Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Nobody Knows

Nobody Knows

Faisal bangkit dari duduknya, diikuti Dini dan terakhir Kirei yang terlihat bingung. “Apakah anda manager cafe ini?” tanya Faisal memastikan. Haru melihat mereka bertiga bergantian, Kirei terlihat mengalihkan pandangannya. Haru menghampiri mereka tersenyum “Iya, selamat datang di cafe tree house.” Sapa Haru mengajak salaman mereka bertiga bergantian, saat giliran Kirei ia terlihat ragu sejenak untuk membalas jabatan Haru, tapi akhirnya Kirei mengulurkan tangannya juga membalas jabatan tangan Haru.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 122 Times as aku halu cafe
Read
+Library
Yang Tak Kunjung Padam

Yang Tak Kunjung Padam

Di pintu masuk, papan bertuliskan Kafe Hijau Asri menyambut dengan sederhana. “Mari,” kata Hilal sambil membuka pintu. Mereka memilih meja di sudut paling jauh, setengah tersembunyi oleh pot-pot tanaman besar. Tempat yang cukup tenang untuk berbicara tanpa banyak telinga lain yang ikut mendengar. Beberapa waitress menyapa Hilal dengan senyum ramah. “Seperti biasa, Pak Hilal?” tanya salah satu dari mereka. Hilal mengangguk. “Iya. Tambah satu teh hangat.”
1019.0K viewsOngoingAdded to Library 741 Times as aku halu cafe
Read
+Library
Bertahan Dalam Asa Hampa

Bertahan Dalam Asa Hampa

Merapikan hijabnya sebentar, Nissa beranjak mendekat pada Naira yang tersenyum riang menyambutnya. "Hallo, Mbak Nissa, apa kabar?" sapa sang pembawa acara. "Alhamdulilah, baik," sambut Nissa. "Jadi, sesuai yang di ceritakan Mbak Naira barusan. Nama cafe ini diambil dari huruf depan para owner, ya?" Nissa hanya mengangguk mengaminkan. "Nah, ini kan nama cafenya N'3. Berarti ada tiga orang harusnya. Mbak Naira, Mbak Nissa, dan ... satu lagi kalau boleh tahu siapa? Kalau orangnya ada, boleh di panggil juga."
1017.7K viewsCompletedAdded to Library 423 Times as aku halu cafe
Read
+Library
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchederesaneel
Otakku tetap saja bekerja, mulai mencerna kata-kata yang diucapkan Alfa barusan. Hari ini aku, Mas Wira, Alfa, Hafiz dan Icha berencana mau makan di café ala-ala Korea. Kebetulan memang yang request si Icha. Ya, siapa lagi kalau bukan dia. Katanya dia emang udah lama pengen ke situ, tapi nggak ada yang mau nemenin. Padahal sebenernya emang dasar dia mau morotin Mas-masnya, bisiknya padaku. Haha…
103.9K viewsOngoingAdded to Library 125 Times as aku halu cafe
Read
+Library
Hakikat Cinta (Kamu Berhak Bahagia)

Hakikat Cinta (Kamu Berhak Bahagia)

Entah kenapa, ia merasa diawasi. “Baiklah.” Mereka memasuki sebuah kafe mini yang hanya selisih dua bangunan dari toko HARA. Furniture minimalis, meja yang ditempel di dinding, dilengkapi dengan kursi berkaki tinggi. Bahkan ada yang minum di meja barista. “Salsa mana?” Haikal berusaha memecah keheningan yang telah lama membekap mereka. “Aku titip di rumah temanku,” jawab Salwa dingin. Ia mengaduk-ngaduk minumannya dengan tatapan kosong.
1015.0K viewsCompletedAdded to Library 540 Times as aku halu cafe
Read
+Library
To Be His Bride (Season 1)

To Be His Bride (Season 1)

Tanya Sabrina pada Ajeng dan Halwa. "Kami makan siang di kantin kantor." Jawab Halwa dengan datar. "Ayolah Mba, masa cuma makan di kantin kantor aja. Gimana kalo kita makan di cafe aja? Ada cafe yang makanannya enak, gak jauh dari sini. Masa iya sebagai sekretaris bos cuma makan di kantin aja. Mba gak gengsi gitu?" Tanya Sabrina lagi, nada suaranya terdengar seperti ejekan di telinga Ajeng.
105.0K viewsCompletedAdded to Library 191 Times as aku halu cafe
Read
+Library
Halalkan Aku Saat Hilal

Halalkan Aku Saat Hilal

"Pulang pesta kok jadi galau." Ledek Zafir. Pria itu saat ini tengah berada disebuah Cafe yang cukup ternama meski terbilang baru, bukan Cafe milik Gema namun milik orang lain dan pastinya tidak mereka kenal. "Gue tadi ketemu Mazaya." "Gue tau." "Elo tau darimana?" "Mazaya dateng ke Acara itu udah pasti bakal ketemu sama lo."
102.2K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as aku halu cafe
Read
+Library
Mistake in Love (Bahasa Indonesia)

Mistake in Love (Bahasa Indonesia)

"Kak Dit! Kak Dit! Sini!" "Ada apa?" Dita menghampiri mereka. "Meredith sama Heon mau ajak ke kafe baru, Kak. Lagi happening. Mau ikut nggak?" Lina berkata dengan begitu semangat . "Iya kak. Tempatnya cozy. Camilannya enak. Campuran West sama East. Camilannya Indonesianya juga enak. Padahal yang punya orang Korea loh!" Ismi juga terlihat bersemangat mempromosikan kafe baru yang ingin segera mereka datangi.
1010.3K viewsOngoingAdded to Library 237 Times as aku halu cafe
Read
+Library
The Contractual Heart

The Contractual Heart

"Sabar, Sayang. Kita akan segera berangkat." Mereka hendak mengunjungi kafe milik Gerald, sebuah tempat yang kini menjadi salah satu pusat kebahagiaan mereka. Sebuah kafe yang tak hanya menjual kopi, tetapi juga kisah penebusan dan keluarga yang kembali bersatu.
828 viewsOngoingAdded to Library 30 Times as aku halu cafe
Read
+Library
TERLAHIR KEMBALI UNTUK MENGUBAH TAKDIR

TERLAHIR KEMBALI UNTUK MENGUBAH TAKDIR

sahut Arga dengan suara penuh semangat. Di saat itu, Bu Lila, pemilik kafe yang dikenal ramah dan perhatian, melangkah mendekat. Mendengar pembicaraan mereka, ia tersenyum dan berkata, "Kalau mau coba kopi, jangan takut ya. Tapi kalau tidak suka, di sini juga ada jus apel segar dan kue ulang tahun spesial hari ini."
101.6K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as aku halu cafe
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status