masa kecil: kembali mengusik (hati)

"Apa? Raka? Mana? Cowok yang kamu bilang mirip kaktus itu ada di sini?" Ayu tidak menjawab. Matanya menyipit. Benar saja, siluet itu berbalik, dan lampu panggung menerangi wajahnya dengan jelas. Raka. Musuh bebuyutannya sejak zaman seragam putih-abu-abu masih menempel di badan. Laki-laki yang pernah menaruh katak di tasnya, laki-laki yang selalu memenangkan perlombaan debat dengan cara yang paling menyebalkan, dan laki-laki yang—menurut Ayu—memang diciptakan Tuhan hanya untuk menguji kesabarannya hingga ke titik nol. "Rey, pergi. Sekarang," bisik Ayu tegas sambil meletakkan gelas dawetnya dengan kasar.
373 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai aku dengan tanteku
Baca
+Pustaka
Legenda Lima Pendekar dan Seekor Naga

Legenda Lima Pendekar dan Seekor Naga

kata Shinta "Bblllaaaarr!" "Bblllaaarr!" Akeno yui dan Shinta saling meningkatkan KI dan Aura divine nya. Di tempat Armagedon Kenji kira "Cih kemana Akeno mengapa dia belum kembali," kata Kenji kira. "Blaaarr!" "Blaaarrr!" "Blaaarrr!" "Blaaarr!" Akeno dan Shinta saling bertarung mengeluarkan seluruh kekuatan tempur mereka.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai aku dengan tanteku
Baca
+Pustaka
Tergoda Teman Papa

Tergoda Teman Papa

“Aku kangen.” ***
1033.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 697 kali sebagai aku dengan tanteku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status