Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mas, Ayo Bercerai!

Mas, Ayo Bercerai!

Ia harus membawa Zola kembali demi Kirana dan demi dirinya sendiri, ia mengakui itu dalam hati. Di kafe kelima, sebuah tempat yang lebih modern dengan nama "Kopi Senja", Haidar melangkah masuk. Interiornya hangat, dengan sentuhan kayu dan pencahayaan temaram. Aroma kopi arabika yang lembut dan wangi, kue-kue manis menyeruak, menciptakan suasana yang nyaman. Di balik meja kasir, seorang wanita paruh baya tersenyum menyambutnya.
102.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 56 Beses bilang aku halu cafe
Read
+Library
Vice Versa

Vice Versa

Bagaimana ia bisa tahu aku suka itu? Fisesa mendongak. Samar-samar ia dapat membaca sebuah kata: Ichibento. Nama kafe terkenal yang menyediakan makanan Jepang di daerah Tangerang. "Aku hanya ingin minta tolong satu hal." Intan menggigit bibir bawahnya perlahan dan menempelkan kedua ujung telunjuk tangannya. "Temani aku kencan ganda dong ... besok." Hah?
103.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 98 Beses bilang aku halu cafe
Read
+Library
The Calendula

The Calendula

Pria satu-satunya yang begitu berani dengannya dan sialnya Tiffany selalu kalah. Take A Bit Cafe Jakarta Cafe ini merupakan salah satu tempat yang menawarkan suasana layaknya berada di dunia Harry Potter yang terletak di kawasan Pluit. Bukan hanya desain arsitekturnya yang kental akan penggambaran dunia Harry Potter, beberapa pilihan menunyapun menggunakan nama-nama ramuan ala Hogwarts. Ada Butterbeer, Polyjuice Potion, Mad-Eye Potion, atau Cacaroto Elixir.
106.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 228 Beses bilang aku halu cafe
Read
+Library
Ayo Menikah, Mas Duda!

Ayo Menikah, Mas Duda!

“Oke, oke. Ke mana kita?” “Gimana kalau Cafe yang baru buka itu, Pa? Lagi viral di stagram, Papa udah coba ke sama belum?” Galih menggeleng. “Belum, Cafe apa namanya?” “Bentar aku cari dulu,” Jason mengeluarkan ponselnya, mengetikkan beberapa huruf di mesin pencari. “Oh, namanya Cafe Bougenville, Pa. Kita ke sana aja, yuk! Cobain menu mereka,” kata bocah lelaki itu bersemangat.
102.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 70 Beses bilang aku halu cafe
Read
+Library
Brondong, I'm in Love

Brondong, I'm in Love

Rasanya ingin sekali meneguk minumannya sampai habis kemudian lari dari sini, pikir Ayla. Bagaimana pun caranya, ia harus keluar dari kafe secepat mungkin. Tatapan Halbert tertuju pada seluruh penjuru kafe. Ia merasakan seperti ada sesuatu yang aneh. Ia dilanda kebingungan. Halbert memesan secangkir kopi panas. Sambil menunggu pesanannya datang, ia masih menatap ke sekeliling secara tajam. Namun, detik ini entah keberuntungan atau kebetulan berada di pihak Ayla.
106.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 178 Beses bilang aku halu cafe
Read
+Library
Jika Waktu Berakhir

Jika Waktu Berakhir

usul Kayla. “Masa’ sih?” “Iya, beneran.” “Ah, tapi kalau aku bikin kafe mau dinamain apa?” “Namain aja Iskha Galau Kafe. Gitu aja kok repot,” ujar Kayla setelah itu disambung cekikikan. “Hush, sembarangan. Galau kenapa? Aku biasa aja kok,” ucap Iskha sambil mencibir usul Kayla.
105.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 116 Beses bilang aku halu cafe
Read
+Library
Between Revenge and Love

Between Revenge and Love

Kedatangan Pak Leo disadari oleh pemilik cafe. “Halo, Kapten.” Max menghampiri dan menyapa Pak Leo dengan wajah sumringah. Max adalah pemilik Barry Cafe. Barry sendiri diambil dari nama belakangnya, Maximus Barry. “Halo, Max. Tumben cafemu belum ramai.” Pak Leo menyisir seluruh ruangan dan melihat bahwa hanya ada beberapa meja yang digunakan pengunjung, termasuk dirinya. Max tersenyum. Dari senyumnya itu, ia menduga kalau Pak Leo memang belum mengerti jam ramai dan jam santai di cafenya. “Masih jam 11, Kapten. Mungkin sebentar lagi, cafe ini akan penuh.”
106.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 161 Beses bilang aku halu cafe
Read
+Library
Dijadikan Ipar oleh Mantan Suami

Dijadikan Ipar oleh Mantan Suami

Mulai was-was, takut kelakuannya mengundang perhatian pengunjung Harlan cepat duduk di kursi. "Pesan, Mas!" Ia menepuk tangan, melambai pelayan, bergaya layaknya raja di sebuah istana. Harlan memesan secangkir kopi Capuccino. Rahma lekas menghapus jejak air mata di pipi. Ia pun memesan jus buah alpukat yang juga dijual di kedai bernuansa warna kayu ini. “Azka boleh jajan apa aja, tuh ada roti bakar mau nggak?”
108.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 280 Beses bilang aku halu cafe
Read
+Library
Dua Titik (Dilamar CEO Dinikahi Dosen)

Dua Titik (Dilamar CEO Dinikahi Dosen)

***** Di sebuah cafe yang berada di pusat kota dengan desain klasik bergaya Eropa, bercat perpaduan berwarna coklat tua dan putih terlihat indah dan sejuk untuk para pengunjung yang menghabiskan waktu santainya di tempat itu. Dari puluhan pengunjung cafe itu ada sekelompok grup wanita terdiri dari empat orang sedang berbincang-bincang hangat. "Kamu serius, Dah. Kalau Riri sekarang lumpuh?" tanya seorang wanita cantik memakai baju berkerah tinggi. "Coba kalian cek di browser, nama penyakit nya kalau tidak salah Myasthenia Gravis," terang Indah sambil meraih gelas yang berisi kan milkshake untuk diminumnya.
1.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 36 Beses bilang aku halu cafe
Read
+Library
Mendapatkan Hati Suamiku

Mendapatkan Hati Suamiku

tanya salah satu barista. “Oh ini Kak, saya mau nanya. Pernah nggak ada pelanggan di sini yang namanya Malik atau Anita?” “Malik? Anita?” Barista itu mengulangi perkataan Yudha. “Iya.” “Pak Malik adalah owner cafe ini Kak, dan Nyonya Anita adalah istrinya,” jawab barista itu. “Oh benarkah? Jadi ini cafe milik Malik?” Barista itu mengangguk. “Kalau begitu bisakah aku meminta nomor Malik ada urusan penting yang harus aku sampaikan,” pinta Yudha.
101.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 63 Beses bilang aku halu cafe
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status