Terjerat Takdir Tuan Saka
Kedua tangannya bertumpu di sisi wastafel, tubuhnya membungkuk sedikit, napasnya berat dan tak stabil.
Pikirannya kembali ke momen yang baru saja terjadi. Dia melakukannya. Dia, yang selama ini mengira dirinya rusak, tidak bisa, tidak normal, ternyata bisa. Tidak hanya mampu, bahkan sampai kehilangan kendali.
"Aku benar-benar melakukan itu..." batinnya bergema. Suara dalam kepalanya seperti gema di ruang kosong.